Aparat Polres Klaten membawa Al Farizi ke ruang konferensi pers di Mapolres Klaten, Kamis (8/7/2019). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN -- Aparat Polres Klaten, Jawa Tengah, akan membuka posko untuk menampung pengaduan  korban penipuan investasi bodong PT Krishna Alam Sejahtera Klaten.

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah, sejauh ini pihkanya masih merampungkan pendataan dari 1.765 mitra kerja PT Krishna Alam Sejahtera Klaten.

"Saat ini sudah rampung 60 persen," ungkap Dicky Hermansyah, di Klaten, Selasa (23/7/2019), seperti dilaporkan wartawan Solopos, Ponco Suseno.

Dia menjelaskan sebagian besar kerugian yang dialami mitra PT Krishna Alam Sejahtera Klaten senilai sekitar 16 juta.

"Total kerugian masih di angka 17 miliar," ungkap dia.

Lebih lanjut, Dicky Hermansyah menguraikan posko dibuka sebagai tempat pengaduan mitra PT Krishna Alam Sejahtera Klaten yang belum terdata oleh penyidik.

"Kelengkapan data polisi dibutuhkan untuk mendukung upaya perdata dari mitra. Selama ini, tidak ada pembukuan rinci dari PT Krishna soal SDM dan aset.
Jumlah saksi terperiksa sekitar 10 orang," ungkap Kasatreskrim Polres Klaten.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten