PPDB 2022 DIY Diwarnai Masalah, ORI Sebut 270 Anak Kehilangan Hak Masuk ke SMPN

Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan DI Yogyakarta menemukan berbagai masalah dalam pelaksanaan PPDB tahun ajaran 2022/2023.

 Konferensi pers di ORI DIY, Senin (26/9/2022). - Harian Jogja/Anisatul Umah

SOLOPOS.COM - Konferensi pers di ORI DIY, Senin (26/9/2022). - Harian Jogja/Anisatul Umah

Solopos.com, SLEMAN — Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta menemukan berbagai masalah dalam Penerimana Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023 di DIY.

Bukan hanya soal jual beli seragam murid baru, masalah lain yang ditemukan seperti kecurangan perwalian agar siswa bisa memilih sekolah, pungutan liar, hingga adanya kursi kosong yang tidak dipublikasikan.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Selain itu, sedikitnya 270 murid di Kabupaten Bantul kehilanganhak untuk bersekolah di SMP negeri.

Kepala ORI DIY, Budhi Masturi, mengatakan 270 murid di Bantul tidak bisa sekolah di SMP negeri akibat kebijakan dari Disdikpora Bantul yang mengurangi siswa di setiap rombongan belajar (rombel) di semua SMP negeri di Bantul.

Baca Juga: Profesor Samekto Meninggal Terseret Ombak, Tim SAR: Waspadai Arus Balik Laut

“Sekitar 270-an siswa di Bantul kehilangan haknya untuk bersekolah di SMP negeri karena kebijakan kepala dinas yang mengurangi siswa satu setiap Rombel,” kata dia dalam konferensi pers di Kantor ORI DIY, Senin (26/9/2022).

Kepala Bidang Pencegahan Maladministrasi ORI DIY Chasidin mengatakan Disdikpora Bantul beralasan kebijakan ini untuk mengakomodasi kebutuhan sekolah swasta. Tapi menurutnya alasan ini kurang tepat, karena membuat calon siswa di Bantul kehilangan haknya.

Temuan lain yakni adanya kursi kosong di beberapa SMA yang tidak diinformasikan.

ORI DIY, menurut Chasidin, menemukan praktik pengisian kursi kosong di luar mekanisme PPDB. Contohnya ada tujuh calon siswa yang tidak melakukan daftar ulang. Sekolah menyampaikan kondisi kursi kosong ke Disdikpora DIY. Informasi kursi kosong ini tidak dipublikasikan secara luas atau resmi.

Baca Juga: Akali Aturan Larangan Jual-Beli Seragam, Sekolah di DIY Raup Untung Rp10 Miliar

“Kami temukan kursi kosong, kuota kosong kami temukan di beberapa SMA,” lanjutnya.

Budhi Masturi mengatakan PPBD 2022 secara umum berjalan sesuai dengan semangat zonasi agar siswa bisa mengakses sekolah negeri di dekat rumahnya. Akan tetapi mindset favoritisme sekolah belum hilang di masyarakat.

Kondisi ini yang mendorong berbagai praktik penyimpangan dan ketidakpatutan selama pelaksanaan PPDB 2022. Kesimpulan lain dari ORI DIY yakni terdapat praktik komersialisasi layanan pendidikan melalui pungutan sekolah yang dikemas seakan-akan sumbangan.

Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya mengatakan temuan ORI DIY akan jadi bahan evaluasi di PPDB tahun depan.

Baca Juga: Asyik, Pemkab Gunungkidul Rencanakan Buka Rute Baru Angkutan Umum ke Jawa Timur

“PPDB sudah selesai, mekanismenya sudah by sistem,” ungkapnya saat dihubungi Harian Jogja (Solopos Media Group), Senin (26/9/2022).

Sementara, Kepala Disdikpora Bantul mengatakan aturan yang membuat 270 anak tak bisa masuk ke SMP negeri mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi yang menyebutkan jumlah siswa maksimal di SMP begeri adalah 32 orang. Selain itu, sekolah tidak hanya di SMP negeri saja, tetapi juga SMP swasta serta MTs negeri dan swasta.

“Dengan mengurangi jumlah peserta didik itu, artinya juga keberpihakan MTs. Negeri dan swasta,” lanjutnya.

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul PPDB DIY Bermasalah, 270 Siswa Bantul Kehilangan Hak ke SMPN Negeri

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Kalah Judi Online, Seorang Pria Bobol Minimarket & Mesin ATM di Jogja

      Kehabisan uang gara-gara main judi online, seorang pria bobol minimarket berjejaring di Jalan Raya Bantul, Gedongkiwo, Mantrijeron.

      Kecelakaan Adu Banteng Motor Vs Mobil di Sleman, Pemotor Meninggal di Lokasi

      Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan adu banteng di wilayah Cebongan, Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman.

      Nilai UMK Sleman Dipastikan Lebih Tinggi dari UMP Yogyakarta

      upah minimum kabupaten (UMK) 2023 di Kabupaten Sleman nilainya dipastikan lebih tinggi dari nilai UMP DIY.

      Cocok Buat Jalan-Jalan! Selasa Ini, Jogja Diperkirakan Berawan Sepanjang Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Selasa 29 November 2022.

      Besaran UMK Jogja Akan Ditentukan Selasa, Begini Skema Penghitungannya

      Pemerintah Kota Jogja akan melakukan sidang pleno untuk menentukan upah minimum kota (UMK) tahun 2023 pada Selasa (29/11/2022).

      Dongkrak Pendapatan Daerah, Tiket Masuk Pantai Parangtritis Naik Tahun Depan

      Pemkab Bantul berencana menaikkan tiket masuk ke kawasan pantai selatan, salah satunya di Pantai Parangtritis.

      Putra Jokowi Nikah di Sleman, Industri Pariwisata DIY Manfaatkan Kaesang Effect

      Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DI Yogyakarta memanfaatkan Kaesang Effect saat acara pernikahan Kaesang Pangarep-Erina Gudono.

      Tanah Jalan Jogja-Gunungkidul Rawan Gerak, Kendaraan Besar Dilarang Lewat

      Hanya kendaraan kecil yang diperbolahkan lewat Jalan Raya Jogja-Wonosari di wilayah Piyungan, Kabupaten Bantul.

      Gubernur Tetapkan UMP 2023 Naik 7,65%, Segini Besaran Upah Pekerja Yogyakarta

      Gubernur DI Yogyakarta telah memutuskan untuk menaikkan upah minimum provinsi pada 2023 naik sebesar 7,65%.

      2 Menteri Jadi Saksi Akad Nikah Kaesang-Erina, Salah Satunya Basuki Hadimuljono

      Dua menteri dijadwalkan akan menjadi saksi dalam pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.

      Tahun Depan Ada Rencana ke Jogja? Berikut Deretan Event Unggulan Selama 2023

      Berikut ini deretan agenda wisata unggulan selama 2023 di Kota Jogja.

      Ada Pemeliharaan, Cek Jadwal Pemadaman Listrik di Jogja Hari Ini (28/11/2022)

      Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Sleman, DI Yogyakarta, pada hari ini, Senin, 28 November 2022.

      Siapkan Payung! Jogja Diprediksi Hujan Deras Senin Ini

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Senin 28 November 2022.

      Siap-Siap! Besok, Gubernur Umumkan Kenaikan UMP 2023, Nilainya Di Bawah 10%

      Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta berencana mengumumkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) pada Senin (28/11/2022).

      Catat! Festival Oleh-Oleh Digelar di Malioboro, Ada 1.000 Porsi Nasgor Gratis

      Festival Oleh-Oleh Teras Malioboro 1 mulai digelar Sabtu hingga 4 Desmeber 2022 dengan beragam agenda menarik.