Polres Kawal Pelaksanaan PTM Terbatas di Grobogan, Ini Tujuannya

Kegiatan pegawasan PTM terbatas yang dilakukan di sejumlah sekolah ini merupakan perintah langsung dari Kapolda Jateng.

 Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi bersama Bupati Grobogan Sri Sumarni meninjau PTM terbatas di SD Negeri 4 Purwodadi. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi bersama Bupati Grobogan Sri Sumarni meninjau PTM terbatas di SD Negeri 4 Purwodadi. (Istimewa)

Solopos.com, PURWODADI — Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi menyampaikan anggota polres dan polsek ikut mengawal dan mengawasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sejumlah sekolah di Kabupaten Grobogan.

Kapolres Grobogan menyampaikan hal ini saat mendampingi Bupati Grobogan Sri Sumarni dan forkompimda saat mengecek pelaksanaan PTM terbatas, Selasa (14/9/2021).

“Kegiatan pegawasan PTM terbatas ini merupakan perintah langsung dari Kapolda Jateng. Tujuannya untuk memastikan pelaksanaan PTM di Grobogan berjalan lancar dan aman dari Covid-19,” jelas AKBP Benny.

Baca juga: Terus Turun, Kasus Positif Covid-19 di Jateng Dekati Standar WHO

Pengecekan PTM terbatas di Kabupaten Grobogan dilaksanakan Bupati dan forkompimda Grobogan. Rombongan mengecek pelaksaan di SMP Negeri 2 Purwodadi, SD Negeri 4 Purwodadi, dan SMAN 1 Wirosari.

Bupati Grobogan Sri Sumarni menyampaikan Kunjungan pada awal PTM terbatas, untuk memastikan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Ini untuk mencegah terjadinya klaster baru di lingkungan sekolah.

“Kita pastikan pelaksanaan PTM terbatas di Grobogan berjalan lancar dan mematuhi protokol kesehatan. Jadi kita cek apakah ada tempat cuci tangannya, ada sabun, pelajar dan tenaga pendidik pakai masker semua atau tidak. Bagaimana pengaturan tempat duduknya. Alhamdulillah sudah baik,” kata Bupati.

Baca juga: Perempuan di Grobogan Menghilang, Ternyata Tercebur di Dalam Sumur

Bupati menekankan kendati kasus mulai turun, namun tenaga pendidik dan pelajar tidak lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Siswa juga langsung pulang jika sudah selesai kegiatan belajar mengajar.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Grobogan, Amin Hidayat sebelum pelaksanaan PTM terbatas, persiapan untuk protokol kesehatan sudah dilakukan masing-masing sekolah. Protokol kesehatan tidak hanya murid tetapi tenaga pendidiknya juga.

“Saling menjaga dan mengingatkan akan pentingnya protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sehingga PTM di Grobogan bisa berjalan lancar dan aman bagi semua,” kata Amin Hidayat.

 

 


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Beredar Video Tol Batang-Semarang Akan Ditutup Total, Ini Faktanya

PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) memberikan klarifikasi terkait beredar video yang menyebutkan Tol Batang-Semarang akan ditutup pada 25 Oktober hingga 4 November.

Ratusan Ribu Batang Rokok Disita Bea Cukai Kudus

Sebanyak 358.560 batang rokok ilegal disita Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah.

Tak Kuat Tanjakan, Truk Kontainer Sebabkan Kecelakaan di Tol Semarang

Kecelakaan melibatkan truk kontainer dengan empat mobil terjadi di Tol Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Petani Di Grobogan Tewas Tersetrum Jebakan Tikus di Sawah

Warijo, 56, warga Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik jebakan tikus di sawahnya.

109 Objek Wisata Banyumas Buka Lagi, Pemerintah Wajibkan Ini

Sebanyak 109 objek wisata di Kabupaten Banyumas mulai buka kembali di tengah PPKM level dua, tetapi wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Mantap! Seniman Soloraya Dominasi Bhayangkara Mural Festival

Polda Jateng menggelar Bhayangkara Mural Festival 2021, di mana urutan 11 terbaik didominasi seniman dari wilayah Soloraya.

Tak Hanya di Salatiga, Gempa Juga Guncang Semarang & Temanggung

Gempa bumi di daratan atau gempa darat tidak hanya terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), tapi juga di wilayah Kabupaten Semarang dan Temanggung.

Waduh! Solar Kian Langka, Nelayan di Rembang Enggan Melaut

Nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng) harus menghentikan aktivitas melaut menyusul solar langka.

Menikmati Night View Purwokerto dari Puncak Agaran, Syahdu...

Bukit Agaran ini berada di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanten, atau sekitar 15 km dari Purwokerto menuju arah utara.

Jangan Panik! Rentetan Gempa Salatiga Tak Berpengaruh ke Merapi

BPPTKG menyebutkan rentetan 15 kali gempa bumi yang terjadi di Salatiga dan Ambarawa tak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi.

Rentetan 15 Kali Gempa Terjadi di Salatiga & Ambarawa, Ini Kata BMKG

Sejak Sabtu (23/10/2021) dini hari hingga siang pukul 14.00 WIB, rentetan 15 kali gempa bumi terjadi di wilayah Kota Salatiga dan Ambarawa.

Salatiga & Ambarawa Diguncang Gempa, Netizen: Setiap 15 Menit Gempa

Rentetan gempa bumi yang terjadi di Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya membuat warganet panik.

Salatiga-Ambarawa Diguncang Gempa, BMKG: Dangkal, Warga Tak Perlu Panik

BKMG menyebut gempa yang terjadi di Kota Salatiga dan Ambarawa merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal Merapi-Merbabu.

Istimewanya Lentog Tanjung, Perpaduan Opor dan Semur yang Nikmat

Lentog tanjung merupakan hidangan lontong dicampur dengan sayur lodeh tahu dan gori atau nangka muda.

2 Gempa Susulan Kembali Goyang Ambarawa

Gempa susulan pada 09.34 WIB berkekuatan Magnitudo 3.0 dan gempa kedua pada pukul 09.51 WIB berkekuatan Magnitudo 3.3.

Dipicu Sesar Aktif, Inilah Rentetan 8 Kali Gempa Salatiga-Ambarawa

Dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Ambarawa, Salatiga, Banyubiru, dan Bawen dalam skala intensitas II MMI dimana benda-benda ringan yang digantung bergoyang.