PPKM Mikro Sragen Diperpanjang Lagi, Hajatan Piring Terbang Masih Dilarang

Bupati Sragen menyampaikan secara umum aturan dalam PPKM mikro yang diperpanjang masih sama dengan aturan PPKM mikro sebelumnya.

 Ilustrasi hajatan. (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi hajatan. (Antara)

Solopos.com, SRAGEN — Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM mikro di Kabupaten Sragen diperpanjang Selasa-Senin (9-22/3/2021).

PromosiIndonesia-Singapura Mempersempit Ruang Gerak Koruptor dan Teroris

Terkait perpanjangan PPKM mikro, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengeluarkan Instruksi Bupati No. 360/109/038/2021 pada Senin (8/3/2021) untuk mengatur pelaksanaan hajatan berdasarkan zonasi persebaran Covid-19.

Yuni, sapaan Bupati, menyampaikan secara umum aturan dalam PPKM mikro yang diperpanjang masih sama dengan aturan PPKM mikro sebelumnya.

Baca juga: Langka! 7 Kuliner Tradisional Sragen Ini Dijual di Pasar Bahulak

Dia mengatakan untuk pelaksanaan hajatan dibolehkan dengan aturan zonasi desa atau dukuh. Namun dia belum mengizinkan hajatan dengan model penyajian makanan secara piring terbang tetapi masih menggunakan sistem penyajian drive thru.

Bupati menerangkan hajatan di zona merah dan zona oranye hanya dibolehkan untuk pelaksanaan akad nikah di rumah atau di Kantor Urusan Agama (KUA) dan peserta hajatan akad nikah dibatasi maksimal 10 orang.

Bupati melanjutkan untuk wilayah yang masuk zona kuning, hajatan boleh dilaksanakan dengan pembatasan maksimal 50% dari kapasitas tempat.

Baca juga: Pacuan Kuda Nyi Ageng Serang Sragen Ternyata Bukan Lagi Milik Pemkab, Lah Kok?

Penyajian makanan, kata Bupati, menggunakan sistem drive thru dan pengaturan tamu menggunakan sistem banyu mili. Waktunya pun, terang Yuni, pada siang hari dan dibatasi maksimal 1,5 jam dengan protokol kesehatan yang ketat.

Pelaksanaan hajatan di daerah zona hijau, ujar dia, sama dengan ketentuan pada zona kuning kecuali untuk tamu lebih longgar dengan pembatasan maksimal 70%.

Bagi warga yang berdomisili di wilayah perkotaan, Yuni mengimbau supaya pelaksanaan hajatan dilaksanakan di gedung pertemuan. Dalam instruksi itu pula, Yuni menjelaskan secara detail dalam protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker.

Baca juga: 50 Kader Partai Demokrat Sragen Cap Jempol Darah Bukti Loyal Kepada AHY

Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto mengatakan kalau Bupati Karanganyar membolehkan penyajian hidangan piring terbang biarkan. Sekda menyatakan Sragen belum membolehkan hajatan dengan piring terbang tetapi menggunakan sistem drive thru.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

+ PLUS Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

Pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi menemukan momentum tepat. Segregasi sosial dan pertentangan luas di masyarakat akibat politik identitas pada 2017 dan 2019 tidak boleh terulang pada 2024.

Berita Terkini

Baru 2 Tahun Dibangun, Sayap Jembatan Kedung Caluk Karanganyar Ambrol

Baru dua tahun dibangun, sayap Jembatan Kedung Caluk di Desa Kaliboto, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, ambrol.

Positif Covid-19 SMA Warga Solo Bertambah 9 Orang, Tracing Diperluas

Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di SMA Warga Solo bertambah sembilan orang dari hasil tracing lapis kedua, total jadi 21 kasus.

Wali Murid Minta SLBN Karanganyar Tak Digusur Hingga Akhir Semester

Wali murid SLBN Karanganyar ingin siswa tidak terganggu belajarnya dengan relokasi. Relokasi disarankan dilakukan pada akhir semester.

Warga Soloraya Bisa Punya Tabungan Pensiun Seperti PNS, Begini Caranya

Masyarakat umum di Soloraya kini bisa memiliki tabungan pensiun seperti PNS dengan mendaftar program Taspen Life.

Kisah Dalang Kontet, Terkenal setelah Wayang Kardusnya Dibakar Istri

Kecintaanya terhadap wayang kulit telah mengantarkan Kontet Hariyanto memodifikasi cerita ketoprak ke dalam wayang kardus.

Patut Ditunggu, Gibran Sebut Amazon Web Services Segera Masuk Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut Amazon Web Services yang merupakan unit usaha perusahaan raksasa dunia Amazon bakal masuk Solo.

20 Hari, Polres Karanganyar Tindak 549 Pengguna Knalpot Brong

Polres Wonogiri gencar merazia knalpot brong. Sejak awal tahun 2022 hingga kini sudah 549 pengguna knalpot brong ditindak.

Sehari 15 Pasien Terpapar Covid-19, Sukoharjo Masih Zona Kuning

Status tingkat risiko Covid-19 di Sukoharjo masih risiko rendah atau zona kuning dan pemerintah masih menerapkan PPKM level dua sejak Oktober 2021.

Ini Lahan Bekas Pabrik Listrik Pertama di Kota Solo

Inilah lahan bekas pabrik listrik pertama di Kota Solo yang dibangun pada 1901 di bawah kendali Praja Mangkunegaran dan Keraton Solo.

Pemdes Diminta Kembangkan Embung Guworejo Sragen Jadi Objek Wisata

Embung Guworejo di Desa Guwurejo, Karangmalang, Sragen dinilai memiliki potensi untuk jadi objek wisata.

Tepergok Curi Kotak Amal di Sukoharjo, Pria Matesih Diamankan Polisi

Setelah diinterogasi oleh saksi, pelaku kemudian mengakui telah nekat mencuri kotak amal masjid.

Gibran Ingin Sentra IKM Pasar Mebel Gilingan Solo Dibikin Seperti IKEA

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ingin agar sentra IKM di lahan Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, bisa dibangun menjadi seperti IKEA.

Desa Wisata di Klaten Harus Bersinergi, Jangan Saling Bunuh

Setiap desa yang memperoleh SK Bupati Klaten dapat menjadi pelopor pengembangan wisata di desa dan di sekitar desa.

Giliran Partai Gerindra Sragen Laporan Edy Mulyadi ke Polisi

Anggota DPRD dan pengurus DPC Partai Gerindra Sragen melaporkan Edy Mulyadi ke Polres Sragen dengan tuduhan menghinda dan mencemarkan nama baik Prabowo Subianto.

Tenaga Honorer akan Dihapus, Jekek: Wonogiri Sebenarnya Masih Butuh

Bupati Joko Sutopo mengatakan peran tenaga honorer sangat membantu organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menyelesaikan berbagai tugas.

Roadshow dan Podcast, Upaya Bawaslu Boyolali Ajak Warga Awasi Pemilu

Selain menyosialiasikan lewat media sosial yang dimiliki Bawaslu Boyolali, ada program lain bagi pemilih pemula seperti Bawaslu Goes to School atau roadshow ke sekolah-sekolah.