PPKM Level 4 Diperpanjang, Semarang Buka Akses 14 Ruas Jalan

Sebelumnya, ada 14 ruas jalan di Kota Semarang yang ditutup selama penerapan PPKM darurat, yang dilanjutkan dengan PPKM level 4.

 Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit, tengah mengatur arus lalu lintas di perbatasan Kendal-Semarang, Minggu (11/7/2021). (Semarangpos.com-Bidhumas Polda Jateng)

SOLOPOS.COM - Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit, tengah mengatur arus lalu lintas di perbatasan Kendal-Semarang, Minggu (11/7/2021). (Semarangpos.com-Bidhumas Polda Jateng)

Solopos.com, SEMARANG – Kendati PPKM level 4 resmi diperpanjang, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tetap akan membuka kembali 14 ruas jalan yang sebelumnya ditutup atau dilakukan penyekatan.

Perpanjangan PPKM level 4 itu diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (2/8) malam. Jokowi memutuskan perpanjangan PPKM level 4 di sejumlah daerah, termasuk Kota Semarang mulai 2-9 Agustus 2021.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengaku siap menjalankan kebijakan pemerintah pusat itu. Kendati demikian, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu mengaku tidak akan menambah atau memodifikasi aturan yang sebelumnya sudah diterapkan.

“Pak Presiden kan sudah menyampaikan, untuk PPKM level 4 diperpanjang, khususnya Jawa dan Bali. Maka sesuai keputusan Presiden dan Instruksi Mendagri, kami di Semarang juga akan melakukan perpanjangan,” tutur Hendi di Balai Kota Semarang, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Sehari Tambah 4.331

Meski demikian, Hendi mengatakan tidak ada lagi jalan di Semarang yang ditutup pada masa perpanjangan PPKM level 4. Sebelumnya, ada 14 ruas jalan di Kota Semarang yang ditutup selama PPKM darurat, yang dilanjutkan dengan PPKM level 4.

Ke-14 ruas jalan itu ditutup sebagai upaya pemerintah membatasi pergerakan atau mobilitas masyarakat. Ruas jalan itu, Jalan Dr. Wahidin, Jalan Gajah, Jalan Kranggan, Jalan Gemah Raya, Jalan Karangrejo, dan Jalan Tumpang Raya.

Kemudian, Pintu Air Sendangmulyo, Karanganyar, Jalan Hasanuddin, Jalan Pusponjolo Timur. Kemudian Jalan Wonodri Sendang, Wismasari, dan juga Jalan RM Hadi Subeno.

Aturan PPKM Level 4 Semarang

Baca juga: Tekan Kematian Pasien Covid-19, Pemkab Bantul Gratiskan Oksigen Untuk Warganya

“Secara umum, aturan pada perpanjangan PPKM level 4 di Semarang ini sama dengan yang kemarin. Hanya kami telah bersepakat dengan Kapolrestabes Semarang dan teman-teman Forkopimda. Yakni untuk membuka lagi sekat-sekat jalan yang ada di Kota Semarang,” tegas Hendi.

Meski membuka kembali akses sejumlah jalan, Hendi berharap perpanjangan PPKM level 4 mampu menekan angka penularan Covid-19.

“Kita tunggu saja. Mudah-mudahan setelah ini banyak daerah yang bisa menurunkan angka Covid-19. Menurunkan angka kematian, dan meningkatkan angka kesembuhan, termasuk Kota Semarang,” harap Hendi terkait PPKM di Semarang.

 

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

KLHK Pantau Keberadaan Macan Tutul di Pegunungan Lasem Rembang

Selain dugaan keberadaan macan tutul, ada pula hewan terancam punah lainnya di Pengunungan Lasem Rembang.

Pemkab Grobogan Fasilitasi Swab Antigen Peserta Tes CPNS

Link pendaftaran swab antigen bagi peserta tes CPNS sudah diunggal melalui akun Instagram BKPPD Grobogan.

Fix! Dokter Cabul di Semarang yang Campurkan Sperma ke Makanan Istri Teman Idap Kelainan Jiwa

Dokter berinisial DP, 31, yang menjadi tersangka kasus asusila karena mencampurkan sperma ke makanan istri temannya di Semarang dinyatakan mengidap kelainan jiwa.

Bioskop di Kudus Dibuka Kembali, Ini Syarat Bagi Penonton

Berada pada PPKM level 2, Kabupaten Kudus mengizinken bioskop buka dengan protokol kesehatan ketat bagi penonton.

1.681 Ibu Hamil di Kendal Sudah Ikut Vaksinasi Covid-19

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Wynee Frederica meminta ibu hamil yang ada di wilayahnya untuk tidak takut vaksinasi.

Silaturahmi ke Kediaman Habib Luthfi Pekalongan, Airlangga: Beliau Orang Tua Kita

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto sowan ke kediaman Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya atau Habib Luthfi.

Bikin Penasaran! Wisata Curug Sirawe Batang Tawarkan Pesona Aliran Air Panas dan Dingin Terjun Bersama

Wisata Curug Sirawer Batang memiliki keunikan yakni curug air panas yang bersuhu tinggi dan satu curug bersuhu sangat dingin mengucur bersamaan.

Sudah Punya 20, Kota Semarang Bakal Ketambahan 4 Rumah Sakit Anyar, Mana Saja?

Akan ada empat rumah sakit (RS) baru di Kota Semarang. Dengan tambahan rumah sakit ini diharapkan bisa mengakomodasi pasien Covid-19 yang banyak.

Istana Konglomerat Pertama Asia Tenggara di Semarang Kini Jadi Perkantoran, Ini Lokasinya!

Dahulu memiliki luas hingga 81 ha, istana konglomerat Asia Tenggara di Semarang kini berubah jadi perkantoran. Kira-kira di mana lokasinya?

Ganjar Sebut Jateng Segera Bentuk Brinda, Ini Fungsinya

Usulan pembentukan Brinda ini bahkan sudah masuk dalam pembahasan antara Pemprov Jateng dengan DPRD Jateng dalam rapat paripurna.

Hubungan Tak Direstui, Pemuda di Grobogan Nekat Gantung Diri

Cerita keluarga hubungan korban tidak direstui orang tua kekasihnya diduga itu yang membuat pemuda di Grobogan gantung diri.

JoMan Usung Ganjar Jadi Capres, Ini Reaksi Gubernur Jateng

Selama ini, Ganjar memang terkesan acuh setiap ditanya perihal dukungan sejumlah kelompok terkait pencalonannya sebagai presiden pada Pilpres 2024.

Innalillahi, 99 Anak Salatiga Kehilangan Orang Tua Gegara Covid-19

Catatan Pemkot Salatiga, sejak awal pandemi hingga Agustus 2021, sudah ada 99 anak di Salatiga yang kehilangan orang tuanya karena terpapar Covid-19.

Tim Basket Satya Wacana Saints Salatiga Umumkan Pergantian Pelatih

Mantan kapten tim SWSS musim 2010-2011 yaitu Jerry Lolowang terpilih sebagai pengganti Efri Meldi.

Rekonstruksi Pembunuhan Taruna PIP Semarang Digelar, Polisi Temukan Fakta Baru

Polisi menggelar reka ulang penganiayaan taruna PIP Semarang oleh senior yang berujung kematian. Ada sejumlah fakta baru yang terungkap.