Posko Prabowo-Sandi di Solo, Ganjar: Banteng Tanduknya Keluar
Ganjar Pranowo menghadiri acara HUT PDIP ke-46, Jumat (11/1/2019). (Bisnis-Aziz Rahadyan)

Solopos.com, JAKARTA — Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah yang sekaligus kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menghormati langkah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang mendirikan posko pemenangan di wilayahnya yang akrab disebut "Kandang Banteng".

"Buat kita biasa saja, pasti kawan-kawan di kubu Pak Prabowo-Sandi sedang berikhtiar. Segala ikhtiar tentu kita hormati," jelas pria yang gemar bersepeda ini di sela-sela acara HUT PDIP ke-46, Jumat (11/1/2019).

Sebelumnya, BPN Prabowo-Sandiaga mendirikan posko di beberapa tempat di Jateng, yaitu Semarang, Kendal, Pekalongan, bahkan Karanganyar yang notabene dekat dengan rumah Jokowi.

Pendirian posko tersebut dianggap sebagai salah satu strategi BPN Prabowo-Sandiaga merebut suara di Jateng. Sebab, seperti diketahui pada Pilpres 2014, Prabowo-Hatta kalah telak dari Jokowi-JK dengan perbandingan suara nyaris dua kali lipat, yaitu 12.959.540 suara berbanding 6.485.720 suara.

Karena itulah Ganjar menilai bahwa pendirian posko BPN Prabowo-Sandiaga justru akan memotivasi kader-kader PDIP lebih gencar lagi memperkuat suara di wilayah yang sudah terkenal sebagai kandang mereka.

"Ya buat kita PDI Perjuangan, banteng-bantengnya [kader PDIP] jadi bangun dari tidur dan tanduknya keluar," ujar Ganjar sembari bergurau.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom