Kategori: Solo

Positif Corona Solo Jadi 250 Orang, Klaster Nakes Tambah 5 Kasus Baru


Solopos.com/Mariyana Ricky P.D

Solopos.com, SOLO -- Kasus positif virus corona atau Covid-19 Kota Solo bertambah lagi menjadi genap 250 orang. Ada tambahan sembilan kasus baru di mana lima di antaranya dari klaster tenaga kesehatan atau nakes.

Sebelumnya sempat tak ada penambahan dari kalangan nakes. Kini lima orang tenaga medis mengisi data anyar itu. Perinciannya, tiga nakes dari fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) luar kota yang berdomisili di Kota Bengawan dan sisanya dari fasyankes lokal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan selain lima nakes, empat kasus baru positif corona lainnya, dua di antaranya hasil uji swab polymerase chain reaction (PCR) mandiri.

Sukoharjo Tambah 51 Kasus Positif Covid-19 Baru Dalam Sepekan, Nakes Mendominasi

Kemudian, seorang pasien suspek yang naik tingkat menjadi kasus konfirmasi dan satu lagi hasil tracing kontak nakes luar kota yang berdomisili di Solo.

“Selain ada tambahan positif, jumlah pasien yang sembuh juga bertambah. Totalnya Selasa ini ada 11 orang sembuh,” kata dia, dalam jumpa pers via daring, Selasa sore.

Dengan tambahan sembilan kasus baru positif corona yang terdiri atas lima nakes dan empat masyarakat umum tersebut, kumulatif positif corona di Solo bulat 250 orang. Perinciannya, 186 sembuh, 34 karantina mandiri, 22 rawat inap, dan delapan orang meninggal dunia.

Boyolali Tambah 20 Lagi Kasus Positif Virus Corona, Total Jadi 194 Orang

Dari data tersebut, jumlah kasus aktif berkurang dua dibanding sehari sebelumnya menjadi 56 orang. Detailnya, tujuh kasus aktif di Kecamatan Laweyan, 6 di Kecamatan Serengan, 2 di Kecamatan Pasar Kliwon, 18 di Kecamatan Jebres, dan yang terbanyak 23 orang di Kecamatan Banjarsari.

Pasien Suspek

Sedangkan catatan kumulatif pasien suspek ada 337 orang atau bertambah enam orang dibanding hari sebelumnya. Penjabarannya, 274 sembuh, 20 dirawat inap (suspek aktif), dan 43 suspek meninggal dunia.

Puluhan Baliho EA Cabup-Cawabup Dari PDIP di Pilkada Sukoharjo Diduga Dirusak

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan sempat beredar kabar mengenai seorang bidan RS Bung Karno (RSBK) Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, informasi tersebut kurang tepat.

Bidan itu akan melahirkan dan hasil uji cepat atau rapid test-nya reaktif sehingga dia harus menjalani perawatan di RS sebelum melahirkan. “Jadi bukan kasus konfirmasi, belum tentu positif,” jelasnya.

Share