Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas memimpin upacara kenaikan pangkat di halaman Mapolres Sukoharjo, Selasa (31/12/2019). (Istimewa-Humas Polres Sukoharjo)

Solopos.com, SUKOHARJO – Polres Sukoharjo membuka posko bencana alam dengan mempersiapakan peralatan dan 326 personelnya. Posko induk ini ditempatkan di Mapolres Sukoharjo.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan penanganan bencana melibatkan semua Polsek. Peralatan dan personel siap kapan saja diterjunkan ke wilayah terdampak bencana alam.

Gara-Gara HP Disita, Remaja di Sragen Kabur dari Rumah

“Kami membuka posko alam khususnya dalam menghadapi kerawanan bencana alam saat musim hujan seperti sekarang. Ancaman bencana alam bisa datang kapan saja di semua wilayah, karena itu diperlukan kesiapsiagaan khususnya dari jajaran internal Polres Sukoharjo,” kata dia di Mapolres Sukoharjo, Jumat (17/1/2020).

Polres Sukoharjo membuka posko juga dalam rangka membantu masyarakat dalam menghadapi bencana alam. Sebab Kabupaten Sukoharjo masuk dalam daerah rawan bencana alam salah satunya banjir. Dalam menghadapi kerawanan bencana alam, pihak Polres Sukoharjo sudah melakukan pemetaan di semua wilayah.

Pemetaan dilakukan berdasarkan tingkat kerawanan bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang. “Semua program sudah berjalan baik dan kami Polri tidak sendiri dalam menghadapi kerawanan bencana alam. Masih ada tim gabungan instansi lain seperti TNI dari Kodim 0726 Sukoharjo,” katanya.

Kapolres mengatakan Posko bencana alam sudah dibuka Polres Sukoharjo dengan dilengkapi peralatan penanganan bencana alam seperti perahu karet, pelampung dan lainnya. Selain itu juga disiagakan sebanyak 326 personel yang siap diturunkan kapan saja saat bencana alam datang.

“Personel yang dilibatkan kami bagi sif jaga untuk siaga bencana alam. Bila bencana alam datang maka personil dalam sit itu yang diturunkan. Apabila kurang maka masih bisa ditambah, sebab kami siagakan banyak personel,” lanjutnya.

Pemilik Danar Hadi Doakan Gibran Rakabuming Jadi Wali Kota Solo

Kapolres mengatakan, pihaknya sudah ikut memantau kondisi wilayah rawan bencana alam salah satunya tanah longsor di Kecamatan Bulu. “Sedangkan rawan banjir ada beberapa kecamatan khususnya di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo,” lanjutnya.

Kesiapsiagaan Polres Sukoharjo dalam menghadapi bencana alam juga dilakukan dengan melibatkan Polsek. Masing-masing Kapolsek memiliki tanggungjawab sama dalam membantu masyarakat saat bencana alam datang. “Petugas ditingkap Polsek juga siap. Mereka harus turun saat bencana alam datang membantu masyarakat,” lanjutnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten