PPKM Level 3 Nataru, Satgas Jaga Tangga Awasi Pemudik Masuk Solo

Pemkot Solo meminta Satgas Jaga Tangga di kelurahan aktif mengawasi dan mendata pemudik yang mungkin berdatangan menjelang libur Nataru.

 Tempat karantina pemudik di Gedung Graha Wisata Niaga Solo. (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

SOLOPOS.COM - Tempat karantina pemudik di Gedung Graha Wisata Niaga Solo. (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo meminta Satgas Kelurahan dan Satgas Jaga Tangga agar aktif memantau dan melakukan pendataan pemudik mulai 20 Desember 2021. Hal itu lantaran biasaya momen Natal dan Tahun Baru dimanfaatkan perantau untuk mudik atau pulang kampung.

Meskipun demikian, Pemkot belum menentukan lokasi karantina khusus bagi pemudik yang masuk Solo. Sejumlah lokasi sudah dibidik di antaranya Dalem Priyosuhartan dan Grha Wisata Niaga.

PromosiInsentif Fiskal untuk Mewujudkan Ambisi Penggunaan Kendaraan Listrik

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, mengatakan berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, masih banyak perantau yang nekat pulang kampung meski ada pembatasan, bahkan larangan. Mereka lolos menggunakan jasa travel, kendaraan pribadi, maupun kendaraan umum.

Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan Pekerja, RS JIH Solo Gandeng BPJS Ketenagakerjaan

“Kami masih akan rapat membahas lokasi karantina pemudik pada Senin [13/12/2021]. Tapi yang sudah siap kan di Dalem Priyosuhartan,” katanya kepada Solopos.com, Jumat (3/12/2021).

Ahyani menyebut tahun lalu, Satgas menggunakan Solo Technopark (STP) untuk karantina pemudik namun tahun ini gedung tersebut sudah digunakan sesuai fungsinya. Sehingga untuk lokasi karantina, Pemkot masih mencari lokasi lain.

Teknis karantina pemudik, yakni pemudik wajib lapor RT/RW. Kemudian, Satgas Jaga Tangga yang ada di kelurahan Kota Solo akan melapor ke Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Pemudik akan dijemput dan dibawa ke tempat karantina. “Teknisnya begitu, tapi masih kami rapatkan lagi,” ucapnya.

Baca Juga: Kisah Guru Senior YPAC Solo, 30 Tahun Mengabdi Ditemani Kursi Roda

Optimalkan PeduliLindungi

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo No 067/4619 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 serta Pencegahan Penanggulangan Virus Corona Disease 2019 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 di Kota Solo, masyarakat dilarang mudik ke kampung halaman.

Namun, jika karena suatu hal yang primer harus melakukan perjalanan keluar daerah, harus ada upaya mengoptimalkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi. Kemudian, melakukan tes PCR atau rapid test dengan menyesuaikan pengaturan moda transportasi yang digunakan pada saat pergi keluar daerah dan masuk/pulang dari luar daerah.

Jika ada pelaku perjalanan yang positif Covid-19 wajib karantina mandiri atau karantina pada tempat yang telah disiapkan. “Kalau aturan perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh, pesawat udara, bus, kapal laut, dan kereta api, mengikuti Kementerian Perhubungan, seperti menunjukkan kartu vaksin dan hasil uji swab antigen maupun PCR negatif,” jelas Ahyani.

Baca Juga: Amankan PPKM Level 3 Nataru, Begini Persiapan Polresta Solo

Pelaksanaan PPKM di tingkat RT/RW, kelurahan dan kecamatan tetap diberlakukan dengan mengaktifkan posko-posko di setiap tingkatan dengan melihat kriteria zonasi pengendalian wilayah. Camat Jebres, Sulistyorini, mengatakan pendataan oleh Satgas Jaga Tangga, di antaranya dosis vaksin yang sudah diterima, hasil uji swab antigen atau PCR pemudik.

Kemudian juga berapa lama rencana tinggal di wilayah bersangkutan.“Satgas Jaga Tangga itu di tingkat lingkungan, dikomandani Ketua RW setempat. Kalau posko kelurahan dikendalikan lurah dan satlinmasnya. Posko kecamatan dikendalikan camat dan satgas linmas kecamatan,” jelasnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

61 CPNS & 788 PPPK Terima SK, Bupati Sragen: Jangan Terus Beli Mobil!

Sebanyak 61 CPNS dan 788 PPPK mendapatkan SK pengangkatan, Jumat (20/5/2022), Bupati Sragen berpesan jangan menambah motor atau mengganti dengan mobil.

Hantu KKN Rumah Kosong Klaten Ternyata Mbah-Mbah

Wujud hantu dalam kisah KKN di Rumah Kosong Klaten adalah mbah-mbah.

Bikin Deg-degan, Damkar Wonogiri Tangkap Ular Sanca di Permukiman Warga

Petugas Damkar Wonogiri membantu warga mengevakuasi ular sanca jenis Pythonidae yang masuk ke pekarangan rumah warga di Pokoh Kidul, Wonogiri, Kabupaten Wonogiri pada Kamis (19/5/2022).

Kenapa Jalan Solo-Boyolali Kerap Terjadi Kecelakaan?

Kira-kira kenapa jalan di Solo-Boyolali kerap terjadi kecelakaan, bahkan ada korban yang meninggal dunia?

Bupati Karanganyar: Pilih Pengurus PGRI yang Rajin!

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta Konferensi Kerja tahun ke-2 Kabupaten (Konkerkab) Karanganyar PGRI untuk memilih pengurus yang rajin.

Disdik Kota Solo Izinkan Kantin Sekolah Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Dinas Pendidikan Kota Solo, Jawa Tengah tidak melarang kantin sekolah membuka usahanya selama pembelajaran Tatap Muka (PTM) saat ini.

KPU Sukoharjo Bocorkan Cara Memelihara Data Pemilih, Begini Lo...

Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda, menyampaikan beberapa cara memutakhirkan atau memperbarui Daftar Pemilih Tetap (DPT), salah satunya untuk mempersiapkan Pemilu 2024.

Simak! Inilah Daftar SMK Negeri di Kabupaten Boyolali

Berikut daftar SMK Negeri yang tersebar di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Pemkab Wonogiri Berniat Hentikan PTM Terbatas, Lo... Kenapa?

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri berniat menghentikan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT).

Catat Gaes, Ini Daftar Lengkap SMA Negeri di Boyolali

Inilah daftar SMA Negeri di Kabupaten Boyolali.

Terbaru! Laka Kereta Kelinci di Andong Boyolali, Begini Kondisi Sopir

Sopir kereta kelinci yang terlibat kecelakaan maut di wilayah Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Rabu (11/5/2022) belum dapat dimintai keterangan karena masih sakit.

Ada Pemeliharaan Jaringan, Cek Pemadaman Listrik di Sukoharjo Hari Ini

Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada hari ini, Jumat, 20 Mei 2022.

12 Klub Ponpes Boyolali Unjuk Gigi dalam Liga Santri Piala Kasad 2022

Liga Santri sekaligus menjadi wadah silaturahmi kebangsaan untuk santri di Boyolali.

Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini (20/5/2022): Siang-Malam bakal Hujan

Berikut ini tersaji prakiraan cuaca Sukoharjo hari ini Jumat 20 Mei 2022 secara lengkap.

Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini (20/5/2022): Potensi Hujan Sore-Malam

Prakiraan cuaca Boyolali hari ini Jumat 20 Mei 2022 bisa  disimak secara lengkap dalam artikel ini.