Tutup Iklan

PPnBM Tak Hanya untuk Kendaraan Bermotor, Kemenkeu Sebut Demi Keadilan Pajak

Pemerintah mengeluarkan kebijakan yang bisa melakukan pungutan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) selain kendaraan bermotor.

 Ilustrasi pajak dari emisi karbon. (Freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pajak dari emisi karbon. (Freepik.com)

Solopos.com, JAKARTA– Pemerintah mengeluarkan kebijakan yang bisa melakukan pungutan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) selain kendaraan bermotor. Kebijakan ini dibuat untuk keadilan pajak.

Regulasi tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PKM) No. 96/2021 tentang Penetapan Jenis Barang Kena Pajak selain Kendaraan Bermotor yang Dikenai PPnBM dan Tata Cara Pengecualian Pengenaan PPnBM.

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengatakan bahwa PMK No. 96/2021 merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) No. 61/2020. Di situ mengamanatkan untuk mengenakan pajak atas barang mewah selain kendaraan bermotor.

“Tujuannya yang pertama, memberikan keseimbangan pembebanan pajak antara konsumen yang berpenghasilan rendah dan konsumen yang berpenghasilan tinggi,” katanya melalui pesan instan, Jumat (30/7/2021) seperti dilansir Bisnis.com.

Baca Juga: Deal! Hyundai dan LG Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang Senilai Rp15,8 Triliun

Kedua, Yustinus menjelaskan bahwa untuk mendorong industri pariwisata. Jenis barang mewah tersebut dikenai tarif 20 persen, 40 persen, 50 persen, atau 75 persen.

Dia mencontohkan hunian mewah seperti rumah mewah, apartemen, kondominium, town house, dan sejenisnya dengan harga jual di atas Rp30 miliar dikenai pajak 20 persen. Ini untuk menjamin keadilan pembebanan pajak antara konsumen berpenghasilan tinggi dan rendah.

Selanjutnya, kapal pesiar mewah kecuali untuk keperluan negara atau angkutan umum, dikenakan tarif 75 persen. Namun, untuk mendorong industri pariwisata, yacht untuk usaha pariwisata dikecualikan dari pengenaan PPnBM,” jelasnya.

Baca Juga: BPS Solo Survei Perilaku Masyarakat Masa Pandemi, Apa Dampaknya?

Potensial Dikembangkan

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Neilmaldrin Noor mengatakan bahwa industri pariwisata bahari perlu didorong karena merupakan salah satu sektor yang potensial untuk dikembangkan.

“Sesungguhnya kebijakan ini merupakan aturan pelaksanaan dari PP No. 61/2020 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor yang Dikenai PPnBM,” jelasnya.

Mengacu pada PP No. 96/2021, pungutan 20 persen disasar untuk kelompok hunian mewah seperti rumah mewah, apartemen, kondominium, town house, dan sejenisnya dengan harga jual lebih dari Rp30 miliar.

Baca Juga: Layanan Tes Covid-19 dan Vaksinasi di Bandara – Stasiun, Cek Jadwal dan Tarifnya

PPnBM 40 persen dikenai jenis barang balon udara dan balon udara yang dapat dikendalikan, pesawat udara lainnya tanpa tenaga penggerak, serta peluru senjata api (tidak termasuk senapan angin) dan senjata api lainnya kecuali untuk keperluan negara.

Lalu pajak 50 persen untuk pesawat udara selain yang dikenakan tarif 40 persen kecuali untuk keperluan negara atau angkutan udara negara niaga. Contohnya adalah helikopter. Kemudian senjata api kecuali untuk keperluan negara.

Terakhir PPnBM 75 persen dikenai untuk kapal pesiar mewah kecuali untuk keperluan negara atau angkutan umum.

Berita Terkait

Berita Terkini

Midea Gabung Jadi Sponsor AFF Suzuki Cup 2020

Midea, salah satu produsen peralatan rumah tangga dunia mengumumkan perusahaannya sebagai sponsor resmi Kejuaraan Sepak Bola AFF Suzuki Cup 2020.

Penyelenggara Event Soloraya Tunggu Izin Pernikahan dan Konser

Penyelenggara event Kota Solo dan sekitarnya menunggu realisasi izin konser dan kegiatan besar lainnya selama pandemi Covid-19.

Sempat Anjlok, Harga Telur di Solo Berangsur Normal

Harga telur ayam ras di pasar Solo berangsur normal yakni Rp17.500/ kilogram (kg) di level agen, dan Rp20.000/kg di pedagang, Senin (27/9/2021).

UBS Turun! Cek Harga Emas Pegadaian, Selasa 28 September 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada Selasa (28/9/2021) turun untuk UBS dan stagnan untuk cetakan Antam.

Cek Pabrik Pakan Ternak, Mentan Pastikan Stok Jagung Aman

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengecek ketersediaan jagung untuk pakan ternak di pabrik pakan ternak (feedmill) di Serang, Banten, memastikan ketersediaan pakan aman.

Catat! Ini 8 Kesalahan Finansial yang Harus Dihindari

Sudah saatnya Anda mencoba untuk menghindari kesalahan dalam mengelola keuangan agar bisa bertahan hidup di masa depan.

The Alana Surabaya Ajak Setiap Keluarga, Piknik di Dalam Kamar!

Menyambut Alana is Back, The Alana Hotel Surabaya terus berinovasi demi kenyamanan dan keamanan pelanggan.

Terganjal Kartu Vaksin, 10 Bus Pariwisata Gagal Masuk Yogyakarta

Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta memutar balik sebanyak 10 bus pariwisata dari luar daerah karena tidak lolos uji coba pemeriksaan kartu vaksin.

Outlet Galeri 24 Kini Sudah Ada Ratusan, Cek Daftarnya di Sini!

Di bawah ini terdapat daftar lengkap outlet tempat investasi emas, Galeri 24 yang telah mencapai 105 cabang.

Potensi Gagal Bayar Hingga Rp800 Miliar, KSB Jogja Digeruduk Nasabah

Sejumlah nasabah Koperasi Sejahtera Bersama (KSB) Cabang Jogja menggeruduk kantor koperasi setempat di Jalan Hayam Wuruk, Jogja.

Peningkatan Okupansi Hotel di DIY Belum Merata, Kenapa?

Seiring peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, peningkatan okupansi hotel yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum merata ke semua hotel.

Layanan Telkom Group Disebut Kembali Normal 100%

Seluruh layanan Telkom Group baik fixed broadband termasuk Indihome maupun mobile broadband milik Telkomsel saat ini sudah kembali normal.

Meresahkan, 3.000 Situs Pinjol Ilegal Diblokir dan Dipidanakan OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan telah memblokir serta mempidanakan 3.000 situs pinjaman daring atau online ilegal.

BRI Pangkas Bunga Kredit Hingga 325 Bps, Masih Bisa Turun Lagi?

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) tetap mengkaji ulang suku bunga secara berkala dan terus membuka ruang untuk penurunan suku bunga kredit.

Beli Emas Online Lewat ATM Emas Galeri 24, Bikin Kamu Enggak Waswas!

Enggak perlu repot-repot antre untuk beli emas, kini hadir ATM Emas Galeri 24, beli emas lewat online dan langsung tarik di mesinnya!