Tutup Iklan

PPKM, Organda Semarang Berharap Ada Bantuan ke Awak Angkutan

Akibat PPKM, banyak awak angkutan umum dalam kondisi terpuruk, organda Semarang berharap ada bantuan untuk awak angkutan yang terdampak.

 Suasana Terminal Bus Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) terlihat lenggang atau sepi penumpang, akhir pekan lalu. (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

SOLOPOS.COM - Suasana Terminal Bus Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) terlihat lenggang atau sepi penumpang, akhir pekan lalu. (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Solopos.com, UNGARAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Semarang mendukung kebijakan pemerintah yang memperpanjang PPKM kendari berdampak pada nasib awak angkutan umum.

Meski demikian, DPC Organda Kabupaten Semarang berharap pemerintah memperhatikan kru angkutan umum yang saat ini dalam kondisi terpuruk.

“Sejak pandemi Covid-19 usaha angkutan umum terpuruk. Mencari pendapatan sesuai hitungan operasional enggak bisa. Banyak armada yang tidak jalan dan kru menganggur. Karena itu, kami minta nasib awak angkutan umum diperhatikan. Berikan bantuan ke mereka,” ujar Hadi kepada wartawan di Semarang, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Catat, Nakes di Jateng Terima Vaksin Booster Pekan Ini

Hadi menyebut selama pandemi, banyak awak angkutan umum yang tidak mendapat bantuan pemerintah. Saat ada penyaluran bantuan, awak angkutan umum hanya menjadi penonton.

“Mekanisme penyaluran bantuan di Kabupaten Semarang melalui pemerintah desa. Tapi, banyak sopir angkutan umum yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan. Padahal mereka terdampak pandemi Covid-19. Mohon kiranya para sopir diberi kuota bantuan,” ujarnya.

Menurutnya, DPC Organda Kabupaten Semarang sudah berusaha mencarikan bantuan untuk awak angkutan umum ke Pemkab Semarang melalui Dinas Sosial. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Karena mekanisme penyaluran bantuan di Kabupaten Semarang melalui pemerintah desa.

Baca juga: Heryanty Tio Kembalikan Rp1,3 Miliar, Laporan Dicabut

“Kami mohon ada bantuan khusus untuk awak angkutan umum yang disalurkan melalui Satlantas atau Dishub. Agar semua sopir dan kru lainnya bisa menerima bantuan. Mereka sudah kebingungan untuk mencari penghasilan. Untuk bertahan hidup, mereka sudah kesulitan,” terangnya.

Hadi menambahkan selama pandemi Covid-19 jumlah penumpang angkutan umum menurun drastis. Imbasnya, pendapatan pelaku usaha dan kru angkutan anjlok.

“Dulu pendapatan sopir angkutan umum terhitung lumayan. Sehingga tidak perlu masuk daftar penerima bantuan. Tapi, sekarang pendapatan minim. Kami harap pemerintah bisa memberi bantuan,” tegasnya.

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Realisasi Kegiatan di Grobogan Hingga Agustus Belum Capai Target

Realisasi kegiatan baik fisik maupun keuangan di Kabupaten Grobogan hingga Agustus 2021 belum sesuai target.

BMKG Bakal Gunakan HT Untuk Peringatan Dini Gempa

Terobosan dilakukan BMKG yang bakal meluncurkan sistem informasi gempa berbasis frekuensi radio atau handy talky (HT)

Urus Kepesertaan Pemilu, DPW Prima Sambangi Kantor KPU Jateng

PW Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) Jawa Tengah dipimpin ketuanya, Dimas Arbiansyah bersilaturahmi ke Kantor KPU Jateng

Pandemi, Paguyuban Warga di Salatiga Ini Bagikan Bibit Sayuran ke Warga

Paguyuban Bumbon Tanpo Tumbas, sebuah kelompok warga di Kota Salatiga aktif menggerakan masyarakat untuk bercocok tanam sayuran di masa pandemi Covid-19.

Berantas Pengedar Narkoba, Kudus Diminta Segera Bentuk BNN

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus segera membentuk BNN guna memerangi peredaran narkoba di wilayah itu.

Kain Endek Khas Bali Dibuat di Jepara, Gubernur Koster Ungkap Kekesalan

Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengungkapkan kekesalan karena banyaknya kain endek asli Bali yang diproduksi di Desa Troso, Jepara, Jawa Tengah (Jateng)

Dosen STIE Solo, Irwan Christanto Raih Gelar Doktor dari DM FEB UKSW

Irwan yang dosen STIE Adi Unggul Bhirawa Surakarta ini berhasil mempertahankan desertasinya di hadapan para penguji UKSW.

Ada Objek Wisata Baru di Semarang, Tawarkan Sensasi Joging di Hutan

Pemerintah Kota Semarang meluncurkan destinasi wisata baru di tengah masa PPKM, yakni Sports Track Hutan Wisata Tinjomoyo.

Positif Covid-19, 72 Siswa SMA Negeri 2 Cilacap Batal Jumpa Jokowi

Puluhan siswa SMA Negeri 2 Cilacap terpapar Covid-19 sebelum sekolahnya dikunjungi Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Gempa Bumi Berpotensi Terjadi Lagi di Brebes, Ini Peringatan BPBD

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes meminta warga mewaspadai potensi gempa bumi susulan.

Brebes Diguncang Gempa, Puluhan Rumah Rusak

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,0 menyebabkan puluhan rumah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng) mengalami kerusakan.

Nasi Tewel Khas Pati, Enak, Murah & Bercita Rasa Pesisir

Keunikan dari nasi tewel ini adalah penyajiannya yang menggunakan alas daun jati sehingga membuat aroma nasi tewel ini semakin menggugah selera makan.

Air Terjun Grodo, Mini Niagara dari Bumi Mina Tani

Air Terjun Grodo di Pati, Jawa Tengah tingginya hanya sekitar lima meter tapi dijuluki mini Niagara.

Wow! Bupati Grobogan Pegang Tikus Hasil Gropyokan

Bupati Grobogan Sri Sumarni dan Wakil Bupati Bambang Pujiyanto ikut gropyokan tikus di Desa Pulorejo, Kecamatan Purwodadi.

Dihadiahi Batik Cenderawasih, Ganjar Diundang ke Pembukaan PON Papua

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mendapat hadiah berupa batik bermotif burung Cendrawasih dari Rektor Universitas Cendrawasih Papua.

Pensiunan Polisi Viral Jadi Manusia Silver Diberi Pekerjaan Satpam

Pensiunan polisi yang viral karena menjadi manusia silver, Agus Dartono, akhirnya diberikan pekerjaan sebagai petugas satuan keamanan (satpam) di pabrik.