Tutup Iklan

PPKM Level 2, Penerangan di 9 Ruas Jalan Sukoharjo Dinyalakan Lagi

Dishub Sukoharjo akhirnya menyalakan kembali lampu penerangan jalan umum (PJU) di sembilan ruas jalan menyusul turunnya PPKM ke level 2.

 Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo menyalakan kembali penerangan jalan umum (PJU) di Sukoharjo menyusul pelonggaran pembatasan aktivitas masyarakat, Kamis (21/10/2021). (Istimewa/Dishub Sukoharjo)

SOLOPOS.COM - Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo menyalakan kembali penerangan jalan umum (PJU) di Sukoharjo menyusul pelonggaran pembatasan aktivitas masyarakat, Kamis (21/10/2021). (Istimewa/Dishub Sukoharjo)

Solopos.com, SUKOHARJO — Penerangan di sembilan ruas jalan Sukoharjo yang sempat dimatikan saat malam selama PPKM darurat hingga PPKM level 3 mulai dihidupkan kembali. Hal itu menyusul turunnya PPKM Sukoharjo ke level 2.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Solopos.com, saat ini, 98 persen fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di Sukoharjo sudah kembali dihidupkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo mulai Rabu (20/10/2021). Langkah tersebut didasari rekomendasi Satgas Covid-19 Sukoharjo lantaran adanya pelonggaran mobilitas masyarakat di malam hari.

Ihwal dihentikannya program pemadaman PJU untuk menekan mobilitas masyarakat selama PPKM diungkapkan Kepala Dishub Sukoharjo, Toni Sri Buntoro, kepada Solopos.com melalui telepon, Kamis (21/10/2021). Ia mengatakan per Rabu, Dishub sudah mendapatkan lampu hijau dari Satgas Covid-19 Sukoharjo untuk menyalakan kembali PJU di seluruh jalan Sukoharjo.

Baca Juga: Tak Ingin Ada Klaster Covid-19 PTM, Begini Strategi Disdikbud Sukoharjo

“Kami sudah mulai menyalakan secara bertahap. Kemarin sudah ada rekomendasi dari Bupati Sukoharjo untuk menyalakan kembali. Proses menyalakan PJU itu kami prediksi bisa selesai dilakukan Jumat siang. Beberapa PJU memang perlu menyambung kabel lagi lantaran tidak menggunakan saklar. Saat ini petugas kami masih terus menyisir di sejumlah lokasi untuk menyalakan lagi,” ucapnya.

PJU di Satu Ruas Jalan Belum Dinyalakan

Toni menyebut Satgas Covid-19 Sukoharjo memberikan pelonggaran aktivitas malam hari karena melihat kondisi pandemi Covid-19 di Sukoharjo sudah membaik dan PPKM sudah turun ke level 2. Pemkab Sukoharjo memberikan izin menghidupkan kembali PJU untuk kenyamanan mobilitas masyarakat.

“Alasannya karena capaian vaksinasi sudah lebih dari 70 persen, temuan kasus baru juga rendah. Jadi kemudian muncul lah rekomendasi tersebut dan langsung kami tindak lanjuti sejak kemarin,” bebernya.

Baca Juga: Pemkab Sukoharjo Izinkan Hiburan Musik di Resepsi Pernikahan

Meskipun begitu, Toni mengatakan tidak semua PJU di Sukoharjo dihidupkan setelah adanya pelonggaran tersebut. Kawasan dekat Patung Kuda Solo Baru atau Jl Cendana Raya lampu PJU-nya masih dimatikan.

Hal ini karena Satgas Covid-19 Sukoharjo melihat kesadaran prokes di kawasan tersebut masih rendah dan masih banyak ditemukan kerumunan. “Jadi total ada sembilan ruas jalan yang PJU-nya sudah kami nyalakan kembali. Hanya satu ruas jalan saja yang belum direkomendasikan untuk dinyalakan. Tapi nanti tetap kami pantau dan kami evaluasi. Tapi juga akan digencarkan operasi prokes nantinya,” terangnya.

Sebelumnya, Pemkab Sukoharjo memutuskan memadamkan PJU di sejumlah ruas jalan di Sukoharjo sejak PPKM darurat diterapkan. Kebijakan tersebut ditujukan untuk membatasi mobilitas masyarakat saat malam hari.

Berikut daftar PJU Sukoharjo yang dinyalakan kembali:

  1. Alun-alun Satya Negara
  2. Depan Bank Pasar
  3. Sritex ke Utara
  4. Simpang The Park Solo Baru
  5. Barat Jembatan Bacem
  6. Jl. Slamet Riyadi Kartasura
  7. Jl. Adi Sumarmo Kartasura
  8. Jl. Sidan – Jembatan Mojo, Mojolaban
  9. Jl. Rajawali

PJU yangbelum dinyalakan: Jl Cendana Raya Solo Baru Sekitar RS Indriati


Berita Terkait

Espos Plus

Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

+ PLUS Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

Sekolah informal seperti kursus dan pelatihan keterampilan tertentu akan semakin mengadopsi sistem daring. Penyelenggara edtech akan lebih untung jika masuk pasar kursus dan berbagai jasa pelatihan.

Berita Terkini

Kian Lengkap, Ini Tarif Paket Terbaru Desa Wisata Sumberbulu Mojogedang

Ada lima paket wisata yang ditawarkan pengelola Desa Wisata Sumberbulu, Mojogedang, Karanganyar kepada para wisatawan. Semuanya dipatok dengan harga menarik.

Mayat Perempuan Lansia Ditemukan di Sungai Craken Sragen

Perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia di saluran Sungai Craken Sragen. Tak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Ibu-Ibu Jatisuko Karanganyar Dapat Pelatihan Menjahit dari Desa

Pemerintah Desa Jatisuko, Kecamatan Jatipuro, Karanganyar, berinisiatif menggelar pelatihan menjahit bagi ibu-ibu rumah tangga setempat untuk meningkatkan keterampilan mereka.

Innalillahi, Warga Matesih Karanganyar Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Wardi, warga Dusun Sidodadi, Desa/Kecamatan Matesih, Karanganyar, ditemukan sudah membusuk di kamar rumahnya, Kamis (9/12/2021).

Gelar Sarjana Tak Jamin Lulus Seleksi Perangkat Desa Gabus Sragen

Sejumlah lulusan SMA atau sederajat memiliki total skor cukup tinggi dibandingkan peserta lulusan perguruan tinggi dalam Seleksi Perangkat Desa Gabus, Kecamatan Ngrampal, Sragen.

Misteri Peri Cantik Penggoda di TPU Bonoloyo Solo, Pernah Diisengin?

Ada mitos peri cantik penggoda di TPU Bonoloyo Solo yang kerap menyamar menjadi perempuang berbau wangi kamboja.

Sebelum Dibuang, Bayi Baru Lahir di Sukoharjo Dibekap Ibu Kandungnya

Dengan alasan malu karena telah melahirkan bayi hasil hubungan di luar nikah, seorang wanita berusia 20 tahun asal Nguter Sukoharjo tega membunuh anak kandungnya sendiri tersebut.

Kerap Picu Kecelakaan, Kerusakan Jalan Karangudi-Made Sragen Dikeluhkan

Kerusakan jalan Karangudi-Made, Ngrampal, Sragen, kerap memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Dimeriahkan Jikustik, HUT ke-160 De Tjolomadoe Pecahkan Rekor MURI

Peringatan HUT ke-160, De Tjolomadoe dimeriahkan Jikustik dan hadirnya rekor baru dari MURI.

Ekspedisi Ekonomi Digital, Pelayanan Prima Artugo Mudahkan Pelanggan

Di era serba digital, keinginan konsumen dalam memperoleh barang rumah tangga dinilai semakin kompleks.

Seperti Reuni, 15 PGOT Terciduk Kumpul Bareng di Rumah Kosong Sukoharjo

Sebanyak 15 pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT) terciduk tengah berkumpul di sebuah rumah kosong di Gembongan, Ngadirejo, Kartasura, Sukoharjo.

Ekspedisi Ekonomi Digital, Ini Cara Pelaku UKM Menjadi Member BNI Xpora

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mendorong para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang tengah merintis dan berminat meningkatkan kapasitas bisnis di pasar global.

Tersetrum, Buruh Bangunan di Klaten Alami Luka Bakar Hingga 30%

Seorang pekerja bangunan tersetrum listrik di proyek pembangunan rumah salah satu warga di Kecamatan Jatinom, Klaten. Korban selamat dari maut, namun ia mengalami luka bakar hingga 30 persen di tubuhnya.

Warung Seafood Legenda di Semarang Belum Garap Online, Begini Alasannya

Di saat banyak pelaku usaha berlomba-lomba mulai menggarap pasar online di era serba digital ternyata masih ada pengusaha kuliner yang belum tertarik menggarap online food.

Yuk, Belajar Bertani, Beternak dan Budi Daya Ikan di Taman Winasis Solo

Di Taman Winasis Kota Solo, pengunjung bisa menimba ilmu tentang pertanian urban, peternakan hingga perikanan.