Ketum Gerindra Prabowo Subianto (kedua kiri) melambaikan tangan ke arah wartawan seusai melakukan pertemuan dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman SBY, Jakarta. Kamis (9/8/2018). (Antara-Muhammad Adimaja)

<p><strong>Solopos.com, JAKARTA &ndash;</strong> <a href="http://news.solopos.com/read/20180809/496/933008/tanggapi-kicauan-andi-arief-ketum-pan-sampah">Ketua Umum</a> Gerindra Prabowo Subianto menemui Ketua Umum Demkrat Susilo Bambang Yudhoyono di kediaman SBY, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (9/8/2018). Pertemuan berlangsung singkat selama kurang lebih 40 menit.</p><p>Saat sampai di depan rumah SBY, sebagaimana diwartakan <em>Antara</em>, Kamis, Prabowo hanya membuka kaca mobil untuk meminta awak media memberi jalan dan tidak memberikan komentar lebih lanjut.</p><p>Kedatangan Prabowo diikuti Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Waketum Fadli Zon, Waketum Sugiono serta Anggota Dewan Pembina Gerindra Fuad Bawazier.</p><p>Sekitar 40 menit setelah kedatangannya, Fadli Zon tampak keluar dari rumah SBY terlebih dahulu, tetapi enggan memberikan komentar apa pun dan hanya menjawab "nanti ya".</p><p>Selanjutnya Prabowo pun meninggalkan rumah Presiden ke-6 dengan membuka kaca mobil dan hanya melambaikan tangan kepada para awak media yang menunggu di depan rumah SBY.</p><p>Menanggapi tentang koalisi, Probowo hanya menjawab singkat. "Masih dimusyawarahkan," kata dia singkat.</p><p>Diberitakan sebelumnya, Demokrat dan Gerindra disebut-sebut mengalami perpecahan. Politisi Demokrat <a href="http://news.solopos.com/read/20180809/496/933008/tanggapi-kicauan-andi-arief-ketum-pan-sampah">Andi Arief menyebut Partai Gerindra melakukan politik transaksional</a> tanpa sepengetahuan Demokrat.</p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten