Politikus Laweyan Solo Ini Dianggap Potensial Dampingi Gibran di Pilkada 2020, Siapa Dia?
Budi Prasetyo. (istimewa)

Solopos.com, SOLO -- Seorang politikus asal Kecamatan Laweyan yang saat ini menjadi Ketua DPRD Solo dinilai berpotensi menjadi calon wakil wali kota atau cawali pendamping Gibran Rakabuming Raka.

Dia adalah Budi Prasetyo. Selain sebagai cawali, Budi juga dianggap bisa menjadi solusi atau jalan tengah atas perebutan rekomendasi cawali-cawawali dari PDIP.

Perebutan rekomendasi itu membuat dukungan kader dan pengurus PDIP Solo terbelah antara pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa (Puguh) dengan Gibran.

Penasihat Hukum Keluarga Korban Tabrak Lari Flyover Manahan Solo Tak Tahu Soal Temuan Pelat Nomor

Seperti diketahui, Puguh merupakan pasangan yang dijaring dan diusulkan DPC PDIP Solo kepada DPP PDIP. Sedangkan Gibran Rakabuming mendaftarkan diri sebagai cawali Solo melalui DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng) bersama beberapa orang lainnya.

Tidak seperti Gibran, politikus asal Laweyan, Budi Prasetyo, memang tidak ikut mendaftar sebagai cawali atau pun cawawali Solo baik di DPC, DPD, maupun atau DPP PDIP.

Tapi sosok Budi masuk deretan figur cawawali yang dijaring lembaga survei Solo Raya Polling periode 16-20 Juni 2020.

Siap-Siap! Kamis 9 Juli Ada Pemadaman Listrik PLN Surakarta, Ini Wilayah Yang Kena

Berdasarkan hasil survei itu elektabiliitas Gibran-Budi di angka 74 persen ketika dilawankan dengan pasangan dari jalur perseorangan, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo).

Dari 1.008 responden survei, 23 persen belum menentukan pilihan mereka. Koordinator Kaukus Muda PKS Solo, Didik Hermawan, mengakui Budi Prasetyo bisa menjadi jalan tengah atas kondisi internal PDIP.

Kerap Diajak Keliling

“Akhir-akhir ini Mas Budi Prasetyo juga kerap diajak keliling oleh Pak Rudy [Wali Kota sekaligus Ketua DPC PDIP Solo],” ujar dia.

Dikotomi Warga Solo Lor dan Kidul Ternyata Juga Menyangkut Urusan Jodoh, Begini Ceritanya

Posisi politikus asal Laweyan itu yang masuk struktur kepengurusan DPC PDIP Solo sebagai Wakil Sekretaris menjadi nilai lebih jika akan disandingkan dengan Gibran.

Budi Prasetyo juga tergolong politikus muda PDIP Solo yang berjuang dari bawah hingga mencapai posisi sekarang ini.

Pengalaman Budi menjadi legislator dan mengurusi pemerintahan akan melengkapi sosok Gibran yang belum pernah berkecimpung dalam urusan pemerintahan.

Begini Asyiknya Saat Puluhan Anggota Komunitas Pemilik Sepeda Brompton Ngumpul di Solo

Penuturan senada disampaikan Ketua DPD PSI Solo, Antonius Yogo Prabowo. Menurut dia, PSI ingin duet anak muda yang memimpin Solo ke depan untuk mewujudkan lompatan perubahan.

Selain politikus Laweyan, Solo, Budi Prasetyo, figur muda lain yang dinilai berpotensi mendampingi Gibran yaitu Ginda Ferachtriawan dan Dinar Retna Indrasari.

“Kalau kami konsisten dari awal mendukung Mas Gibran sebagai cawali Solo. PSI juga berharap pendamping Mas Gibran adalah figur muda seperti Mas Ginda atau Mbak Dinar. Tapi keputusan tetap menjadi kewenangan PDIP,” aku dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom