Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. (Twitter.com-Kominfo_jtg)

Pondok pesantren dititipi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo terus membentuk karakter bangsa.

Solopos.com, SEMARANG — Pondok pesantren yang tersebar di Provinsi Jawa Tengah diminta terus ikut berperan aktif membentuk karakter bangsa sehingga mampu menangkal berbagai gerakan radikal.

"Selain sebagai pusat pendidikan agama Islam, pondok pesantren juga menjadi sarana belajar sekaligus mempraktikan berbagai ilmu, baik ilmu sosial atau kegotongroyongan, ilmu ekonomi, pusat pertahanan moral, wawasan kebangsaan, maupun keterampilan yang bermanfaat," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Jumat (4/8/2017).

Menurut Ganjar, Indonesia saat ini membutuhkan pendidikan untuk membentuk karakter generasi bangsa. Oleh karena itu, peran pondok pesantren dan ulama itu dinilai penting dalam pembentukan karakter bangsa. "Saya berharap keberadaan pondok pesantren makin berkembang sehingga ada ilmu agama yang bermanfaat juga keterampilan untuk bekal hidup para santri," ujarnya.

Dalam kehidupan di dunia, kata Ganjar, selalu muncul berbagai persoalan yang politik, ekonomi, agama, maupun sosial. Akan tetapi, tidak sedikit dari masalah tersebut yang dapat terselesaikan atas peran ulama.

Para pengasuh pondok pesantren di Provinsi Jateng juga diminta ikut menangkal gerakan radikal yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Pondok pesantren itu memiliki peran dalam menyerukan antiradikalisme dan terorisme," katanya.

Secara khusus, orang nomor satu di Provinsi Jateng itu meminta para santri dan pengasuh pondok pesantren untuk terus menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin sehingga akan terbangun toleransi yang tinggi di kalangan masyarakat.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten