Polres Sragen Bungkam Soal Insiden Peluru Nyasar Lukai Driver Gojek di Masaran
Ilustrasi Penembakan (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SRAGEN -- Aparat Polres Sragen belum bersedia memberikan informasi maupun tanggapan atas insiden peluru nyasar yang melukai driver Gojek di Masaran, Selasa (25/2/2020) malam.

Kasatreskrim Polres Sragen, AKP Supardi, saat dihubungi nomor ponselnya, Rabu (26/2/2020) siang, tidak merespons. Pesan Whatsapp (WA) yang Solopos.com kirimkan juga hanya dibaca dan tak dibalas.

Kapolsek Masaran AKP Agus Taruno menjawab panggilan telepon Solopos.com tapi tak bersedia memberikan informasi. "Ke Polres saja," kata dia singkat.

Terpisah, Polres Boyolali yang sebelumnya disebut-sebut sebagai aparat yang terlibat kejar-kejaran dengan pencuri berujung salah tembak menyatakan tidak tahu insiden tersebut.

Asyik! Kereta Uap Jaladara Akan Beroperasi Sampai Wonogiri

Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Mulyanto, mewakili Kapolres AKBP Rachmad Nur Hidayat, saat ditanya Solopos.com, mengaku belum mengetahui adanya pengejaran penjahat sampai ke Masaran, Sragen.

“Belum ada laporan dari anggota terkait hal itu,” ujar AKP Mulyanto, Rabu.

Begitu pula dengan insiden salah tembak terhadap seorang driver Gojek, Hendro Prasetyo, Mulyanto sama sekali tidak mengetahuinya. “Belum ada laporan dari anggota kami,” kata dia.

Geger! 77 Siswa SMP Dipaksa Makan Kotoran Manusia oleh Seniornya

Seperti diberitakan, Hendro menjadi korban peluru nyasar polisi yang tengah mengejar mobil pencuri, Selasa (25/2/2020) malam.

Hendro terkena tembakan di lengan dan peluru tembus ke bawah ketiak. Saat ini Hendro dirawat di RSUD dr. Moewardi, Solo.

Belum diketahui polisi dari mana yang mengejar pelaku pencurian hingga mengakibatkan insiden salah sasaran itu.

Menurut informasi di lapangan, polisi yang mengejar kawanan penjahat itu dari Boyolali. Kawanan penjahat yang berjumlah dua orang itu akhirnya dibekuk di Karangpandan, Karanganyar.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho