Porprov Jawa Tengah 2018 (Konijateng.org)

Solopos.com, SOLO - Kontingen tuan rumah Solo memenuhi target meraih Juara Umum II di ajang Porprov Jateng XV 2018. Hingga Rabu (24/10/2018) malam pukul 21.45 WIB, Solo mampu mendulang 73 medali emas, 62 medali perak dan 99 medali perunggu.

Jika dibandingkan pada Porprov Jateng XIV di Banyumas 2013 silam, perolehan medali emas Kota Solo meningkat. Lima tahun silam, Solo berada di peringkat dua dengan raihan 66 medali emas, 79 medali perak dan 87 medali perunggu. Bila perolehan emas Kota Solo meningkat, lain halnya dengan perolehan medali emas dari Kota Semarang.

Meski tetap mempertahankan status Juara Umum I, perolehan medali emas Kota Semarang mengalami penurunan. Hingga Rabu malam, Kota Semarang meraih 102 medali emas. Padahal, pada Porprov Jateng 2013 lalu, perolehan medali emas Kota Semarang lebih dari dua kali lipat dari yang diraih kota Solo yakni 150 medali emas.

Kondisi itu mengindikasikan bahwa pola pembinaan atlet Kota Solo mulai menunjukkan tren positif dibandingkan Kota Semarang. Hal ini tentu menjadi bekal positif bagi Solo dalam menatap Porprov Jateng XVI empat tahun mendatang.

Pada Porprov Jateng XV kali ini, tidak ada wakil kabupaten dari Soloraya yang masuk 10 besar. Pada Porprov Jateng XIV, Kabupaten Klaten mampu mengamankan posisi delapan besar dengan raihan 22 medali emas, 23 medali perak dan 24 perunggu. Namun, di Porprov Jateng kali ini, Klaten menempati peringkat 12 dengan raihan 14 medali emas, 17 medali perak dan 20 medali perunggu.

“Target kami memang tidak terlempar dari posisi 10 besar. Tapi, kami mengakui hal itu tidak mudah karena tingkat persaingan antarkontingan saat ini berjalan sangat ketat,” ucap Ketua KONI Klaten Otto Saksono.

Wakil Soloraya lain yakni Boyolali menempati peringkat 15, Sukoharjo peringkat 20, Wonogiri peringkat 24, Sragen peringkat 27 dan Karanganyar peringkat 29. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten