Polres Karanganyar Minta Siskamling Kembali Digalakkan Untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Siskamling berfungsi untuk memantau mobilitas warga dalam upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19.

SOLOPOS.COM - Foto ilustrasi kegiatan sistem keamanan lingkungan (siskamling). (JIBI/Harian Jogja/Antara)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Polres Karanganyar mengimbau masyarakat kembali menggalakkan siskamling di masa pandemi Covid-19. Melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling) masyarakat bisa mendeteksi warga yang keluar masuk wilayah mereka. Hal ini terkait dengan upaya menekan penyebaran Covid-19.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Karanganyar, Kompol Budiarto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, menyampaikan siskamling masih relevan dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. "Hidupkan lagi siskamling. Tidak perlu dihentikan karena pandemi Covid-19. Yang penting protokol kesehatan dijalankan selama siskamling. Justru siskamling ini bisa membantu masyarakat menekan persebaran Covid-19 di lingkungan masing-masing. Mereka mengenali warga dari luar yang masuk ke wilayah. Siskamling bisa multifungsi," kata Budiarto saat dihubungi Solopos.com, Selasa (1/12/2020).

Izin Ortu Masih Jadi Syarat Wajib Siswa untuk Ikut Pembelajaran Tatap Muka

Budiarto juga menyebut siskamling dapat dikolaborsikan dengan kampung siaga Covid-19. Beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan Polres Karanganyar meresmikan pembentukan kampung siaga Covid-19. Hingga akhir Juni 2020, sudah ada 86 kampung siaga Covid-19 yang terbentuk. Jumlah tersebut terus bertambah sesuai kesiapan masing-masing desa.

Salah satu bentuk kolaborasi dengan kampung siaga Covid-19 yakni pengecekan dan pemantauan terhadap warga yang datang dari luar wilayah. "Mereka memeriksa orang yang datang dari luar wilayah. Maka manfaat siskamling ini bisa untuk kepentingan pandemi. Selain itu siskamling bisa untuk menjalin silaturahmi, peningkatan keamanan," tutur dia.

Jumlah LSM dan Ormas di Karanganyar Capai 285 Unit

Polisi Terbantu

Budiarto juga menyampaikan hal serupa saat menjadi salah satu pemateri pada acara Pemberdayaan Ormas se-Kabupaten Karanganyar di Taman Sari Hotel and Convention Center, Senin (30/11/2020). Budiarto mendorong masyarakat kembali menggalakkan siskamling di lingkungan masing-masing.

"Siskamling sangat membantu kami. Jadi, ada polisi atau tidak ada polisi tetap siskamling. Kami memang tidak bisa intens mengecek siskamling di semua wilayah. Pertimbangan kami kalau di wilayah itu sudah ada yang menjaga, kami patroli ke lokasi lain yang belum dijaga," ujar dia.

Budiarto mengingatkan perihal keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi. Budiarto menyebut polisi membutuhkan dukungan masyarakat untuk menjaga keamanan. "Kalau hanya ditumpukan polisi, dengan keterbatasan, kami butuh dukungan masyarakat untuk menjaga keamanan. Siskamling sangat membantu kami mewujudkan keamanan lingkungan."

Berita Terbaru

Pandemi, Siswa di Sragen Harus Pakai Seragam Saat Sekolah Daring

Solopos.com, SRAGEN — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen Suwardi mengharuskan siswa saat pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau...

Sertijab Kapolsek, Kapolres Klaten: Jangan Bosan Mengedukasi Masyarakat terkait Prokes

Solopos.com, KLATEN -- Upacara serah terima jabatan atau sertijab dua kepala polsek atau kapolsek di lingkungan Polres Klaten berlangsung...

PMI Sragen Terapkan Protokol Kesehatan Ketat Sampai Dijaga Aparat

Solopos.com, SRAGEN — Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen sangat ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat yang ini mendonorkan darah...

Kisah Penyintas Covid-19 Sragen Kini Jadi Agent of Change di Desanya

Solopos.com, SRAGEN -- Salah seorang perangkat desa (perdes) di Desa Slendro, Kecamatan Gesi, Sragen, Yatno, 33, menceritakan pengalamannya sebagai...

Edukasi Warga Soal Vaksin, Satgas Covid-19 Sukoharjo Bentuk Pokja Vaksinasi

Solopos.com, SUKOHARJO -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sukoharjo membentuk kelompok kerja atau pokja vaksinasi. Pokja ini bertugas mengedukasi...

Galang Donor Plasma, PMI Sragen Himpun Data Penyintas Covid-19 

Solopos.com, SRAGEN -- Palang Merah Indonesia atau PMI Sragen menghimpun data para penyintas Covid-19 untuk menjadi donor plasma. PMI...

PPKM Boyolali, Penyitaan Alat Usaha Sebagai Bentuk Edukasi

Solopos.com, BOYOLALI -- Selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM, Satpol PP Kabupaten Boyolali harus menyita peralatan dagang...

Akan Jadi Orang Pertama di Klaten yang Divaksin Covid-19, Begini Kata Bupati Sri Mulyani

Solopos.com, KLATEN - Bupati Klaten, Sri Mulyani, menyatakan selalu siap divaksin Covid-19, dalam waktu dekat. Sesuai rencana, Sri Mulyani...

Anggota DPRD Klaten Ini Blusukan Sembari Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Solopos.com, KLATEN -- Upaya meningkatkan kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 terus dilakukan berbagai pihak, tak terkecuali para anggota...

Anggap PPKM Efektif Tekan Covid-19, Sragen Dukung Perpanjangan

Solopos.com, SRAGEN — Pemerintah Kabupaten Sragen mendukung perpanjangan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat. Pasalnya, Pemkab Sragen menganggap PPKM efektif menekan...