Positif Covid-19 Sragen Melonjak Lagi 72 Kasus, 4 Orang Meninggal
Ilustrasi virus Corona. (Bisnis-Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN -- Kasus konfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Sragen semakin mengganas. Setelah meningkat 60 orang pada Selasa (1/12/2020), angka kasus Covid-19 meroket lebih tinggi dengan jumlah 72 orang pada Rabu (2/12/2020).

Angka kematian pasien positif Covid-19 juga bertambah empat orang dalam sehari, sehingga totalnya bertambah dari 60 orang menjadi 64 orang.

Data penambahan kasus tersebut terungkap dalam data situasi Covid-19 dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Rabu petang.

Langgar Netralitas ASN, Kasi Kecamatan & Kepala SMPN Di Sukoharjo Dijatuhi Sanksi

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) DKK Sragen dr Sri Subekti kepada Solopos.com yang menghubunginya, Rabu, mengatakan kumulatif kasus positif Covid-19 pada Rabu mencapai 1.526 orang.

Jumlah itu bertambah 72 orang daripada data sehari sebelumnya yang masih 1.454 orang. Bekti,sapaan akrabnya, menyebut jumlah pasien positif yang menjalani perawatan masih ada 407 orang.

Sisanya sebanyak 1.055 orang sembuh dan 64 orang meninggal dunia. Selain itu, ada 1.556 orang yang masih menunggu hasil tes swab dari total 13.422 orang yang menjalani swab test.

Polisi Sebut Istri Pelaku Ada Dalam Mobil Pemilik Duniatex Saat Penembakan Di Jl Monginsidi Solo

Kesadaran Protokol Kesehatan

Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto, menyampaikan Pemkab Sragen sudah maksimal dalam mencegah bertambahnya kasus positif Covid-19.

Ia mengatakan meskipun upaya maksimal tetapi tanpa adanya kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan (prokes) sebelum vaksin beredar, akan sulit meminimalkan penularan Covid-19.

“Ya, kami sudah maksimal. Menyadarkan masyarakat yang susah,” katanya.

Penembakan Solo: Mobil Alphard Ditembaki Di Jl Monginsidi Milik Pengusaha Tekstil Duniatex

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sragen Dedy Endriyatno menyampaikan testimoni dari seorang pasien konfirmasi positif yang rawat inap asal Semarang. Ia mengaku kasian kepada orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dedy pun mengimbau masyarakat yang imunitas tubuhnya tengah turun supaya di rumah saja. “Dari testimoni itu katanya rasanya luar biasa. Sakit dadanya. Obat masuk juga sakit. Infus masuk sakit. Sama sekali tidak bisa tidur tiga hari tiga malam karena rasa sakit di dada, apalagi saat batuk. Itu testimoni mereka yang terpapar dan sakit,” ujar Dedy.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom