PPDB 2015 : Pendaftaran SMP Solo Hampir Tutup, Ortu Baru Mendaftarkan
Orang tua dan calon siswa melihat pengumuman PPDB tahun pelajaran 2015-2016 di SMA Negeri 5 Jl. Letjen Sutoyo, Solo, Senin (22/6). (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)

PPDB 2015 untuk SMP ditutup Rabu ini.

Solopos.com, SOLO -- Orang tua dan siswa lulusan SD yang hendak mendaftarkan diri pada penerimaan peserta pidik baru (PPDB) online jenjang SMP, memilih mendaftar ketika pendaftaran hampir ditutup. Mereka beralasan ingin melihat jurnal nilai yang masuk terlebih dahulu.

Pantauan Solopos.com pada hari terakhir pendaftaran PPDB online SMP, Rabu (24/6), SMP-SMP favorit diserbu pendaftar. Di SMPN 1 Solo misalnya, jumlah pendaftar mencapai ratusan siswa. Demikian halnya di SMPN 4 Solo, hingga pukul 12.00 WIB, jumlah pendaftar sekitar 320 siswa.

Puluhan siswa dan orangtua yang mendatangi SMPN 1 dan SMPN 4 Solo juga tak semua langsung mendaftar. Mereka memilih duduk-duduk di lingkungan sekolah sambil melihat jurnal PPDB online dengan ponsel pintarnya masing-masing.

Warga Manahan, Solo, Ariyus, berdiri di area parkir SMPN 1 Solo bersama buah hatinya, Aksel. Ia terus mengamati ponsel pintarnya yang berwarna hitam. Aksel yang dulu sekolah di SD Kristen Manahan memperoleh nilai Ujian Nasional (UN) 25,48.

Menurut Ariyus, dengan melihat jurnal PPDB online hingga pukul 11.00 WIB, nilai anaknya masih bisa diterima di SMPN 1 Solo. “Kuotanya masih sekitar 20 siswa. Kalau sekarang masih aman,” katanya.

Meski demikian, Ariyus tidak langsung mendaftarkan anaknya. Pasalnya semakin siang jumlah pendaftar ke SMPN 1 Solo semakin banyak. Ia khawatir jika langsung mendaftarkana anaknya, nilainya akan tergeser dengan nilai pendaftar lainnya yang lebih tinggi. Ia baru mendaftar sekitar satu jam sebelum pendaftaran ditutup.

“Rencana awal mendaftar di SMPN 1 sebagai pilihan pertama, SMPN 4 sebagai pilihan kedua. Tapi kalau sudah pasti nilainya tidak masuk di SMPN 1 Solo, saya akan bawa anak saya ke SMPN 4 Solo. Jadi nanti pilihan keduanya bisa SMP lain yang passing grade-nya lebih rendah. Jadi bisa diterima di negeri,” ungkapnya.

Tak jauh beda, lulusan SDN Mangkubumen Kidul 16 Solo, Damar Patria Seno Aji, juga belum mendaftar di SMPN 1 Solo hingga Rabu sekitar pukul 11.00 WIB. Meski memiliki nilai UN 26,30, Damar belum yakin sepenuhnya dirinya bisa diterima di SMPN 1 Solo.

“Inginnya sekolah di SMPN 1 Solo. Tapi saya mau lihat jurnal nilai dulu. Kalau yakin diterima baru mendaftar. Nanti mendaftarnya kalau sudah mau penutupan saja,” ungkapnya.

Damar pun terus memantau jurnal PPDB online melalui ponsel pintar yang dibawa kakaknya.

Warga Kratonan, Solo, Faizul Qirom, 46, akhirnya mendaftarkan buah hatinya, Najla Zakia Nur Haliza, Rabu sekitar pukul 11.00 WIB. Hal itu dilakukan setelah tiga hari memantau website PPDB online.

Lulusan SDIT Nur Hidayah Solo itu memperoleh nilai UN 26, 30. “Tadi pas sampai ke SMPN 1 Solo saya tidak langsung mendaftar. Saya pantau dulu jurnal PPDB online. Setelah saya yakin diterima, baru saya daftarkan anak saya,” ungkapnya.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom