Prabowo Marah, Sandiaga Uno: Kita Tak Mungkin di Sini Tanpa Media
Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyapa warga Kampung Sebandaran, Kelurahan Gabahan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jateng, Rabu (24/10/2018). (Antara-Wisnu Adhi)

Solopos.com, JAKARTA -- Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno memahami emosi Prabowo Subianto yang tidak puas dengan pemberitaan media massa tentang Reuni 212. Sandiaga beralasan acara tersebut memiliki esensi persatuan masyarakat Indonesia.

Sandiaga mengungkapkan bahwa banyak masyarakat yang ingin media massa meliput acara Reuni 212 yang digelar di Lapangan Monas, Minggu (2/12/2018), secara objektif. Sandiaga pun menilai kalau acara itu sayang jika tidak diliput media massa.

"Ini mestinya mendapatkan tempat yang lebih banyak di media. Saya buka lima koran hari Seninnya yang memberitakan secara masif, yang lain ada tapi kecil," kata Sandiaga di Mall Metro Cipulir, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018).

Terkait dengan itu, Sandiaga meminta masyarakat untuk tidak menyalahkan media massa. Pasalnya, menurut Sandiaga, media massa akan menjadi sahabat bagi siapapun yang terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

"Saya enggak akan mungkin di sini, Pak Prabowo enggak mungkin di sini tanpa ada pemberitaan media, kalau tidak ya tidak akan dikenal saya di daerah," ujarnya.

"Janganlah kita menyalahkan media tapi kita justru mengajak yuk kita sama-sama 130 hari lagi, kita create voice don't create noise [membuat suara tidak membuat kegaduhan]. Supaya kita bisa selesaikan permasalahan," pungkasnya.

Untuk diketahui, Prabowo Subianto mengamuk kepada media-media mainstream Indonesia. Menurutnya terdapat sejumlah media yang enggan memberitakan aksi Reuni 212 yang diklaimnya dihadiri oleh 11 juta orang.

Kekesalan Prabowo berawal dari tudingannya bahwa media menerbitkan berita tidak berimbang tentang Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Puncaknya, Prabowo menilai media sudah menelanjangi tubuhnya sendiri lantaran enggan menyampaikan soal peristiwa Reuni 212 di Lapangan Monas, Minggu (2/12/2018).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom