Tutup Iklan
Pemungutan suara Pilkades Cawan, Jatinom, Klaten, Rabu (9/10/2019). (Solopos/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN – Jajaran Polres Klaten menetapkan seorang tersangka dalam kasus penusukan menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades) di Cawan, Jatinom, Rabu (9/10/2019). Di sisi lain, tim gabungan dari Polres Klaten dan Kodim 0723/Klaten tetap meningkatkan intensitas pengamanan dengan berpatroli di enam rayon di Klaten, Jumat (11/10/2019) malam.

Kapolres Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo, mengatakan anggota Satreskrim Polres Klaten sudah menelusuri kejadian penusukan warga di Cawan, Jatinom, dalam beberapa waktu terakhir. Polisi juga sudah memintai keterangan sejumlah saksi.

“Kami dalami satu per satu terkait kejadian di Cawan. Pembawa senjata tajam (sajam) yang melukai warga setempat sudah ditetapkan tersangka. Inisialnya H. Tersangka merupakan warga di luar Cawan tapi masih di lingkup Klaten. Penusukan itu terjadi karena kesalahpahaman [antara pelaku dengan warga di Cawan],” katanya saat ditemui wartawan di Merapi Resto Klaten, Jumat.

AKBP Wiyono Eko Prasetyo mengatakan kondisi di Klaten pascaPilkades serentak tahap III tahun 2019 tetap kondusif. Di Pilkades serentak tahap III tahun 2019, desa yang menyelenggarakan pesta demokrasi mencapai 77 desa.

“Kami mengimbau ke semuanya, termasuk cakades yang menang agar merangkul yang kalah,” katanya.

Guna menciptakan iklim kondusivitas di Klaten pascaPilkades serentak, lanjut AKBP Wiyono Eko Prasetyo, tim gabungan mulai rutin menggelar patroli malam sejak, Jumat malam. Patroli gabungan itu melibatkan anggota Polri dan prajurit TNI.

“Namanya patroli rayonisasi. Di Klaten ada enam rayon. Jika menemukan hal-hal yang tidak diinginkan di masyarakat, kami tegur. Jika tim menemukan aksi yang menjurus ke kriminalitas akan ditindak tegas,” katanya.

Dandim 0723/Klaten, Letkol (Kav) Minarso, mengatakan Kodim 0723/Klaten tetap mem-back up polisi guna menjaga iklim kondusivitas di Klaten. “Semoga tetap kondusif. Masing-masing anggota di Koramil juga bersiaga,” katanya.

Sebagaimana diketahui dua warga di Cawan, Jatinom menjadi korban penusukan oleh warga di luar desanya menjelang penghitungan suara di Pilkades, Rabu (9/10). Dua warga yang menderita luka tusuk itu menjalani rawat jalan di RS PKU Muhammadiyah Jatinom.

“Setelah Pilkades ini, kami akan melakukan evaluasi dan analisis semuanya. Baik pelaksanaannya, dan lainnya,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ronny Roekminto.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten