Jakarta [SPFM], Kepolisian Negara RI memeriksa 25 saksi terkait kasus pembunuhan orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus morio) dan monyet di Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polda Kaltim Kombes Antonius Wisnu Sutirta saat dihubungi dari Jakarta Kamis (24/11) mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sekitar 25 saksi, baik dari manajemen perusahaan PT Khaleda Agroprima Malindo (KAM), warga sekitar, dan saksi ahli. Sejauh ini penyidikan masih terus dilakukan Polres setempat guna mencari bukti-bukti lain dan kemungkinan bertambahnya jumlah tersangka.

PT KAM adalah perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Malaysia. Pihak manajemen menganggap orangutan dan monyet sebagai hama tanaman sawit perusahaan tersebut. Menurut pengakuan tersangka, ada 2 orangutan dan 20 monyet yang telah dibunuh dengan bukti berupa tulang-belulang hewan, senapan angin, tombak, dan tali jerat. [MIOL/dev]


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten