Tutup Iklan
Peserta ujian CPNS mengerjakan soal menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT). (Solopos-Dok)

Solopos.com, PONOROGO -- Sebanyak 358 lowongan dibuka dalam seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk Pemerintah Kabupaten Ponorogo tahun 2018.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, mengatakan Pemkab Ponorogo diberi jatah dalam rekrutmen CPNS 2018 sebanyak 358 kursi. Namun, Ipong mengaku belum mengetahui secara pasti formasi yang dibuka hingga jenjang pendidikan yang dibutuhkan.

Saat ini Pemkab Ponorogo masih berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur terkait berbagai persoalan pada proses pendaftaran dan penerimaan CPNS tahun ini.

"Beberapa hari lalu, Sekda Ponorogo, Agus Pramono, ke Pemprov Jatim untuk mendapatkan kejelasan atas sejumlah persoalan terkait rekrutmen CPNS ini," jelas Ipong yang dikutip Madiunpos.com dalam siaran pers Pemkab Ponorogo, Sabtu (15/9/2018).

Di Provinsi Jawa Timur ada 38 kabupaten/kota yang dibagi dalam sembilan kelompok untuk pelaksanaan tes. Setiap lokasi akan diisi http://madiun.solopos.com/read/20180915/516/939847/selamat-dispendukcapil-kota-madiun-raih-penghargaan-dukcapil-bisa" title="Selamat! Dispendukcapil Kota Madiun Raih Penghargaan Dukcapil Bisa">empat hingga lima kabupaten/kota dengan masing-masing peserta ujian.

"Perkiraan yang ikut ujian dari masing-masing kabupaten/kita ada 20.000 peserta ujian. Dan ada empat atau lima kabupaten di setiap kelompok. Sehingga ada sekitar 80.000 sampai 100.000 peserta di setiap kelompok. Lalu kalau Ponorogo tempatnya di mana. Katakan di Kota Madiun, lalu tempatnya di mana yang bisa menampung sebanyak itu. Itu yang kita tanyakan ke pemprov," ujar Ipong.

Selain persoalan tempat, Pemkab Ponorogo http://madiun.solopos.com/read/20180914/516/939658/nenek-nenek-ponorogo-meninggal-dianiaya-saat-hendak-ke-musala" title="Nenek-Nenek Ponorogo Meninggal Dianiaya saat Hendak ke Musala">juga mempertanyakan terkait teknis proses penerimaan CPNS 2018. Dalam surat yang dikirim Kemenpan RB belum ada lampiran petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya.

Menurut Ipong, terkait anggaran yang digunakan untuk kegiatan rekrutmen CPNS juga belum ada kejelasan. Pemerintah pusat hanya menyebutkan pemerintah kabupaten mendapatkan jatah sekian lowongan. Namun, tidak dijelaskan anggaran pelaksanaannya dari mana.

"Anggarannya apakah dari pusat, provinsi, atau daerah. Atau kalau di Kota Madiun. Apakah ditanggung Kota Madiun? Itu belum jelas," kata Ipong.

Lebih lanjut, saat ini Pemkab Ponorogo http://madiun.solopos.com/read/20180914/516/939823/26-pesilat-psht-dapat-penghargaan-dari-kapolres-madiun" title="26 Pesilat PSHT Dapat Penghargaan dari Kapolres Madiun">belum menyiapkan anggaran untuk perekrutan CPNS 2018. Namun, kalau memang dibutuhkan pemerintah kabupaten akan mengaanggarkannya melalui perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2018. 

Silakan http://madiun.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/madiunpos/">LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten