Politikus PDIP yang Terciduk KPK Datang dari Bali

Anggota Komisi VI DPR yang dimaksud adalah Nyoman Dhamantra dari Fraksi PDIP. Adapun PDIP saat ini sedang menggelar Kongres V di Bali. Penangkapan anggota Komisi VI DPR, kata Febri, terkait dengan ditangkapnya terlebih dahulu orang kepercayaannya.

Politikus PDIP yang Terciduk KPK Datang dari Bali

SOLOPOS.COM - Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Bisnis-Abdullah Azzam)

Solopos.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan anggota Komisi VI DPR yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait suap impor bawang putih berangkat dari Bali. Tim KPK kemudian menjemputnya di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (8/8/2019).

“Yang pasti satu orang ini perjalanannya diduga dari Bali kemudian ke Jakarta dan kami jemput di Bandara Soekarno Hatta. Jadi tim langsung ditugaskan ke sana dan dibawa ke kantor KPK,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis.

Anggota Komisi VI DPR yang dimaksud adalah Nyoman Dhamantra dari Fraksi PDIP. Adapun PDIP saat ini sedang menggelar Kongres V di Bali. Penangkapan anggota Komisi VI DPR, kata Febri, terkait dengan ditangkapnya terlebih dahulu orang kepercayaannya.

“Karena sebelumnya KPK sudah mengamankan orang dekat atau orang kepercayaan dari anggota DPR RI ini sehingga dari sana ditemukan bukti-bukti bahwa kami harus mengamankan satu orang lagi yang merupakan penyelenggara negara dalam kasus ini,” kata Febri.

Sebelumnya, KPK telah menyita bukti transfer sekitar Rp2 miliar dan uang dalam bentuk dolar AS terkait OTT di Jakarta tersebut.

“Kami mengamankan sejumlah barang bukti termasuk di antaranya bukti transaksi perbankan yang diduga menggunakan money changer dengan lebih dari Rp2 miliar. Jadi, ada transfer yang menggunakan fasilitas money changer yang kami indikasikan itu ditujukan untuk salah satu anggota DPR RI di Komisi VI terkait impor bawang putih,” kata Febri.

Sementara bukti uang dalam bentuk dolar AS diamankan dari orang kepercayaan anggota Komisi VI DPR tersebut.

“Ada uang dalam dalam mata uang asing dolas AS yang juga kami amankan dari salah satu pihak yang diamankan kemarin malam. Nanti kami sampaikan lagi update jumlahnya berapa, karena KPK juga harus mengidentifikasi lebih lanjut uang yang dibawa tersebut itu terkait dengan spesifik perkara ini atau hal-hal yang lain,” ucap Febri.

Sampai saat ini, kata dia, total KPK telah menangkap 12 orang termasuk anggota Komisi VI DPR tersebut yang dibawa tim KPK dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis.

Sebelumnya, 11 orang telah terlebih dahulu ditangkap di Jakarta dari Rabu (7/8/2019) malam hingga Kamis pagi tersebut terdiri atas unsur swasta, pengusaha importir, sopir, orang kepercayaan anggota DPR, dan pihak lainnya.

“Ada 12 orang totalnya yang kami amankan sampai dengan siang ini. Barusan ada satu orang yang kami amankan dari Bandara Soekarno Hatta dan kemudian dibawa ke kantor KPK dan sekarang sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Febri.

Berita Terkait

Berita Terkini

Tersangka Ilham Siregar Meninggal karena Sakit, Bagaimana Kelanjutan Kasus Korupsi ASABRI?

Tersangka kasus dugaan korupsi PT ASABRI Ilham W Siregar meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.

Geger! Teror Bra Gelantungan Bikin Heboh Warga Rembang

Teror bra bergelantungan di sejumlah lokasi menggegerkan warga di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kempis-Kempis, 8.000 Karyawan Lion Air Dirumahkan

Sekitar 8.000 karyawan maskapai penerbangan Lion Air bakal dirumahkan agar perusahaan mampu bertahan menghadapi pandemi.

Kuliner Solo, Memanjakan Selera Harus Tahu Batas

Laman Kementerian Komunikasi dan Informatika menggolongkan informasi bahwa satai brutu menyebabkan mudah lupa atau mudah pikun sebagai disinformasi.

Kebakaran Kandang di Grobogan: 13.000 Ekor Ayam Hangus, Rugi hingga Rp1,2 Miliar

Kebakaran terjadi di kandang berisi 13.000 ekor ayam di Grobogan, Jawa Tengah, yang menimbulkan kerugian mencapai Rp1,2 miliar.

Kasus Kematian Covid-19 di Jateng Tinggi, 90% dari Pasien Usia 40 Tahun ke Atas

Kasus kematian atau crisis fatality rate (CFR) akibat Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng) masih terbilang tinggi.

Kisah Tragis 2 Wanita Kembar Dijuluki PSK Tertua di Dunia

Kisah tragis kali ini tentang wanita kembar yang dijuluki sebagai PSK tertua di dunia.

Pembangunan Fisik Capai 95%, Bendungan Bendo Ponorogo Mulai Diisi Air

Bendungan Bendo yang berada di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, mulai diisi air awal atau impounding, Sabtu (31/7/2021)

Terlibat Kejar-kejaran dengan Orang Tak Dikenal, Remaja Meninggal Seusai Tabrak Pohon di Jogja

Seorang remaja meninggal setelah menabrak pohon perindang di Jalan AM. Sangaji, Jetis, Kota Jogja, Sabtu (31/7/2021) dini hari.

Jurus Cegah Jakarta Tenggelam, Mampukah Bertahan?

Wagub DKI Jakarta menegaskan wilayahnya tidak akan tenggelam dalam 10 tahun ke depan karena sederet jurus pencegahan yang dilakukan.

Warga Karangudi Jadi Korban ke-19 yang Meninggal Tersetrum Jebakan Tikus di Sragen

Warga Desa Karangudi, menjadi korban meninggal tersetrum jebakan tikus berlistrik ke-19 dalam kurun waktu dua tahun terakhir di Sragen.

BSI Muda Galakkan Sedekah 3 In 1, Sekali Bantu Untuk UMKM, Isoman, dan Ojol

Bank Syariah Indonesia (BSI) membagikan 200 paket isoman untuk masyarakat yang membutuhkan di kawasan Tanah Abang Jakarta.