Ponari (kiri) dan calon istrinya. (Facebook-Aminatuz Zuroh)

Solopos.com, JOMBANG — Muhammad Ponari Rahmatullah alias Ponari, 20, sempat viral pada 2009 silam saat menjadi dukun cilik dengan batu saktinya. Ponari kala itu ramai diserbu masyarakat lantaran air dari celupan batu miliknya bisa menyembuhkan sejumlah penyakit.

Kini, Ponari yang kembali viral lantaran akan menikah ternyata masih membuka praktik pengobatan tersebut. Ponari mengaku bisa melayani dua hingga tiga orang dalam sehari saat ramai.

Praktik pengobatan itu dibuka di rumahnya, Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim).

Ponari mengungkapkan metode pengobatannya masih sama seperti dulu, yakni dengan mencelupkan air batu ke air minum yang akan dikonsumsi pasien. "Ya pakai batu, air minum dicelupin batu," kata Ponari kepada Detik.com, Minggu (19/1/2020).

Ponari yang tak mematok tarif untuk pengobatannya bisa mendapatkan uang Rp1 juta per bulan. "Tergantung, kan saya tidak narget. Satu bulan Insya Allah sekitaran segituan [Rp 1 juta]," terangnya.

Ponari kini juga bekerja di suatu klinik pengobatan herbal di Jl. W.R. Supratman, Jombang. Di tempat kerjanya itu, dia mengaku mendapat bagian sebagai petugas lapangan, yakni melakukan terapi ke rumah para pasien.

"Saya kerjanya di lapangan mengobati orang yang sakit. Dibawain alat mikro komputer," ungkapnya.

Ponari menjadi terkenal dan dijuluki dukun cilik dari Jombang pada awal 2009 silam. Ketenarannya berkat sebuah batu yang disebut batu petir. Batu sekepal tangan itu konon ditemukan Ponari setelah petir menyambar pada suatu hari di bulan Januari 2009.

Petir dengan suara luar biasa kencang menyambar di dekat Ponari saat dia asyik bermain. Saat itu dia masih duduk di bangku kelas III SDN 1 Balongsari, Jombang. Petir itu konon disertai jatuhnya batu yang nyaris mengenai kepala Ponari. Batu yang saat itu memancarkan cahaya biru dipungut olehnya.

Ternyata, dengan batu petir itu Ponari menjadi dukun cilik yang sangat terkenal. Berbagai penyakit konon bisa dia sembuhkan hanya dengan menyelupkan batu itu ke dalam air minum yang dibawa pasien. Ribuan orang pun datang ke rumahnya kala itu.

Kini, Ponari menginjak dewasa. Dia akan menikahi Aminatus Zuroh, 23, gadis asal Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Kekasihnya itu telah dia lamar pada 11 Januari 2020.

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten