Tutup Iklan
Positif Covid-19 Karanganyar Tambah 9 Orang, Nakes Dominan
Ilustrasi hasil tes Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, KARANGANYAR--Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Karanganyar pada Kamis (16/7/2020) bertambah 9 orang, dengan nakes dominan.

Data yang dihimpun Solopos.com, pada akun instagram Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar, jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 Kabupaten Karanganyar bertambah 9 orang. Mereka berasal dari Kecamatan Matesih 2 orang, Kecamatan Ngargoyoso 1 orang, Kecamatan Jaten 1 orang, dan Kecamatan Colomadu 5 orang.

Penambahan kasus pada Kamis ini didominasi klaster tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di wilayah lain tetapi berdomisili di Karanganyar. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar, Juliyatmono, melalui Plt. Dinkes Karanganyar, Purwanti, menyampaikan Dinkes sudah melakukan penelusuran terhadap kontak erat delapan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 itu.

Makan Bakso dan Gulai Kambing saat Hajatan, 42 Orang di Ngargoyoso Karanganyar Keracunan

"Ada 26 orang yang sudah terdeteksi. Mereka kontak erat dengan delapan pasien itu. Sisa satu pasien dari Jaten. Kami sedang selidiki kontak eratnya," kata dia saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Dua kasus di Kecamatan Matesih itu diketahui saat mereka menjalani swab test mandiri untuk keperluan pekerjaan. Mereka tercatat sebagai warga Kecamatan Matesih tetapi bekerja di Kemenparekraf di Jakarta. Mereka melakukan perjalanan bisnis ke Kota Solo. Mereka menginap di hotel di Kota Solo.

"Saat hendak balik ke Jakarta kan syaratnya surat keterangan sehat. Mereka mau naik pesawat. Swab mandiri dan hasilnya keluar positif Covid-19," ujar dia.

Gaduh, Bawaslu & KPU Jateng Saling Serang soal Data Pemilih Pilkada 2020

Menurut keterangan dua orang itu, saat berangkat dari Jakarta ke Kota Solo, melaksanakan rapid test Covid-19. Hasil rapid test Covid-19 saat itu nonreaktif.

"Berangkat dari Jakarta ke Kota Solo itu melakukan rapid test dan hasilnya nonreaktif. Tapi katanya di pesawat itu sempat jejer dengan temannya. Temannya itu pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi positif. Pasien terkonfirmasi positif itu OTG. Bagitu katanya," jelas dia.

Mereka berdua menginap di hotel di Kota Solo. Tetapi, saat melakukan perjalanan dinas ke Kota Solo itu, mereka menyempatkan diri pulang ke Matesih. Petugas Dinkes melakukan penelusuran hingga ke keluarga mereka di Matesih.

Keracunan Massal, Dinkes Karanganyar Sulit Peroleh Sisa Makanan

 

Dominasi Nakes

Kasus pasien positif Covid-19 di Colomadu dan Jaten didominasi klaster nakes. Di Colomadu ada lima kasus positif Covid-19. Sebanyak 4 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bekerja sebagai nakes di Sukoharjo dan RSDM Solo. Satu pasien terkonfirmasi positif di Jaten juga bekerja sebagai nakes di Sukoharjo.

"Yang Colomadu itu, tiga orang nakes di Sukoharjo. Satu orang nakes di RSDM. Satu orang lagi itu awalnya berstatus pasien dalam pengawasan [PDP]. Pasien itu meninggal. Saat meninggal itu hasil swab test keluar dan menyatakan positif Covid-19," ujar dia.

Satu kasus kematian di Colomadu itu menambah daftar pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Karanganyar yang meninggal. Semula tiga orang menjadi empat orang.

Akhirnya, DPR Hentikan Pembahasan RUU HIP

"Ada riwayat penyakit. Diabetes melitus, anemi, dan dua bulan lalu stroke. Dia kontrol rutin ke rumah sakit dan tidak memiliki riwayat perjalanan. Sempat dirawat di RS UNS. Dugaan awal terpapar saat periksa ke rumah sakit," ungkap dia.

Satu kasus terakhir adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Ngargoyoso. Menurut dia, pasien itu tidak tinggal di Ngargoyoso. Dia tinggal di Grogol, Sukoharjo. Tetapi namanya masih tercatat pada Kartu Keluarga (KK) di Ngargoyoso.

"Dari sembilan kasus itu kan delapan kasus dirawat dan satu kasus meninggal. Delapan orang yang dirawat itu, terdiri dari empat orang dirawat di rumah sakit dan empat orang isolasi mandiri. Empat orang yang dirawat di rumah sakit itu dari Colomadu satu orang, Matesih dua orang, dan Ngargoyoso satu orang," tutur dia.

Tak Terbukti Nikahi Anak 7 Tahun, Kasus Syekh Puji Disetop

Total kumulatif pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Karanganyar 80 orang. Dari jumlah itu 34 orang masih menjalani perawatan, 42 orang dinyatakan sembuh, dan 4 orang meninggal. Dari 34 orang yang masih menjalani perawatan itu terbagi menjadi 21 orang menjalani rawat inap di rumah sakit dan 13 orang menjalani isolasi mandiri.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho