PPDB 2022 Sragen, 14.943 Lulusan SD/MI Berebut 49 SMP Negeri

Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2022 di Sragen mulai dibuka pada Senin (20/6/2022) pekan depan untuk jenjang SD secara offline dan jenjang SMP secara online.

 Ilustrasi ujian atau tes PPDB. (Dok. Harianjogja.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi ujian atau tes PPDB. (Dok. Harianjogja.com)

Solopos.com, SRAGEN — Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2022 di Sragen mulai dibuka pada Senin (20/6/2022) pekan depan untuk jenjang SD secara offline dan jenjang SMP secara online.

Pendaftaran PPDB dibagi menjadi empat jalur, yakni jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua, dan jalur prestasi dengan proporsi yang berbeda.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen, Sukisno, menerangkan data lulusan SD pada 2022 mencapai 12.590 orang dan lulusan MI sebanyak 2.353 orang. Total lulusan SD dan MI sebanyak 14.943 orang.

Daya tampung SMP negeri yang berjumlah 49 sekolah sebesar 66% dan sisanya bisa masuk di SMP swasta sebanyak 43 sekolah.

Sukisno yang juga panitia PPDB 2022 menjelaskan Disdikbud mulai uji coba aplikasi PPDB online pada Selasa (14/6/2022). Sedangkan untuk sosialisasi tutorial pendaftaran dilakukan Rabu (15/6/2022) ini.

Baca Juga: Perhatian! Begini Alur Pendaftaran PPDB Online SMA dan SMK Jateng 2022

Dia menyebut pendaftaran PPDB online dilakukan lewat aplikasi ppdb.sragenkab.go.id.

“Jalur pendaftaran PPDB itu terbagi menjadi empat, yakni jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua, dan jalur prestasi. Jalur zonasi SMP porsinya 55%, jalur afirmasi sebesar 15%, jalur perpindahan tugas orang tua 5%, dan jalur prestasi 20%,” ujar Sukisno kepada Solopos.com, Selasa siang.

Jalur afirmasi terbagi menjadi empat untuk PPDB SMP. Pertama, jalur afirmasi untuk keluarga kurang mampu (KKM) yang tercatat dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di Dinas Sosial dan Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) atau pemilik Kartu Indonesia Pintar sebesar 13%.

Kedua, jalur afirmasi anak panti asuhan yang ditetapkan oleh Dinas Sosial dan penyandang disabilitas 2%. Ketiga, jalur afirmasi anak yatim atau piatu yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19 yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kelurahan atau desa 2%.

Baca Juga: PPDB Online SMA/SMK Jateng 2022 Dibuka, Disdikbud: Jangan Cepet-Cepetan

“Kemudian jalur afirmasi anak tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 dan melakukan pengamatan atau penelusuran kasus Covid-19 dengan kontak langsung pasien atau orang dengan kasus Covid-19 yang dibuktikan dengan surat keputusan dari Dinas Kesehatan, porsinya 3%,” jelasnya.

Empat jalur afirmasi tersebut, ujar dia, tidak berlaku untuk PPDB SD. Sukisno menjelaskan jalur afirmasi SD diperuntukkan bagi peserta didik baru dari KKM yang berdomisili di Sragen. Pada PPDB jenjang SD, lanjut dia, tidak ada jalur prestasi.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Makam Jenazah Warga Sragen Dibongkar, Meninggal Tak Wajar?

Jenazah warga Sragen yang diduga meninggal tak wajar diautopsi setelah kuburannya dibongkar.

Sang Legenda! Naik Damar Sasongko Solo-Sukoharjo Serasa Bus Perang

Bus perintis Solo-Jatipuro, Damar Sasongko, merupakan sang legenda di Sukoharjo yang memacu adrenalin penumpang karena serasa menumpang bus perang.

60 Mobil Ikuti Bhayangkara Autoshow di Wonogiri, Ini Keseruannya

Polres Wonogiri menggelar Bhayangkara autoshow yang diikuti 60 peserta mobil modifikasi dari sejumlah daerah di Tanah Air

Baru 6 Hari Dimakamkan, Tim Dokter Polda Jateng Autopsi Warga Sragen

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kanit Pidana Umum Polres Sragen Ipda Setya Pramana mengatakan autopsi ini atas permintaan keluarga karena adanya kecurigaan dan kejanggalan saat meninggal dunia.

Desain Bangunan Pasar Jongke Tak Berubah, Kios Akan Tampak dari Luar

Kepala Bidang Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Solo, Joko Sartono menjelaskan kios Pasar Kabangan dan Jongke nanti kelihatan dari jalan.

Nostalgia Naik 7 Bus Legend Rute Solo-Sukoharjo, Sensasinya Hmm Mantap

Deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sampai saat ini masih cukup eksis meskipun jumlah penumpangnya terus menurun.

Gagal Diraih Solo, Ini Potensi 4 Kota Kreatif Unesco di Indonesia

Kota Solo dua kali gagal meraih predikat The Unesco Creative Cities Network (UCCN) atau Kota Kreatif Unesco. Di Indonesia, terdapat empat kota yang sudah dinobatkan sebagai Kota Kreatif Unesco.

Obati Rindu! CFD Klaten di Jl Mayor Kusmanto Diserbu Warga

Penyelenggaraan CFD perdana di Klaten setelah dua tahun tutup akibat pandemi Covid-19 diserbu warga.

Disebut Tak Punya Bumel, Ini Deretan Bus Kota Legend di Sukoharjo

Masih ingat dengan deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah?

Bulan Bakti IIDI, Bagikan 1.000 Telur untuk Anak-Anak di CFD

Sebanyak 1.000 telur dibagikan dalam rangka Bulan Bakti Ikatan Istri Dokter Indonesia, yang mengusung tema dukung program prioritas nasional cegah stunting.

Warga Banjiri CFD Perdana di Jl. Mayor Kusmanto Klaten

Warga membanjiri kawasan jalan Mayor Kusmanto yang digunakan untuk area CFD.

Round Up Masalah PPDB SMA/SMK di Solo: Zonasi - Manipulasi Bikin Pusing

Sederet masalah mewarnai proses PPDB SMA/SMK di Kota Solo pada tahun ini.

Round Up Remaja Wonogiri Hilang - Hamil, Ayah Bayi Masih Misterius

Sosok ayah bayi dalam kandungan remaja Wonogiri yang hilang setahun lalu sampai saat ini belum diketahui dengan pasti.

Murah Banget! Harga Makanan di Warung Pak Solet Makamhaji Mulai Rp8.000

Harga makanan di warung makan Pak Solet, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, murah meriah, mulai Rp8.000 per porsi.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Bakal Hujan Lama

Prakiraan cuaca di Karanganyar hari ini, Minggu (3/7/2022), hujan akan turun sejak siang hingga malam.