Rizieq Shihab menyerukan publik menghadiri Reuni 212 lewat video di Youtube. (Youtube)

Polri meyakini Rizieq Shihab kembali batal pulang ke Indonesia.

Solopos.com, JAKARTA -- Mabes Polri masih meyakini tersangka dugaan tindak pidana pornografi Rizieq Shihab batal pulang ke Indonesia seperti yang telah disampaikan kuasa hukumnya Kapitra Ampera beberapa waktu lalu di media sosialnya. Padahal, para pendukungnya mengaku sudah menyiapkan ribuan orang untuk penyambutan.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, mengemukakan kepolisian juga tidak akan menggelar rapat khusus untuk menyambut kepulangan Rizieq Shihab tersebut. Pasalnya, kuasa hukum Rizieq Shihab Kapitra Ampera ?sudah memastikan Rizieq Shihab batal pulang ke Tanah Air.

"Sampai hari ini, kami masih mengacu pada pengacaranya yang bilang kalau dia [Rizieq Shihab] tidak akan pulang," tuturnya, Selasa (20/2/2018).

Sebelumnya, Panitia Penyambutan Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab (PPIB) telah meminta kepolisian untuk membantu memberikan pengamanan. Mereka mengklaim ribuan orang akan menyambut kepulangan kepada pemimpin FPI itu. Baca juga: Dulu 5 Juta, Kini Eggi Sudjana Sebut Ribuan Jemaah Jemput Rizieq Shihab.

Ketua Divisi Humas PPIB, Novel Bamukmim, mengemukakan Rizieq Shihab rencananya akan pulang ke Indonesia pada 21 Februari 2018. Karena itu dia meminta kepolisian dapat membantu memberikan pengamanan terhadap Rizieq Shihab.

Rizieq Shihab pergi ke Arab Saudi pada akhir April 2017 untuk ibadah umrah. Namun, Rizieq Shihab tak kunjung pulang dan sebulan kemudian dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian dalam perkara dugaan tindak pidana pornografi. Baca juga: Rizieq Shihab Minta Kasusnya Dihentikan, Baru Mau Pulang.

Isu seputar kepulangan Rizieq Shihab sempat beredar beberapa kali sejak tahun lalu, tetapi Rizieq tidak kunjung pulang ke Indonesia. Kali ini rencana kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia kembali muncul dengan dibentuknya PPIB.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten