Polres Sragen Ungkap 4 Kasus Narkoba, Eks Anggota DPRD Jadi Tersangka

Aparat Polres Sragen berhasil mengungkap empat kasus peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang. Ada tujuh tersangka ditangkap, salah satunya Eks anggota DPRD Sragen.

 Kasatresnarkoba Polres Sragen AKP Rini Pangestuti (berhijab) menunjukkan barang bukti berupa pil koplo yang disita dari para tersangka saat jumpa pers di Mapolres Sragen, Kamis (28/7/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Kasatresnarkoba Polres Sragen AKP Rini Pangestuti (berhijab) menunjukkan barang bukti berupa pil koplo yang disita dari para tersangka saat jumpa pers di Mapolres Sragen, Kamis (28/7/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Aparat Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sragen mengungkap empat kasus peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang dengan tujuh tersangka. Dari tangan para tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 1,30 gram dan pil koplo sebanyak 1.766 butir.

Kasus tersebut diungkapkan Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kasatresnarkoba, AKP Rini Pangestuti, dalam jumpa pers di Mapolres Sragen, Kamis (28/7/2022). Sepanjang Juli 2022 ini, Satresnarkoba sebenarnya berhasil mengungkap lima kasus dengan delapan tersangka. Tetapi baru empat kasus dengan tujuh tersangka yang bisa dirilis.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Rini menyampaikan kasus pertama melibatkan tersangka XPN, 19, mahasiswa asal Kelurahan Kroyo, Karangmalang, Sragen. Remaja ini diduga menyalahgunakan obat-obatan terlarang di wilayah Sragen Kulon.

Ia ditangkap di salah satu kantin di kawasan pabrik beserta barang bukti berupa sejumlah pil koplo. Perinciannya 35 butir pil Atarax, 6 butir pil Alprazolam, 2 butir pil Riklona, 9 butir pil Alganax. Selain itu polisi juga menyita satu unit ponsel, uang tunai Rp300.000, tas slempang warna hitam, dan dompet warna cokelat.

Baca Juga: Curi Motor Tetangga, Pemuda Sragen Dibekuk

“Atas perbuatannya tersangka dikenai Pasal 60 Ayat (2) juncto Pasal 62 UU No. 5/1997 tentang Psikotropika dengan ancaman pidana lima tahun dan denda paling banyak Rp100 juta,” jelasnya.

Satresnarkoba juga berhasil mengungkap kasus psikotropika lain dengan tersangka WAH, 23, warga Krikilan, Masaran Sragen, pada 13 Juli 2022 lalu. Pengungkapan kasus ini berawal saat petugas mendapatkan informasi rumah di wilayah Krikilan, Masaran, sering digunakan sebagai transaksi peredaran pil koplo.

Polisi kemudian menyelidiki rumah yang dimaksud. Rumah itu kemudian digeledah dan ditemukan barang bukti berupa dua dus berisi pil koplo milik tersangka.

“Setelah dihitung pil koplo itu terdiri atas trihexyphenidyl sebanyak 1.700 butir dan tramadol sebanyak 14 butir. Atas tindakannya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 196 atau 197 UU No. 36/2009 tentang Kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga: Dukun Palsu di Sragen Mengaku Terinspirasi Pengalamannya Tertipu

Eks Anggota DPRD Kecanduan Narkoba

Kasus berikutnya, ujar Rini, merupakan dua kasus narkoba dengan tersangka masing-masing dua orang dan tiga orang. Kasus narkoba pertama terjadi di wilayah Katelan, Kecamatan Tangen, dengan tersangka JK, 54, dan adiknya, NDP, 38. Kedua tersangka ditangkap di rumahnya dengan barang bukti berupa serbuk kristal yang diduga sabu-sabu seberat 0,40 gram.

JK diketahui pernah menjabat anggota DPRD Sragen. Atas tindakan itu, JK dan adiknya, NDP, dijerat dengan Pasal 112 UU No. 35/2009 tentang Narkoba dengan ancaman empat tahun.

“Dari pengakuan tersangka, barang itu dibeli dari seseorang penghuni LP tetapi nama yang tertulis dalam transaksi non tunai itu bukan nama seseorang di LP tersebut. Kemungkinan ada operator lain,” ujar Rini.

JK mengaku sempat sembuh dari ketergantungan narkoba tetapi sekarang kambuh lagi. Dia merasa ketakutan dan meminta perlindungan karena mendapat ancaman dari orang di dalam LP.

Baca Juga: Lagi, Truk Seruduk Truk di Tol Solo-Kertosono, 1 Orang Meninggal

Kasus Narkoba berikutnya terjadi di Sragen Manggis, Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen. Aparat menggerebek sebuah rumah yang digunakan untuk pesta sabu di sana. Dari penggerebekan itu, ujar dia, ditangkap tiga tersangka, yakni YAB, 34, warga Sragen Wetan; SA, 32, warga Sragen Wetan; dan seorang perempuan, ES, 45, warga Kumai, Waringin Barat.

“Dari tangan tersangka ditemukan barang bukri berupa serbuk kristal yang diduga sabu-sabu seberat 0,90 gram, pipet kaca yang didalamnya ada residu narkoba, sedotan warga hitam yang di dalamnya masih ada sisa serbuk kristal, dua korek api, dan empat ponsel, serta seperangkat alat isap dan kacamata hitam,” ujarnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      + PLUS Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      Konflik antara pelaku wisata di Taman Nasional Komodo dengan aparat kepolisian pada Senin (1/8/2022) adalah akibat kebijakan pemerintah yang mementingkan urusan investasi dibanding mendengar aspirasi masyarakat yang langsung terdampak kebijakan.

      Berita Terkini

      Upacara Detik-Detik Proklamasi di Karanganyar Digelar di Alun-Alun

      Pemkab Karanganyar memastikan menggelar upacara detik-detik proklamasi di Alun-Alun Karanganyar.

      Karanganyar Imbau Peternak Jaga Kebersihan Kandang Babi, Ini Tujuannya

      Pemkab Karanganyar mengimbau peternak babi memperhatikan kebersihan kandang mencegah penularan wabah PMK

      Kenapa Orang Solo Doyan Makan Sate Kambing & Tengkleng?

      Tahukah Anda kenapa orang Solo doyan makan aneka olahan kuliner kambing?

      Wow, Ada 9 Pasangan Suami-Istri di Sragen Maju di Pilkades 2022

      Ada 18 orang yang merupakan pasangan suami-istri yang maju dalam Pilkades serentak di Sragen.

      Kabar Duka, Kades Gladagsari Boyolali Meninggal Dunia

      Setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sepekan, Kades Gladagsari Edy Suryanto meninggal dunia di rumahnya.

      Ada Senjata Api di Daftar Aset Pemkot Solo, Ini Kenyataannya

      Laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Solo menyebutkan ada dua senjata api yang menjadi aset Pemkot Solo.

      Karyawan Pabrik Pergoki Api Menyala dari Rumah Warga Jetak Sragen

      Sumber api diduga berasal dari obat nyamuk yang menyalat kain di sekitar lokasi.

      Ditinggal Pergi, Dapur Rumah Warga Mandong Klaten Terbakar

      Kapolsek Trucuk AKP Sarwoko menjelaskan saat kejadian pemilik rumah tidak berada di tempat

      Sego Trondol Mbok Kam Boyolali Rp5.000, Beri Penasaran Pengunjung

      Sego Trondol Mbok Kam itu mirip nasi kucing dengan menu bandeng, mi, sambal, dan cap jay.

      Dari Pecandu Kini Jadi Pengedar Narkoba, Warga Baki Dibekuk Polisi

      Tersangka sudah membeli obat-obatan terlarang sebanyak lima kali melalui online.

      Vaksinasi PMK di Sukoharjo Masuki Dosis Kedua

      Jumlah vaksin dosis kedua yang diterima Kabupaten Jamu sebanyak 2.100 dosis. Dari jumlah tersebut telah disuntikkan 1.000 dosis.

      KKN UGM Rintis 3 Desa Wisata di Sambungmacan Sragen, Ini Lokasinya

      3 Desa yang dirintis menjadi desa wisata di Kecamatan Sambungmacan, Sragen memiliki potensi yang berbeda untuk mendatangkan pengunjung menikmati desa wisata.

      Inilah Daftar 19 Desa di Sragen yang akan Menggelar Pilkades

      Pilkades serentak akan berlangsung 25 Oktober 2022

      Cuaca Sukoharjo Selasa 9 Agustus Ini, Cerah Berawan Siang Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo secara lengkap untuk hari ini, Selasa (9/8/2022).

      Bukan Magic, Ini Sebab Kebo Bule Keraton Solo Warnanya Putih Kemerahan

      Meski kerap dikaitkan dengan hal-hal magis, warna kulit pada kebo bule seperti yang ada di Keraton Solo bisa dijelaskan secara ilmiah.