Tutup Iklan
Ilustrasi narkoba. (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, SOLO -- Aparat Polresta Surakarta meringkus 12 pengedar dan pengguna http://soloraya.solopos.com/read/20180619/489/923009/tak-kapok-2-residivis-narkoba-solo-tertangkap-bawa-sabu-sabu" title="Tak Kapok, 2 Residivis Narkoba Solo Tertangkap Bawa Sabu-Sabu">narkoba selama dua pekan pelaksanaan Operasi Antik 2018, 24 Agustus-12 September.

Barang bukti yang disita dari 12 pengedar dan pengguna narkoba itu yakni 23,02 gram sabu-sabu; 2,80 gram tembakau gorila, dan 15 butir inex seberat 4,746 gram.

Semua tersangka di tahan di Mapolresta Surakarta untuk penyidikan lebih lanjut untuk mengembangkan http://soloraya.solopos.com/read/20180404/489/907941/narkoba-solo-pemulung-pengguna-narkoba-ditangkap" title="NARKOBA SOLO : Pemulung Pengguna Narkoba Ditangkap">kasus itu karna tidak menutup kemungkinan masih ada jaringan yang lebih besar.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo, menyebut di antara para tersangka yang tertangkap selama operasi ada satu residivis bernama Aves Agung Wibowo alias Jampes.

Selain barang bukti yang disita juga ada barang bukti pendukung seperti pipet, botol, alat isap, handphone, korek, dan kartu ATM. Ada salah satu sindikat pengedar http://soloraya.solopos.com/read/20180808/489/932900/baru-keluar-penjara-pengedar-narkoba-solo-tertangkap-lagi" title="Baru Keluar Penjara, Pengedar Narkoba Solo Tertangkap Lagi">sabu-sabu terbesar di antara tersangka lainnya yaitu Nofran Lambang Mulyono alias Babahe yang membawa empat paket sabu-sabu 11,5 gram.

Nofran pernah terjerat kasus judi online lalu dia bebas dari tahanan dan kembali memasuki jeruji besi lagi karena kasus yang sama. Dia terjerat kasus Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU No.35/2009 tentang Narkotika.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten