Menpora Zainudin Amali. (Okezone)

Solopos.com, MANILA - Posisi Indonesia di papan klasemen perolehan medali SEA Games 2019 melorot. Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyebut merosotnya posisi Indonesia itu karena ada beberapa cabang olahraga yang tak diikuti.

Seperti diketahui, Indonesia sempat nangkring di posisi kedua klasemen perolehan medali SEA Games 2019. Namun, mereka kemudian melorot ke posisi keempat karena disalip Vietnam dan Thailand. Bahkan, Indonesia diprediksi sulit naik lagi karena terpaut jauh.

Hingga Rabu (11/12/2019) siang WIB, Indonesia mengumpulkan 72 medali emas, 84 perak, dan 111 perunggu. Indonesia tertinggal jauh dari Filipina yang berada di peringkat pertama dengan 149 emas, Vietnam 98 emas, dan Thailand 92 emas.

"Patut kita sayangkan kesalipnya kita di posisi kedua karena ada tiga cabang olahraga yang dimana Vietnam dan Thailand ikut, tapi kita tidak ikut. Seperti gulat, hoki, tenis meja dan beberapa cabang olahraga yang belum ada federasinya," kata Zainudin seperti dilansir Antara, Rabu.

"Di situlah mereka mendulang emas, dan kita tidak bisa ikut karena ada masalah internal yang tidak bisa dibereskan sebelum SEA Games 2019 berlangsung," sambungnya.

Zainudin menambahkan ada banyak sekali medali yang diperebutkan di cabang olahraga yang mana Indonesia tidak bisa ikut. Hal itu membuat Indonesia mudah disalip oleh rival. "Oleh karena itu, saya akan minta kepada KONI melalui teman-teman yang ada untuk segera membereskan masalah internal, supaya ke depan tidak terjadi lagi," tuturnya.

Meski demikian, Zainudin tetap bersyukur Indonesia berada di posisi empat dengan total 72 medali emas. Perolehan itu meningkat tajam dari edisi sebelumnya dengan hanya mendapatkan 38 medali emas.

"Kami bersyukur bahwa di sini saya sampaikan target awal 60 medali, dan akhirnya dapat melebih dengan total 72 medali. Hal ini satu hal yang luar biasa, dan saya kira perlu bersyukur," katanya.

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten