Tutup Iklan

Pos Polisi Angker Disulap Jadi Warung Pecel Lele, Horor Gak Ya?

Pos polisi yang angker di Jombang, Jawa Timur, disulap menjadi warung pecel lele.

 Pos polisi angker di Jombang yang kini jadi warung pecel lele. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Pos polisi angker di Jombang yang kini jadi warung pecel lele. (Istimewa)

Solopos.com, JOMBANG — Pos polisi angker di Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, Jombang, Jawa Timur, disulap menjadi warung pecel lele. Selama lima tahun terakhir, pos polisi itu sudah tidak dipakai.

Pos tersebut lantas dimanfaatkan oleh Sri Utami, 34, untuk membuka warung pecel lele. Selama empat tahun berjualan di sana, dia mengaku tidak pernah diganggu makhluk halus meski membuka warung sampai malam.

“Sejak saya di sini tidak pernah ada kecelakaan. Tidak pernah mengalami kejadian ganjil. Kalau yang tidur di sini pernah dengar ada suara anak menangis,” ujar Sri kepada wartawan di lokasi, Jumat (22/10/2021), seperti dilansir Detikcom.

Baca juga: Penampakan Ikan Tanpa Ekor di Lokasi Tenggelamnya Kapal Van Dew Wijck

Sementara menurut warga sekitar, bangunan bekas pos polisi itu disebut angker. Warga sering kali melihat makhluk halus berupa pocong.

Penampakan makhluk halus itu pun sering dikaitkan dengan kecelakaan yang terjadi di sekitar pos polisi tersebut.

“Kadang ada perempuan berjalan dari utara, dari arah rumah saya ke selatan masuk ke pos polisi. Ada juga penampakan pocong di dalam pos,” kata Jamil, salah satu warga yang tinggal di seberang pos polisi.

Baca juga: Innalillahi…Bapak Anak Hilang Setelah Diterjang Kapal Tanker

Sementara itu menurut Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Fadilah, mengatakan jalur arteri di sekitar pos polisi Sambirejo bukan titik rawan kecelakaan. Beberapa kecelakaan yang terjadi di sana pun bukan disebabkan oleh gangguan makhluk halus.

“Penyebabnya macam-macam, ada karena kurang hati-hati pengendara, di situ kan jalur arteri karena banyak kendaraan besar melintas. Imbauan kami para pengguna jalan apabila menempuh jarak jauh kalau lelah segera istirahat, berkendara ekstra hati-hati,” pungkasnya.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Capaian Vaksinasi Pelajar di Madiun 90%, Seluruh Sekolah Gelar PTM

Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun menyebut seluruh sekolah telah menggelar pembelajaran tatap muka menyusul capaian vaksinasi pelajar yang berada di angka 90%.

Kisah John Lobo, Guru Katolik di Mojokerto yang Ikut Bangun Masjid

Ini sangat berkesan bagi saya yang sehari-hari berdinas sebagai Guru Agama Katolik di SMA Negeri 2 Kota Mojokerto.

839 Mahasiswa Unipma Diwisuda, Ini Pesan Rektor dan Wali Kota Madiun

Wali Kota Madiun, Maidi, dan Rektor Unipma, Parji, berpesan kepada 839 wisudawan Unipma supaya dapat mengimplementasikan ilmu kuliah ke dunia kerja.

Mantap! Pemkot Madiun Peringkat Kesatu BKN Award 2021 Kategori Pertama

Pemkot Madiun mendapat penghargaan dalam ajang BKN Award 2021 kategori pertama atau kategori Perencanaan Kebutuhan, Pelayanan Pengadaan, Kepangkatan dan Pensiun.

Tabrak Sepeda Motor, Bus Restu Terguling di Jalan Madiun

Bus Restu berpelat nomor N 7643 UG terguling di Jalan Raya Madiun-Surabaya, tepatnya di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu (27/11/2021).

Mobil Rombongan Santri Jombang Ditabrak Truk di Kediri, 4 Meninggal

Truk tronton yang melaju dari arah selatan ke utara berjalan terlalu ke kanan sebelum akhirnya menabrak Isuzu Elf yang ditumpati para santri dari Jombang. Sopir truk tronton itu kabur.

Pemkot Madiun Bikin Majelis Taklim Khusus Janda, Ini Tujuannya

Maidi menuturkan saat ini ada sekitar 20.000 janda maupun duda yang ada di Kota Madiun.

Pasutri Bertengkar di Jalan Madiun, Polisi Tak Lanjut Proses Hukumnya

Polisi tak memproses hukum kasus pertengkaran suami istri di Madiun yang viral karena kedua pihak tak membuat aduan.

Ini Penyebab Dua Sejoli Viral Gara-gara Bertengkar di Tepi Jalan Madiun

Video pertengkaran dua sejoli berstatus suami istri di tepi Jalan Raya Madiun-Ponorogo Kabupaten Madiun dan viral di dunia maya itu dipicu perselingkuhan.

Viral! Dua Sejoli Bertengkar di Tepi Jalan Madiun, Gara-Gara Pelakor?

Video perempuan bertengkar dengan pria viral di media sosial dan pesan aplikasi WhatsApp diduga dipicu keberadaan perebut laki orang atau dikenal istilah pelakor.

APBD Ponorogo Tahun 2022 Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Raperda tentang APBD Kabupaten Ponorogo tahun 2022 telah disetujui terkait program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat Ponorogo.

Robyek, Pria Ponorogo Bongkar Makam Istri Ternyata Alami Gangguan Jiwa

Warga Dusun Kidul, Desa Jonggol, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Robyek, 58, yang nekat membongkar makam istrinya, Simpen, ternyata mengalami gangguan jiwa.

Hari Guru, Dinas Pendidikan Madiun Beri Penghargaan Guru Berprestasi

Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan yang berprestasi dan inspiratif pada peringatan Hari Guru Nasional 2021.

Asale Madiun Jadi Kampung Pesilat & Kota Pendekar

Wilayah Madiun, Jawa Timur, menjadi basis pesilat sejak zaman dulu, begini sejarahnya.

Dapat Bisikan Gaib, Pria di Ponorogo Bongkar Makam Istrinya 2 Kali

Aksi pertama Robyek membongkar makam istrinya, Simpen, ketahuan warga dan diminta pulang. Masih penasaran dengan istrinya yang ia anggap masih hidup, Robyek kembali gali makam Simpen.