PPKM Tetap Buka, Ini yang Dilakukan Hotel-Hotel di Soloraya
Ilustrasi layanan di hotel (Istimewa)

Solopos.com, SOLO—Hotel berbintang di Soloraya tetap buka dan beroperasi seperti biasa meski ada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Meskipun demikian, manajemen berkomitmen senantiasa menajalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat sesuai dengan peraturan yang ada.

Marketing Communication Nava Hotel, Devi Susanti, mengatakan Nava Hotel tetap memprioritaskan kesehatan, keamanan serta kenyamanan semua tamu selama menginap.

Maka dari itu, Nava Hotel tetap buka dan beroperasional seperti biasa dengan mengacu pada Intruksi Bupati Karanganyar Nomor 180/2 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Profil Calon Tunggal Kapolri : Mantan Kapolres Solo Yang Pernah Jadi Ajudan Jokowi

“Nava Hotel akan membatasi jam operasional restoran, yakni dari pukul 07.00 WIB - 19.00 WIB dengan kapasitas pengunjung restoran 25%. Sebelumnya 50% dan buka sampai pukul 22.00 WIB,” kata dia, kepada Solopos.com, Selasa (12/1/2021).

Devi menjelaskan manajemen juga meniadakan beberapa program seperti Pinecoustic pada Sabtu. Selain itu, pihaknya juga memberlakukan pembatasan 25% kapasitas pada masing-masing sesi saat breakfast dan pengambilan makanan yang seluruhnya dilayani oleh pelayan sehingga sangat minim kontak langsung.

Dibatasi Penggunaannya

Hotel Manager Nava Hotel, Arif Mardiyanto, menambahkan spot unggulan hotelnya, Infinity pool Tamansari juga dibatasi penggunaannya pada setiap sesi, yakni 7 orang dewasa dan 3 anak-anak dengan maksimal durasi 45 menit. Selebihnya, sesuai dengan protokol kesehatan yang ada seperti menjaga jarak, dan selalu menggunakan masker saat di area hotel, serta menyediakan hand sanitizer di semua area hotel.

“Kami turut mendukung upaya pemerintah dalam melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ini dengan positif. Kami berharap dengan adanya beberapa upaya tersebut tidak akan mengurangi keinginan tamu untuk menginap karena kami justru ingin tetap menjaga keamanan dan kenyamanan semua tamu,” papar dia.

Fave Hotel Solo berbenah diri untuk mempersiapkan semuanya sesuai dengan prosedur protokol kesehatan sejak masa pandemi hingga masuk PPKM.

Innalillahi, Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Public Relations Fave Hotel Solo, Nonik Ratna Dewi, mencontohkan penerapan protokol kesehatan ini antara lain, pada saat tamu akan masuk ke hotel ada pengecekan suhu tubuh dan penggunaan hand sanitizer. Selain itu, proses check in kini lebih mudah karena hotel menyediakan fasilitas check in online.

“Kami menyediakan fasilitas dengan sistem pengambilan makanan oleh staf kami serta area buffet tertutup dengan akrilik dan seluruh staf selalu menggunakan APD lengkap. Sedangkan untuk mengurangi kontak fisik selama berada di dalam kamar maupun di restoran, kami menyediakan buku menu dengan sistem scan QR code,” ungkap dia.

Sebelumnya, Ketua Bidang Humas dan Promosi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo, Sistho A Sreshtho, mengatakan PHRI mendukung kebijakan yang dikeluarkan pemerintah mengingat situasi pandemi Covid-19 belum juga membaik.

“Sejumlah pembatasan sosial yang diterapkan akan memengaruhi keberlangsungan bisnis, operasional jam kerja, hingga pengupahan. Rekan-rekan di PHRI sudah banyak sekali berinvestasi khususnya dalam hal penerapan protokol kesehatan. Sebagian besar hotel sudah mengantongi CHSE dari Kementerian Pariwisata. Jangan sampai apa yang sudah kami lakukan ini menjadi sia-sia. Hotel ini adalah tempat penerapan protokol kesehatan Covid-19 paling konsisten,” jelas dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom