Polresta Solo Bangun Pos di Depan Pasar Klewer, Ternyata Ini Tujuannya

Jajaran Polresta Solo membangun Pos Pantau Terpadu PPKM Level 4 di Pasar Klewer Solo pada Rabu (29/7/2021).

 Seorang pengayuh becak divaksin oleh nakes Klinik Bhayangkara di Posko PPKM Pasar Klewer Rabu (29/7/2021) siang. (Istimewa/Dok Humas Polresta Solo)

SOLOPOS.COM - Seorang pengayuh becak divaksin oleh nakes Klinik Bhayangkara di Posko PPKM Pasar Klewer Rabu (29/7/2021) siang. (Istimewa/Dok Humas Polresta Solo)

Solopos.com, SOLO — Jajaran Polresta Solo membangun Pos Pantau Terpadu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Pasar Klewer Solo pada Rabu (29/7/2021). Pos itu untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan, pemberian vaksin, penyaluran sembako, dan imbauan protokol kesehatan.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, kepada wartawan, mengatakan pendirian pos di Pasar Klewer itu merupakan percepatan vaksinasi di Kota Solo. Dalam sehari, kepolisian memvaksin sebanyak 30 dosis kepada para kuli panggul hingga tukang becak ber-KTP Solo.

Baca Juga: Gelap Gulita, PKL Jajanan Malam di Solo Baru Belum Berjualan Meski Aturan PPKM Dilonggarkan

“Jadi kami dirikan Pos Pantau ini fungsinya sebagai lokasi pemberian vaksin, kedua sebagai lokasi kami dalam mengawasi penerapan prokes di pasar nonesensial yang sudah diperbolehkan buka,” papar dia.

Sehingga perputaran ekonomi tetap jalan denhan penerapan prokes ketat. Ade menambahkan setiap hari, petugas turut membagikan 50 paket sembako kepada para pekerja di sekitar Pasar Klewer.

Pos lain dibangun juga di kawasan PGS dan BTC. Lalu, pos serupa bakal dibangun di sejumlah pasar non esensial lain yang beberapa waktu lalu ditutup. “Ada operasi yustisi juga, hal ini agar para pengusaha dan pekerja di Pasar Klewer tertib,” imbuh dia.

Terkait evaluasi PPKM Level IV, Kapolresta Solo menyebut kasus Covid-19 di Solo terkendali. Ia mengatakan ketersediaan Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di Solo yakni 87 persen.

Baca Juga: 50.000 Pelajar di Bantul Dapat Bantuan Langsung Tunai

Sementara itu, salah seorang pengayuh becak, Suyanto, 58, mengaku kaget saat tiba-tiba didatangi anggota kepolisian berseragam lengkap. Anggota itu menanyai Suyanto yang belum mendapat vaksin. Lantas, Suyanto langsung dibawa ke Pos untuk pemeriksaan kesehatan dan memperoleh vaksin.

“Sudah sejak lama saya ingin vaksin tapi tidak tahu cara daftar. Alhamdulillah sekarang sudah dapat vaksin,” papar dia.


Berita Terkait

Berita Terkini

Bupati Sukoharjo! Ayo Warga, Jangan Sampai Tidak Ikut Vaksinasi

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, meminta warga untuk tidak melewatkan kegiatan vaksinasi.

Innalillahi! Pelajar SMP di Sragen Yang Tertimpa Pohon Meninggal Dunia

Pelajar SMP, Dwi Riyanto, 14, asal Dukuh Gandrung RT 004, Desa Klandungan, Ngrampal, Sragen, yang tertimpa pohon akhirnya meninggal dunia.

Tragis! Pelajar SMP di Sragen Tertimpa Pohon Saat Naik Motor

Seorang pelajar SMP, Dwi Riyanto, 14, asal Dukuh Gandrung RT 004, Desa Klandungan, Ngrampal, Sragen, tertimpa pohon saat mengendarai motor.

Main Bulu Tangkis 5 Set, Gibran Jadi Bulan-Bulanan Rudy

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, merasakan ketangguhan mantan Wali Kota Solo yang juga politikus senior PDIP, F.X. Hadi Rudyatmo, dalam bermain bulu tangkis.

Pengumuman! Keraton Solo Kembali Tiadakan Gerebeg Maulud, Ini Alasannya

Keraton Solo tahun 2021 ini kembali meniadakan acara Grebeg Maulud untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pamit ke Sawah, Nenek-nenek di Sragen Tersambar Kereta Api

Nenek dari Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Hartini, 69, ditemukan meninggal diduga tersambar KA saat pergi ke sawah pada Senin (18/10/2021).

Muncul Klaster PTM di Solo, Ini Tanggapan Gibran

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) di Solo tak terganggu dengan kasus Covid-19 di sejumlah sekolah.

Puting Beliung Terjang Gantiwarno, 5 Rumah Rusak

Sebanyak 5 rumah di Dukuh Sangiran, Desa Katekan, Kecamatan Gantiwarno rusak setelah diterjang puting beliung, Senin (18/10/2021) pukul 16.00 WIB.

Klaster PTM Solo Berkembang ke 5 SD, 47 Warga Sekolah Positif Covid-19

Sedikitnya 47 siswa dan pengajar SD di Kota Solo terpapar Covid-19 dalam masa pembelajaran tatap muka (PTM).

4 Peserta CPNS Sukoharjo Diundang Ujian Susulan, Ini Penyebabnya

Sebanyak empat orang peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sukoharjo diundang untuk mengikuti ujian susulan pada Rabu (20/10/2021) dan Minggu (31/10/2021).

Perlintasan KA Bedowo Sudah Berpintu Palang, Tapi Tak Ada yang Jaga

PT KAI telah memasang pintu palang di perlintasan KA Bedowo, Sragen. Sayangnya, pintu palang itu tak berfungsi lantaran tak ada petugas yang mengoperasikannya.

2022, Pemkab Karanganyar Usul Tambah 718.000 Tabung Melon

Kabupaten Karanganyar mengusulkan tambahan 718.000 tabung elpiji bersubsidi pada 2022.

Jatuh Bangun Menjaga Nyala Para Pendamping ADS

Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada perkembangan ADS, para orangtua pendamping harus melakukan berbagai upaya untuk menjaga anak-anak mereka di tengah minimnya layanan fisioterapi.

Siapkan Hadiah Untuk Atlet, Dispora Sukoharjo Rahasiakan Wujudnya

Dispora Sukoharjo merahasiakan hadiah bagi atlet asal Sukoharjo yang berprestasi di PON XX Papua.

Sudah 20 Kali Naik Haji, Ini Komentar Pimpinan KBIH Solo soal Dana Haji

Dari pengawasan yang dilakukan DPR, dapat dipastikan tidak terdapat penggunaan dana haji untuk membiayai proyek infrastruktur pemerintah.

Asosisasi Penghulu Sragen Bicara Keabsahan Nikah Siri, Kesimpulannya?

Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Sragen mengatakan lembaga pemerintah tidak bisa menerbitkan atau menyimpulkan pernikahan siri.