Polres Wonogiri Percepat Penanganan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Penandatanganan kerja sama dalam rangka program inovasi pelayanan korban kecelakaan lalu lintas yang terpadu bersinergitas dengan instansi terkait.

Aris Munandar
Jumat, 26 Maret 2021 - 12:24 WIB

SOLOPOS.COM - Penandatanganan perjanjian kerja sama tentang sinergi penanganan santunan korban kecelakaan lalu lintas Polres Wonogiri di RM Saraswati Wonogiri, Kamis (25/3/2021). (Istimewa)

Solopos.com,WONOGIRI -- Polres Wonogiri bersama sejumlah instansi terkait berkomitmen mempercepat pelayanan terhadap korban kecelakaan, mulai dari penanganan korban hingga pembayaran Jasa Raharja dan BPJS.

Tekad Polres Wonogiri itu dibuktikan dengan adanya perjanjian kerja sama sinergi penanganan, pendataan, perawatan medis, serta penyelesaian santunan korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan secara terpadu di Rumah Makan Saraswati Wonogiri, Kamis (25/3/2021).

Adapun instansi yang terlibat dalam perjanjian itu yakni Polres Wonogiri, Jasa Raharja, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS, RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.

Baca juga: Omah Watu di Wonogiri Jadi Lokasi Wisata

Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing, mengatakan penandatanganan kerja sama dalam rangka program inovasi pelayanan korban kecelakaan lalu lintas yang terpadu bersinergitas dengan instansi terkait.

"Sinergisitas ini sebagai supaya untuk melakukan upaya penanganan kecelakaan secara cepat. Mulai dari proses penanganan korban laka, pembayaran Jasa Raharja serta pembayaran BPJS jika korban dirawat di rumah sakit," kata dia.

Menurut Tobing, keterpaduan dan komitmen bersama sangat diperlukan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, juga untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Kamera CCTV ETLE Wonogiri Bisa Deteksi 10 Jenis Pelanggaran, Apa Saja?

Langkah itu merupakan bagian dari Satlantas Polres Wonogiri, khususnya Unit Laka Lantas dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik juga demi meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Beberapa waktu lalu kami sudah meraih program Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Semoga pada 2022 bisa mendapatkan WBBM, tentunya kami butuh dukungan dan support dari instansi terkait,” ungkap dia.

Untuk mempercepat penanganan korban laka, kata Tobing, bakal dibentuk posko terpadu di RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Posko itu nantinya akan diisi oleh petugas Jasa Raharja, unit Laka Lantas, anggota BPJS dan tenaga RSUD.

Baca juga: Mulai Kendor Terapkan Prokes, Ratusan Warga Wonogiri Terjaring Razia Masker

Dengan demikian, koordinasi akan lebih baik dan pelayanan kepada masyarakat lebih cepat.

Masalah kecelakaan lalu lintas, menurut Tobing, perlu menjadi perhatian bersama. Karena banyak korban kecelakaan berasal masyarakat yang berusia produktif. Karena itu perlu dilakukan edukasi lebih keras dan masif lagi guna meminimalkan angka kejadian kecelakaan.

"Sebentar lagi sudah Ramadan, tentu menjelang Lebaran ada operasi ketupat. Jika ada yang mudik dan terlibat laka maka penanganan bakal lebih cepat. Namun kami berharap semua pengendara bisa berjalan dengan selamat dan tidak terjadi laka lantas," kata Tobing.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif