Positif Covid-19, Dokter RSST Klaten Meninggal Dunia
Ilustrasi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. (Antara/Rony Muharrman)

Solopos.com, KLATEN – Seorang dokter Rumah Sakit dr Soeradji Tirtonegoro (RSST) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (18/11/2020). Dokter itu diduga terpapar virus corona saat berada di luar kota.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, dokter itu berinisial AP, 39, berasal dari Kecamatan Klaten Tengah. AP merupakan dokter spesialis bedah syaraf di RSST Klaten. AP meninggal dunia di RSUD dr Soetomo Surabaya dan dimakamkan di Surabaya.

Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RSST Klaten, Juli Purnomo, membenarkan kabar tersebut. Selama ini AP belum pernah merawat pasien Covid-19. Diperkirakan, AP tertular saat berada di luar kota.

Anggaran Berkurang Rp14 Miliar, Kualitas The New Kemukus Sragen Dikhawatirkan

"Sepertinya dari luar. Ada riwayat mengunjungi teman sakit di Jakarta. Saya tidak menemukan penyakit penyerta," kata Juli saat dikonfirmasi Solopos.com, Rabu (18/11/2020).

Juli menuturkan salah satu dokter di RSST Klaten itu terkonfirmasi positif Covid-19 sejak 26 Oktober 2020. Awalnya AP dirawat di RSST Klaten. "Kemudian dirujuk ke RSUD dr Moewardi Solo. Kemudian dirujuk ke RSUD dr Soetomo," urai dia.

Di sisi lain, Juli menjelaskan hingga Kamis sore ada 22 pasien positif Covid-19 dan 25 pasien suspek yang dirawat di RSST. Dengan kondisi itu, jumlah bed terutama untuk merawat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sudah penuh.

"Untuk bangsal terkonfirmasi sudah full. Kalau [bangsal] suspek masih ada empat bed," kata Juli.

Disinggung pelayanan, Juli menuturkan ada pembatasan yang diterapkan di RSST. Pelayanan pendaftaran diwajibkan melalui online. "Rawat inap hanya yang emergency saja. Untuk jam kerja juga kami kurangi," jelas Juli.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom