Potensi Bencana Alam Tinggi, Ganjar Ajak Warga Jateng Pantau Informasi Cuaca BMKG
Ilustrasi BMKG (Eva Safitri/detikcom)

Solopos.com, SEMARANG – Warga Jawa Tengah diminta waspada akan potensi bencana yang muncul di tengah cuaca ekstrem belakangan ini. Warga diimbau memantau informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam rangka kewaspadaan.

Imbauan itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, agar warga bisa mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam. Terutama bencana hydrometeorologi seperti banjir, longsor, dan puting beliung.

Salah satu fenomena alam yang terjadi baru-baru ini dan membuat heboh adalah terjadinya waterspout atau puting beliung di Waduk Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Rabu (20/1/2021) sore. Dengan adanya fenomena alam itu, Ganjar pun meminta seluruh warga meningkatkan kewaspadaannya terhadap perubahan cuaca yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Awan Panas Guguran 8 Kali Meluncur dari Merapi

“Kalau fenomenanya kemarin dari BMKG sudah disampaikan. Jadi tidak hanya yang di Wonogiri, tapi semuanya,” ucap Ganjar, Kamis (21/1/2021).

Ganjar mengatakan, pada musim penghujan apalagi intensitasnya yang semakin tinggi tentu potensi bencana juga meningkat. Menurutnya, potensi bencana seperti angin puting beliung, longsor, banjir hingga gunung berapi harus diwaspadai.

“Ini [potensi bencana] masih akan berjalan. Maka, semuanya kita minta untuk selalu melihat ramalan cuaca, informasi cuaca melalui BMKG tiap hari,” tegas Ganjar.

Pekalongan Dilanda Banjir, 2.075 Rumah Warga Terendam

BPBD Siaga

Di sisi lain, ia telah meminta instansi terkait seperti BPBD untuk bersiaga jika sewaktu-waktu terjadi bencana di daerah. Selain itu, Ganjar juga meminta kepala daerah agar menginformasikan perkembangan cuaca kepada masyarakat.

“Kita sudah sampaikan pada kawan Bupati/Wali Kota untuk menyampaikan informasi dari BMKG yang terjadi hari itu, sehingga masyarakat siap-siap,” ujarnya.

Secara khusus, Ganjar meminta di wilayah pantura untuk diperhatikan. Pasalnya, beberapa waktu terakhir di beberapa titik wilayah Pantura terjadi banjir yang menimbulkan kemacetan dan jalan yang rusak.

BMKG: Pantau Cuaca, Banjir Ancam Jateng!

Pihaknya pun telah menginstruksikan sektor terkait terutama Dinas Bina Marga dan PUPR agar berpatroli. Utamanya, kata Ganjar, untuk memperbaiki atau menambal jalan yang mengelupas karena intensitas hujan tinggi.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom