Pasangan calon Presiden Joko Widodo-Maruf Amin (kanan) dan pasangan capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperlihatkan hasil pengambilan undian nomor urut untuk Pilpres 2019, di kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Jumat (21/9/2018). (Bisnis-Dwi Prasetya)

Solopos.com, JAKARTA -- Rencana pemindahan kantor Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Jawa Tengah justru diklaim membuat partai politik Koalisi Indonesia Kerja semakin solid. Menurutnya, manuver itu hanya upaya tim Prabowo cari sensasi.

Pernyataan tersebut dikemukakan Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin Hasto Kristiyanto menanggapi rencana kubu rival mereka di Jawa Tengah.  “Tetapi memindahkan dukungan itu tidak otomatis dengan memindahkan kantor,” ujarnya di Media Center Jokowi-Ma’ruf Amin, Jakarta, Senin (10/12/2018).

Lebih jauh, dia menilai rencana pemindahan kantor pemenangan ke Jawa Tengah tersebut hanya sebagai sensasi politik belaka yang diyakini tidak memberikan dampak yang besar. Keyakinan itu dia ungkapkan saat berkomunikasi dengan politikus PKB, Ida Fauziah, yang kini masuk tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Mereka melakukan pengecekan di Jawa Tengah.

“Beliau [Ida Fauziah] juga terus melakukan langkah konsolidasi sehingga dengan melakukan berbagai pengecekan-pengecekan tersebut. Kami justru melihat upaya-upaya itu justru meningkatkan soliditas dari seluruh parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin,” ungkap Hasto.

Sebelumnya, tim pemenangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berencana memindahkan markas mereka ke Jawa Tengah. Mereka beralasan langkah itu untuk memfokuskan kampanye di daerah tersebut.

Avatar
Editor:
Adib M Asfar

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten