Polresta Solo Terima Banyak Aduan Terkait Arisan Fiktif, Korbannya Semua Wanita

Kasatreskrim tidak menyebut jumlah pasti laporan pengaduan dan korban, namun ia memastikan kasus penipuan arisan fiktif banyak dan masyarakat harus waspada.

 Ilustrasi arisan online (freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi arisan online (freepik.com)

Solopos.com, SOLO — Kasus penipuan bermodus arisan fiktif dan investasi bodong kembali marak di wilayah Jawa Tengah. Kasus ini juga terjadi di Kota Solo dengan jumlah korban cukup banyak.

Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Djohan Andika, mengonfirmasi di Kota Bengawan juga cukup marak kasus penipuan arisan fiktif. Seluruh korban merupakan perempuan yang tergoda dengan keuntungan dari nilai arisan fiktif atau investasi bodong. Bahkan, tidak ada korban lelaki dalam kasus penipuan itu.

“Laporan pengaduan terkait arisan online banyak juga. Di Solo juga banyak yang menjadi korban. Seluruh kasus sedang kami selidiki,” papar dia mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, kepada wartawan, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Layanan PCR Bandara Adi Soemarmo Dibuka, Tarif Rp495.000

Djohan tidak menyebut jumlah pasti laporan pengaduan dan korban. Namun, ia memastikan kasus penipuan arisan fiktif banyak dan masyarakat harus waspada.

“Pelajari dulu sistem arisan seperti apa, lalu ada izin dari lembaga yang berkewenangan atau tidak. Pastikan juga mengenal admin arisan,” papar dia.

Jangan Terlena dengan Tawaran

Lebih lanjut, Djohan meminta masyarakat jangan terlena dengan tawaran-tawaran yang ada. Jika tetap ingin ikut arisan, seluruh peserta sebaiknya lingkungan terdekat dengan sistem konvensional. Sehingga seluruh peserta arisan saling mengenal dan percaya.

Baca juga: 2 Bulan Tutup, Pekerja Tempat Hiburan Kota Solo Jualan Makanan Untuk Bertahan Hidup

Sementara iru, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M. Iqbal Al-Qudusy mengimbau masyarakat untuk lebih berhati hati dalam memilih arisan atau investasi. Peserta arisan sangat perlu mengetahui identitas perusahaan dan pemilik penyelenggara arisan atau investasi.

“Sebelum ikut investasi atau arisan pastikan informasi mereka jelas dan memang benar ada. Jangan mudah tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan,” papar dia mewakili Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Menurutnya, para pelaku memanfaatkan kelengahan korbannya.

Baca juga: Nggak Cuma Urusi HIV/AIDS, KPA Solo Juga Bantu Atasi Masalah Sosial

Sebelumnya ratusan warga melapor ke Polres Salatiga karena diduga menjadi korban penipuan arisan dengan kerugian mencapai miliaran rupiah. Kedua terduga pelaku melarikan diri dari rumah kontrakan Kota Salatiga. Lalu kasus arisan fiktif juga terjadi di Blora dan Sragen. Ia memastikan kepolisian tengah mengejar pihak yang terlibat dalam perkara itu.

“Kami menyarankan supaya masyarakat lebih berhati-hati saja dan jangan mudah tergiur keuntungan,” papar dia.

Sementara itu, di Solo pernah terjadi kasus penipuan bermodus arisan fiktif dengan jumlah kerugian mencapai Rp5 miliar dengan korban sebanyak 50 orang pada 2019 lalu. Kemudian, pada tahun 2020, sebanyak 43 wanita menjadi korban penipuan arisan fiktif dengan total kerugaian Rp400an juta.

Berita Terkait

Espos Plus

Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

+ PLUS Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

Aktivitas erupsi efusif Gunung Merapi membentuk kubah lava yang salah satunya di bagian barat daya dengan volume mencapai 1.670.000 m3. dan pada bagian tengah mencapai 3.007.000 m3.

Berita Terkini

Atasi Kekeringan Sekitar WKO Sragen, Komunitas Gelar Aksi Tanam Pohon

Butuh upaya kolaborasi penanaman pohon untuk mengatasi kekeringan pada musim kemarau di sekitar sumber air di Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen.

Gerdu Wonogiri Longsor, Warga Langsung Gelar Kerja Bakti

Kerja bakti dilakukan oleh warga di lingkungan Gerdu serta petugas dari BPBD Kabupaten Wonogiri dan Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri.

+ PLUS Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

Aktivitas erupsi efusif Gunung Merapi membentuk kubah lava yang salah satunya di bagian barat daya dengan volume mencapai 1.670.000 m3. dan pada bagian tengah mencapai 3.007.000 m3.

Mau Naik BRT Trans Jateng Solo-Sragen? Ini Daftar Lengkap 76 Haltenya

BRT Trans Jateng Solo-Sragen berjalan dari Terminal Tirtonadi Solo sampai Terminal Sumberlawang, Sragen, melewati 76 titik pemberhentian atau halte.

Wah, Bank Sampah RW 008 Purwosari Solo Kurangi 2 Ton Sampah per Bulan

Pengelolaan bank sampah di RW 008 Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, mampu mengurangi volume sampah hingga dua ton dalam sebulan.

Ndayu Park Sragen Punya Atraksi Baru Lho, Keliling Naik Skuter Listrik

Pengunjung taman Ndayu Park Sragen kini bisa menikmati atraksi baru yakni keliling taman naik skuter listrik yang bisa disewa di lokasi.

Takut Bingung, Pedagang Pasar Legi Solo sampai Keluar Jemput Pelanggan

Para pedagang Pasar Legi Solo sampai rela keluar menjemput pelanggan yang sudah janji mau datang karena takut si pelanggan bingung menemukan lokasi lapak mereka di bangunan baru.

Down For Life Dedikasikan Lagu Terbaru untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Down For Life (DFL) mempersembahkan lagu terbaru berjudul Children of Eden untuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

Ada Jembatan Gantung, Perekonomian Girpasang Terdongkrak

Sejak proyek pembangunan jembatan girpasang rampung, jumlah kunjungan wisatawan ke Girpasang naik drastis.

Kelar Direhab, 4 Stadion Pendamping Manahan Solo Dikelola Pihak Ketiga?

Empat lapangan dan stadion mini pendamping Stadion Manahan Solo yang sudah selesai direhab bakal diserahterimakan kepada Pemkot Solo.

Jembatan Girpasang Banjir Pengunjung, Gondola Penumpang Ikut Untung

Akses lain menuju ke Girpasang seperti gondola penumpang  pun turut kebanjiran pengunjung.

Agar Maksimal, Papi Sarimah Solo Harus Ditopang Bank Sampah di Tiap RW

Program paksa pilah sampah dari rumah atau Papi Sarimah di Solo dinilai akan maksimal kalau ditopang dengan bank sampah minimal satu di tiap RW.

Menikmati Sensasi Goyang-Goyang Melintasi Jembatan Gantung Girpasang

Jembatan gantung Girpasang membentang sejauh 120 meter di atas jurang sedalam 150 meter.

Jadi Pusat Budaya Jawa, Penataan Taman Balekambang Solo Segera Dilelang

Kementerian PUPR segera melelang proyek penataan Taman Balekambang Solo yang akan dijadikan pusat kebudayaan Jawa.

Sedih, 2 Tahun Pemkab Sukoharjo Tak Peroleh PAD dari Sektor Pariwisata

Pemkab Sukoharjo selama dua tahun terakhir tidak memperoleh pendapatan asli daerah atau PAD dari sektor pariwisata karena pandemi Covid-19.