Porprov 2018: Solo Yakin Skuat Sepak Bola Tak Gembos
Ilustrasi Sepak Bola (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, SOLO — Persiapan tim sepak bola Kota Solo jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 bulan Oktober masih digelayuti problem kelengkapan skuat. Banyak pemain pilar hingga kini belum bisa bergabung karena membela tim di Liga 2 dan Liga 3. Akhir Agustus lalu pemain yang rutin berlatih bersama Pelatih Agung Setyabudi hanya sekitar 14 orang.

Hal ini tentu kurang ideal mengingat Solo sebenarnya memiliki 20 pemain untuk berlaga di ajang Porprov. Meski demikian, Solo optimistis tim bakal berkekuatan penuh saat kick off turnamen digelar 19 Oktober 2018 mendatang. Koordinator tim sepak bola Porprov Solo, Chaidir Ramli, masih percaya dengan komitmen seluruh pemain untuk mempersembahkan trofi di hadapan publik sendiri.

“Memang masih ada sejumlah pemain yang ikut kompetisi Liga 2 dan Liga 3. Namun kami tetap berharap mereka kembali ke tim saat Porprov nanti,” ujar Chaidir saat berbincang dengan Solopos.com, Selasa (18/9/2018).

Ada lima pemain tim Solo yang tampil di kompetisi profesional yakni Adha Nurrokhim, Restu Gunawan, Deni Kusnanto, Fajar Setyoko dan Ichsan Ramadhan. Mereka bermain di tim Liga 3 seperti PSCS Cilacap dan PSIP Pemalang. Beberapa tampil di Liga 2 seperti bek Deni Kusnanto bersama Persibat Batang.

Chaidir sendiri optimistis kelima pemain tersebut tak akan menemui kendala berarti saat diminta membela Solo di Porprov nanti. “Ini karena mereka tidak perlu alih status. Kalaupun diminta ya kami proses, tidak masalah,” ucap Chaidir.

Pihaknya tak menampik absennya kelima pemain cukup mengganggu persiapan tim. Oleh karena itu, tim pelatih menyiapkan alternatif merekrut pemain baru apabila Adha dkk. enggan kembali ke tim Porprov. Chaidir menyebut target Solo tak main-main yakni juara di Porprov 2018.

Pada 2009 lalu, Solo harus puas menjadi runner up meski tampil di kandang sendiri. Rangkaian laga di cabang olahraga sepak bola Porprov sendiri bakal digelar di Stadion Trikoyo, Klaten. Adapun Stadion Sriwedari hanya digunakan untuk babak final. 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom