PPDB 2015 : Curi Start, MTsN 1 Wonogiri Diserbu Pendaftar
Sejumlah orang tua siswa sibuk mengisi formulir pendaftaran peserta didik baru (PPDB) di MTsN 1 Wonogiri saat mendaftarkan anak mereka ke sekolah tersebut, Sabtu (20/6/2015). (Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos)

PPDB Wonogiri 2015 dari MTsN 1 Wonogiri sudah melampaui kuota.

Solopos.com, WONOGIRI Pendaftaran peserta didik baru (PPDB) secara resmi untuk SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK dibuka pada Senin (22/6/2015) hingga Kamis (25/6/2015).

Namun, sebagian sekolah sudah mencuri start dan menerima pendaftaran siswa baru sebelum jadwal tersebut. Berdasarkan pemantauan Solopos.com salah satu sekolah yang mencuri start PPDB adalah MTsN 1 Wonogiri. Sekolah itu langsung diserbu pendaftar.

Hingga Sabtu (20/6/2015), kuota siswa baru di sekolah itu sudah terlampaui. Salah seorang panitia PPDB MTsN 1 Wonogiri, Hadi Priyono, saat ditemui wartawan di sekolah itu mengatakan kuota siswa baru MTsN 1 adalah 210 anak. Hingga Sabtu, sudah ada 214 anak yang mendaftar.

“Di MTsN 1 Wonogiri, Tahun Ajaran 2015/2016 ini membuka tujuh rombongan belajar [rombel]. Masing-masing rombel menerima 30 siswa, jelas dia.

Hadi menjelaskan jumlah rombel siswa baru tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu hanya ada enam rombel. “Pertimbangannya [kenapa jumlah rombel ditambah] karena desakan masyarakat yang ingin menyekolahkan anak ke sekolah berbasis agama dan umum cukup banyak,” jelas dia.

Meski membuka pendaftaran lebih dulu ketimbang jadwal yang ditetapkan Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri, Hadi keberatan sekolahnya disebut mencuri start. “Panitia PPDB MTsN 1 Wonogiri setiap hari siaga di sekolah. Panitia memfasilitasi anak dan orang tua siswa yang datang ke sekolah. Daripada mereka disuruh pulang dan balik lagi untuk mendaftar, panitia memfasilitasi orang tua yang menitipkan anak mereka untuk didaftar di MTsN 1 Wonogiri,” jelas dia.

Hadi menerangkan siswa baru tidak dikenai biaya pendaftaran alias gratis. Selain itu, berkas yang diberikan siswa dan orang tua belum semuanya lengkap.

Orang tua calon siswa dipersilakan datang untuk melengkapi berkas pendaftaran anak mereka saat pendaftaran resmi dibuka, Senin. Jika berkas tidak tidak dilengkapi, pendaftar dinyatakan tidak berminat sehingga berkasnya tidak masuk jurnal yang akan ditempel di sekolah mulai Selasa [23/6/2015],” kata dia.

Sementara itu, Madrasah Aliah Negeri (MAN) Wonogiri juga sudah menerima pendaftaran siswa baru. Hampir separuh kuotanya telah terisi. Petugas tata usaha MAN Wonogiri, Supri, mengatakan sudah ada 100-an calon siswa yang mendaftar di MAN.

Kepala Tata Usaha Kantor Kementerian Keagamaan (Kemenag) Wonogiri, Fatonah, saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu, mengatakan tak tahu perincian tahapan pendaftaran siswa baru di madrasah-madrasah. Namun, Fatonah menjelaskan pendaftaran resmi dibuka secara serentak pada Senin.

“Jika ada yang sudah menerima pendaftaran siswa baru, itu bukan mendaftar tetapi hanya mendata calon siswa baru yang berminat di madrasah tersebut,” ujar dia.

 

 

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom