PPKM Darurat Atau Tidak, Ini Langkah Bupati Wonogiri Agar Tak Kecolongan Kasus Covid-19

Terlepas dari program PPKM darurat, Bupati Wonogiri telah menyiapkan sejumlah program untuk menekan jumlah kasus Covid-19.

 Bupati Wonogiri, Joko Sutopo. (Solopos/dok)

SOLOPOS.COM - Bupati Wonogiri, Joko Sutopo. (Solopos/dok)

Solopos.com,WONOGIRI — Kabupaten Wonogiri masuk cakupan area wilayah penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat. Wonogiri ada di daftar 74 kabupaten/kota dengan assessment situasi pandemi level 3.

Di Soloraya, selain Wonogiri ada tiga daerah lain yang masuk assesment level 3 yakni Karanganyar, Boyolali, dan Sragen. Ini berarti semua daerah di Soloraya kena PPKM darurat karena Solo, Sukoharjo, dan Klaten juga masuk namun di level 4.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan akan tetap melakukan berbagai upaya untuk menekan penularan Covid-19. Jekek, sapaan akrabnya, mengaku emoh kecolongan kasus Covid-19 di daerahnya.

Baca Juga: Pasien Covid-19 Wonogiri Banyak yang Dirawat di RS, Begini Langkah Pemkab

Kepada wartawan di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Wonogiri, Kamis (1/7/2021), Jekek mengatakan telah menyiapkan sejumlah langkah. Di antaranya memperkuat sumber daya manusia. Selain itu ia akan mengeluarkan kebijakan yang ketat terkait penanganan Covid-19.

Terlepas dari pemberlakukan PPKM darurat, dalam waktu dekat Pemkab dan Satgas Penanganan Covid-19 di Wonogiri akan melakukan deklarasi penanganan Covid-19 di Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri. Deklarasi akan diikuti Kapolsek, Danramil dan perwakilan kepala desa.

“Tujuannya membangun pemahaman utuh. Sikap apa yang harus diambil melalui infrastruktur yang ada. Ini yang boleh, ini yang tidak boleh. Agar masyarakat paham ada situasi kedaruratan,” ungkapnya.

Baca Juga: RS Wonogiri Penuh Pasien Covid-19, Mayoritas Klaster Perjalanan

Membangun Kesadaran Kolektif

Pada dasarnya, Jekek mengatakan Pemkab akan menyiapkan sekaligus membangun kesadaran kolektif. Hal itu dilakukan dengan membuat inovasi di dalam kebijakan. Langkah kebijakan larangan tidak hanya dituangkan dalam surat edaran, tapi harus dideklarasikan.

“Alun-alun ini cukup luas. Tidak akan menimbulkan kerumunan dan social distancing bisa diterapkan. Kan hanya akan diikuti 75 orang dengan luas alun-alun segitu. Pelaksanaannya dua hingga tiga hari ke depan,” kata Jekek.

Sebagaimana diinformasikan, PPKM darurat Jawa-Bali termasuk di Wonogiri akan berlangsung selama 3-20 Juli 2021. Targetnya menurunkan penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 menjadi kurang dari 10.000 per hari.

Baca Juga: Disdukcapil Wonogiri Tutup Sementara Layanan E-KTP, Awas Kecele!

Cakupan areanya meliputi 48 kabupaten/kota dengan assessment situasi pandemi level 4 dan 74 kabupaten/kota dengan assessment situasi pandemi level 3.

Ada 14 poin pengetatan aktivitas masyarakat selama PPKM darurat, mulai dari pengaturan pola kerja, pendidikan, pusat perbelanjaan, warung makan, dan lain-lain,


Berita Terkait

Berita Terkini

Asyik, 3.500 PKL dan Pemilik Warung Wonogiri Cairkan Bantuan Rp1,2 Juta

Sebanyak 3.500 pedagang kaki lima (PKL) dan pemilik warung di Wonogiri bisa mencairkan bantuan uang tunai dari pemerintah pusat senilai Rp1,2 juta melalui Polres Wonogiri.

Bupati Sragen: Akses Layanan Pemerintah Harus Tunjukkan Bukti Vaksin!

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mewajibkan syarat kepada warga yang ingin mendapatkan layanan pemerintahan dengan menunjukkan kartu vaksin.

BTN Syariah Solo Hibahkan Ambulans ke RS Ortopedi

PT Bank Tabungan Negara (Persero),Tbk terus berkomitmen dan bertanggung jawab terhadap masyarakat melalui program CSR.

Dapat Teror Pinjol, Wong Solo Diminta Lapor Satgas Khusus Polresta

Kapolresta mengimbau wong Solo yang merasa mendapat teror atau intimidasi dari dept collector atau penagih utang pinjol bisa melapor ke satgassus melalui call center.

Round Up Klaster Covid-19 PTM Solo, Pukulan Berat di Tengah Pelonggaran

Klaster Covid-19 PTM di sekolah Kota Solo menjadi pukulan berat di tengah berbagai pelonggaran dan upaya pemulihan kehidupan masyarakat.

Terbaik Se-Soloraya, Pemkot Solo Raih Penghargaan WTP Kali Ke-11

Pemkot Solo mendapat plakat penghargaan atas raihan opini WTP kali ke-11 atas laporan pengelolaan keuangan daerah tahun 2020.

Kenaikan Jenjang, 12 Anggota Specta UIN Surakarta Jelajahi Sumatra

Tim ekspedisi yang berjumlah 12 anggota menempuh perjalanan sekitar 13 hari dengan jarak tempuh ±1000 km dari UIN Raden Mas Said Surakarta menggunakan bus.

Anggota Bhayangkari Sukoharjo Tebar 11.000 Benih Nila di Waduk Mulur

Selain melaksanakan tebar benih ikan, Bhayangkari Cabang Sukoharjo juga membersihkan sampah di sekitaran Waduk Mulur.

5 Komoditas Pertanian Ini Jadi Andalan Ekspor Sukoharjo Lho, Apa Saja?

Lima komoditas pertanian menjadi andalan Kabupaten Sukoharjo di pasar internasional atau ekspor ke sejumlah negara di Asia dan Eropa.

Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah Solo, Tes Acak bakal Diperluas

Satgas Penanganan Covid-19 Solo bakal memperluas tes acak di sekolah lain yang menyelenggarakan PTM untuk antisipasi dini klaster penularan virus corona.

Peringatan Maulid Nabi ala SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen

Siswa SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menulis sosok kisah Nabi Muhammad dan akan membukukan karya murid tersebut.

Tak Ada Temuan Siswa Positif Covid-19 saat PTM di Sragen

Disdikbud Sragen mengusulkan menambah durasi jam pelajaran untuk PTM yang semula tiga jam menjadi empat jam/hari untuk mengejar ketertinggalan materi.

Keren, STT Warga Vaksinasi Ribuan Warga Sukoharjo

STT Warga mendapat apresiasi dari Polres Sukoharjo karena membantu percepatan vaksinasi Covid-19, tidak hanya warga kampus tapi juga masyarakat umum.

Pemkab Wonogiri Atur Strategi Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Akhir Tahun

Selain masalah kesehatan, Pemkab Wonogiri perlu memperhatikan aspek ekonomi, pendidikan, budaya, dan sosial.

Event Pameran Dongkrak Transaksi Solo Great Sale 2021

Penyelenggaraan event pameran seperti Ekraf Mart 2021 dan BUMN-UMKM Great Sale 2021 turut mendongkrak transaksi Solo Great Sale.

PTM SMA/SMK di Wonogiri Pedomani Prosedur Provinsi

Di Kabupaten Wonogiri ada empat SMA yang sudah pernah menggelar uji coba, yakni SMAN 1-3 Wonogiri dan SMAN 1 Wuryantoro.