Tutup Iklan

PPKM Darurat, Tingkat Keterisian Kereta Api Turun 50%

Okupansi kereta api (KA) jarak jauh merosot hingga 50% di masa Pemberlakuan PPKM Darurat yang diterapkan pada 3-20 Juli 2021.

 Ilustrasi penumpang menaiki kereta api di Stasiun Tawang, Kota Semarang, Senin (26/10/2020). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penumpang menaiki kereta api di Stasiun Tawang, Kota Semarang, Senin (26/10/2020). (Istimewa)

Solopos.com, SOLO—Okupansi atau tingkat keterisian kereta api (KA) jarak jauh merosot hingga 50% di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diterapkan pada 3-20 Juli 2021. Selain syarat penumpang yang diperketat, PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga mengurangi operasional sejumlah KA jarak jauh.

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta, Supriyanto, mengatakan jumlah penumpang KA jarak jauh turun jika dibandingkan dengan sebelum diberlakukannya pembatasan sebagai pencegahan Covid-19.

“Ya, turun sekitar 50%. Ini karena ada beberapa KA jarak jauh yang dibatalkan khususnya di wilayah Daops VI,” ujar dia, kepada Solopos.com, Kamis (8/7/2021).

Supriyanto menjelaskan sebelum pembatasan jumlah penumpang KA yang naik dan turun di wilayah Daops VI pada Kamis (1/7/2021) sebanyak 5.989. Jumlah ini turun drastis pada Senin (5/7/2021) atau dua hari setelah penerapan PPKM Darurat, yakni 2.039 penumpang. Sedangkan pada Selasa (6/7/2021) angkanya makin turun menjadi 1.800 penumpang dan 1.537 orang pada Rabu (7/7/2021).

Baca Juga: Peduli Kasus Eksploitasi Anak, Archipelago Galang Dana

Pembatalan Perjalanan Kereta Api

Di sisi lain, sebanyak 11 KA dibatalkan pada masa PPKM Darurat ini. KA batal yang berangkat atau berakhir di Daops VI, yakni KA Lodaya rute Solo – Bandung pergi pulang (PP), KA Lodaya fakultatif rute Solo – Bandung PP, KA Fajar Utama relasi Pasar Senen – Solo Balapan, KA Mataram relasi Solo Balapan – Pasar Senen, KA Gajahwong relasi Lempuyangan – Pasar Senen PP, KA Senja Utama Yogya relasi Yogyakarta – Pasar Senen PP, KA Sancaka relasi Yogyakarta – Surabaya Gubeng PP, KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan – Semarang, KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan – Purwokerto – Tegal – Semarang PP, KA Mutiara Timur relasi Yogyakarta – Surabaya PP, dan KA Nusa Tembini relasi Cilacap – Yogyakarta.

Sementara KA batal yang lewat Daops VI Yogyakarta, antara lain KA Brawijaya, relasi Malang – Gambir PP, KA Mutiara Selatan, relasi Surabaya Gubeng – Bandung PP, KA Singosari, relasi Blitar – Pasar Senen PP, KA Ranggajati, relasi Cirebon – Surabaya Gubeng PP, KA Bangunkarta, relasi Jombang – Pasar Senen PP, KA Mojopahit, relasi Malang – Pasar Senen PP, KA Pasundan, relasi Surabaya Gubeng – Kiaracondong PP, KA Kertanegara, relasi Purwokerto – Malang PP, dan KA Logawa, relasi Purwokerto – Jember PP.

“Selain itu, PT KAI telah membuka layanan vaksinasi Covid-19 gratis di 10 stasiun khusus bagi pelanggan KA jarak jauh. Program vaksinasi gratis di stasiun ini merupakan upaya KAI untuk membantu masyarakat dalam memenuhi persyaratan bepergian menggunakan KA jarak jauh. Selama empat hari pelaksanaan, kuotanya 40 orang per stasiun,” papar dia.

Baca Juga: Anak Muda Punya Properti? Bisa Kok

Layanan Vaksinasi

Sebelumnya, PT KAI memperbarui aturan untuk pelanggan KA jarak jauh selama masa PPKM Darurat. Bagi pelanggan KA jarak jauh di Jawa wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau tes antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan serta pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

VP Public Relations KAI, Joni Martinus, mengatakan bagi pelanggan dengan kepentingan khusus yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat menggunakan KA jarak jauh dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis dan disertai surat negatif RT-PCR atau tes antigen yang masih berlaku.

“Aturan tersebut mengacu pada SE Kemenhub No 42 Tahun 2021 tentang petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19,” jelas dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Meresahkan, 3.000 Situs Pinjol Ilegal Diblokir dan Dipidanakan OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan telah memblokir serta mempidanakan 3.000 situs pinjaman daring atau online ilegal.

BRI Pangkas Bunga Kredit Hingga 325 Bps, Masih Bisa Turun Lagi?

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) tetap mengkaji ulang suku bunga secara berkala dan terus membuka ruang untuk penurunan suku bunga kredit.

Beli Emas Online Lewat ATM Emas Galeri 24, Bikin Kamu Enggak Waswas!

Enggak perlu repot-repot antre untuk beli emas, kini hadir ATM Emas Galeri 24, beli emas lewat online dan langsung tarik di mesinnya!

Awal Pekan, Yuk Cek Harga Emas Pegadaian, Senin 27 September 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada Senin (27/9/2021) turun untuk UBS dan cenderung stagnan untuk cetakan Antam.

BPJS Watch: 9 Juta Lebih Orang Miskin Dicoret dari Program JKN

BPJS Watch menyebut lebih dari 9 juta orang miskin dicoret dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

BP Jamsostek Cabang Surakarta Bayar Klaim JHT 22.310 Peserta

Sebanyak 22.310 orang telah melakukan pencairan klaim JHT pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Kantor Cabang Surakarta.

The Sunan Hotel Solo Raih Penghargaan Tourism & Creative Award 2021

The Sunan Hotel Solo berhasil meraih penghargaan Silver Champion dari ajang Planet Tourism Indonesia Award 2021 kategori Industry.

Kandungan Emas Blok Wabu Tembus Rp300 Triliun, Grasberg Freeport Kalah

Freeport Indonesia sebelumnya memastikan menarik diri terhadap pengelolaan Blok Wabu di Papua.

Potensi Ekspor Produk Halal Besar, Kendala Mengadang Masih Banyak

Indonesia sangat mampu menjadi eksportir produk-produk berkategori halal ke negara-negara yang penduduk muslimnya juga banyak.

Marak Penipuan Mengatasnamakan Galeri 24, Awas Modusnya Bikin Gampang Tergoda!

Saat ini marak penipuan online yang mengatasnamakan Galeri 24 dan bikin masyarakat tergoda. Kira-kira apa modus yang digunakan?

DSC 12 Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng

Diplomat Success Challenge atau DSC 12 punya cara unik untuk menggugah masyarakat untuk terlibat dalam kompetisi tahunan ini.

Jika Bukan Listrik, Bahan Bakar Nabati Bisa Jadi Alternatif untuk Kendaraan Berat

Untuk mencapai emisi rendah karbon di sektor transportasi, bahan bakar nabati (BBN) dan hidrogen dinilai mempunyai peran sebagai alternatif yang bisa digunakan untuk kendaraan berat.

Ingin Bebas Finansial Personal? Simak 9 Tips Mewujudkannya

Memiliki kebebasan finansial adalah tujuan bagi banyak orang. Umumnya, kebebasan finansial dipahami sebagai individu yang mampu menjalani gaya hidup sambil mengelola keuangan.

Ini yang Dilakukan PLN untuk Memudahkan Pelanggan selama Pandemi

PLN telah mengembangkan berbagai inovasi untuk mendekatkan jarak dengan pelanggan, salah satunya dengan aplikasi PLN Mobile.

Kian Terjangkau, Tarif Tes Antigen di Stasiun jadi Rp45.000

PT Kereta Api Indonesia menerapkan tarif baru untuk layanan rapid tes antigen di stasiun dari sebelumnya Rp85.000 menjadi Rp45.000 untuk setiap pemeriksaan.