PPDB 2015 : SMAN I Klaten Bidik Siswa Tak Mampu yang Berprestasi

PPDB 2015 : SMAN I Klaten Bidik Siswa Tak Mampu yang Berprestasi

SOLOPOS.COM - Ilustrasi siswa SMA (JIBI/Harian Jogja/Antara)

PPDB 2015 di SMAN 1 Klaten memberi kesempatan kepada siswa tidak mampu yang berprestasi.

Solopos.com, KLATEN -- Pengelola SMAN I Klaten bakal membidik siswa berprestasi dari kalangan keluarga tak mampu saat berlangsung momentum penerimaan siswa baru dalam waktu dekat. Rencananya, SMAN I Klaten menyediakan sembilan Rombongan Belajar (Rombel) jurusan IPA dan dua Rombel jurusan IPS.

Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah (Kasek) SMAN I Klaten, Kawit Sudiyono, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Sabtu (30/5/2015). Selama penerimaan siswa baru nanti, pihaknya membutuhkan 352 siswa yang akan menempati 11 rombel.

“Pendaftaran dibuka serentak di Klaten, 22-25 Juni mendatang. Dalam momentum pendaftaran nanti, kami memprioritaskan calon siswa dari kalangan tidak mampu tapi berprestasi di bidang akademik. Misalnya nilai calon siswa yang bersangkutan harus di atas rata-rata [dibandingkan calon siswa lainnya],” katanya.

Kawit mengatakan saat ini pihaknya juga sudah membantu 88 siswa yang dinilai tidak mampu. Puluhan siswa yang tersebar di kelas I dan kelas II itu dinyatakan bebas dana operasional bulanan yang besarnya berkisar Rp250.000-Rp375.000.

“Untuk membuktikan apakah siswa di sini dari kalangan tidak mampu, kami sudah punya tim khusus untuk mengecek kebenarannya. Yang jelas, kami menyediakan ruang khusus bagi calon siswa yang memiliki nilai bagus tapi tidak mampu,” katanya.

Kawit menjamin pelaksanaan penerimaan siswa baru di sekolahnya berlangsung transparan. Dirinya menolak keras budaya titip-menitip calon siswa dari berbagai kalangan masyarakat. “Setelah diterima di sini, kami akan mengadakan tes penjurusan dengan bekerjasama dengan salah satu universitas di kawasan Soloraya,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Wow, Pelopor Batik Asal Solo Go Tik Swan Hari Ini Nampang di Google

Pada 1950-an, Swan memenuhi permintaan presiden dengan memadukan teknik batik daerah untuk memperkenalkan Batik Indonesia.

Mobil Travel Gelap Disetop Petugas Pos Makutho Solo, Penumpang Dipulangkan

Satu unit mobil elf yang diduga travel gelap dihentikan petugas di pos penyekatan Tugu Makutho Solo pada Senin (10/5/2021) pukul 23.30 WIB.

Berumur Belum 1 Bulan, AirTag Apple Sudah Kena Retas

Kurang dari sebulan sejak peluncurannya Air Tag Apple sudah bisa diretas oleh peneliti keamanan asal Jerman.

Tegas! Bupati Karanganyar Usul Penanganan Covid-19 Serahkan ke Pemda Saja

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengusulkan penanganan Covid-19 diserahkan kepada pemda setempat.

Pemkot Jogja Ingatkan Warganya Tidak Lakukan Takbir Keliling

Pemkot Jogja melarang warganya menggelar takbir keliling. Takbir hanya boleh dilaksanakan di masjid di wilayah masing-masing.

Lebaran 2021: Jumlah Pemudik ke Sukoharjo Lebih Sedikit Dibanding Tahun Lalu

Jumlah perantau yang mudik ke Sukoharjo pada Lebaran kali ini lebih sedikit daripada tahun 2020.

Jelang Lebaran, Satpol PP Klaten Garuk 3 Pasangan Tak Resmi di Hotel Melati

Tim gabungan menyasar ke sejumlah hotel melati di kawasan kota dan Klaten bagian timur, total hotel yang disasar mencapai empat sampai lima hotel.

ABG Sopir VW Kuning Penabrak Polisi di Pos Penyekatan Klaten Mediasi dengan Korban, Hasilnya?

ABGpenabrak polisi di pos penyekatan pemudik di Klaten dengan mobil VW kuning telah menjalani mediasi dengan korban.

Jangan Sembrono Makan! 5 Penyakit Ini Rentan Muncul Pasca Lebaran

Inilah lima penyakit yang rentan muncul pasca Lebaran karena konsumsi makanan yang tak terkontrol saat Hari Raya Idulfitri.

Libur Lebaran 2021, Ini Jasa Pengiriman yang Tetap Beroperasi

Meski masa libur lebaran, beberapa ekspedisi pengiriman barang diantaranya Pos Indonesia dan JNE tetap beroperasi.

Mercedes Benz Siapkan Van Listrik EQT Concept

Mercedes-Benz memperkenalkan van listrik untuk keluarga meskipun masih dalam bentuk konsep.

Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Susu, Sebelum atau Sesudah Makan?

Adakah waktu yang tepat untuk minum susu agar penyerapan nutrisinya maksimal?