Potongan Tubuh Khashoggi Ditemukan di Rumah Konjen Saudi
Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, saat menjadi pembicara dalam sebuah acara yang digelar Middle East Monitor di London, Inggris 29 September 2018. (Reuters / Middle East Monitor)

Solopos.com, SOLO – Wartawan Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang diduga dimutilasi di kantor konsulat jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki, akhirnya ditemukan.

Seperti diberitakan Suara.com dari The Express, Rabu (24/10/2018), potongan tubuh Khashoggi ditemukan di rumah Konjen Arab Saudi di Istanbul, Mohammad Al-Otaibi.

Sementara Sky News memberitakan, selain potongan tubuh Khashoggi, juga wajah sang jurnalis yang dikenal kritis terhadap Kerajaan Arab Saudi itu sudah “cacat”.

Rumah Mohammad al-Otaibi tak terpaut jauh dari kantor Konjen Saudi di Istanbul tempat Khashoggi dinyatakan tewas, hanya berjarak 500 meter.

Kabar potongan tubuh Khashoggi ditemukan di rumah konjen Saudi itu diamini oleh pemimpin partai kiri Turki, Batan Parti, Dogu Perincek.

Dalam sesi wawancara kepada media lokal, Dogu menegaskan tubuh sang wartawan ditemukan dalam sumur di area taman rumah Konjen Saudi.

Mereka mengatakan regu pembunuh secara tidak sengaja membunuh wartawan ketika mencoba untuk menculiknya di konsulat pada 2 Oktober.

Namun, informasi tersebut bertentangan dengan pernyataan resmi pejabat Saudi, yang berkukuh tubuh Khashoggi disembunyikan dalam karpet sebelum diserahkan kepada seseorang untuk dibuang.

Pejabat Saudi yang dikutip secara anonim oleh banyak media berkukuh mengatakan, Khashoggi terbunuh akibat perkelahian ketika dinterogasi di kantor Konjen Saudi.

“Tim interogator mencegah Khashoggi berteriak, tapi terjadi keributan sehingga dia meninggal. Niatnya bukan untuk membunuh,” tegasnya.

Setelah terbunuh, tim interogator menyerahkan jasad Khashoggi kepada kolaborator lokal untuk dibuang.

Namun, klaim Saudi tersebut dibantah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Ia menolak versi Saudi mengenai kematian Khashoggi.

“Intelijen kami memunyai bukti tak terbantahkan, bahwa pembunuhan Khashoggi sudah direncanakan,” tegasnya.

Sementara itu menurut laporan Antara dari Reuters, Rabu (24/10/2018), dari penyelidikan yang dilakukan oleh Turki menemukan dua koper dan beberapa benda lainnya di sebuah mobil milik Konsulat Arab Saudi di Istanbul. Belum ada kejelasan soal apakah barang-barang itu milik Khashoggi.

Seorang saksi mata Reuters mengatakan satu tim Saudi mendampingi para penyelidik Turki ketika mereka melakukan penggeledahan di suatu lapangan parkir, tempat kendaraan itu ditemukan di distrik Sultangazi, Istanbul, pada Senin (22/10/2018).

Para pejabat Turki mencurigai Khashoggi telah dibunuh dan jasadnya dipotong-potong di dalam gedung Konsulat oleh para agen intelijen Saudi pada 2 Oktober.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom