Politeknik Indonusa Solo Re-Branding Produk Unggulan Gitar Mancasan
Showroom Java Guitar. (Istimewa)

Solopos.com, SUKOHARJO — Desa Mancasan di Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah dikenal sebagai sentra industri gitar. Salah satu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di bidang pembuatan gitar adalah Ari Kustanto.

UMKM milik Ari itu menghasilkan gitar dengan merek Java Guitar. Sebelumnya, Ari Kustanto tidak memiliki merek dagang hingga akhir 2019.

Pada akhir 2019, Ari yang bekerja sama dengan Politeknik Indonusa Solo mampu mendaftarkan merek dagang Java Guitar dengan pendanaan dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi (Kemenristek-Brin).

Tahun ini, melalui pendanaan program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) yang diketuai Wahyu Tri Hastiningsih, Kemenristek-Brin melakukan upaya re-branding terhadap merek mitra Java Guitar. Wahyu Tri Hastiningsih menyampaikan pendanaan tahun kedua ini difokuskan untuk memperkenalkan merek Java Guitar kepada masyarakat.

Beberapa alat promosi telah dipersiapkan, seperti video, poster, katalog, dan price list. Saat ini, sedang dibuka stand di Goro Assalam Sukoharjo dari 14 hingga 23 Juli 2020.

Ajang promosi dilanjutkan dengan pameran online bersama Wira Karya dengan berbagai UMKM di seluruh Indonesia mulai 24 hingga 26 Juli 2020.

Selain mengikuti pameran, Java Guitar pun memperbarui tampilan show room agar menarik untuk dikunjungi konsumen. Di showroom tersebut, konsumen dapat melihat produk berupa gitar, ukulele, kajon dan lainnya.

Selain itu, pelanggan juga bisa melihat proses pembuatan gitar, mulai dari neck, pembuatan bodi, hingga finishing yang dikerjakan secara profesional dan dipantau langsung Ari Kustanto.

Hal ini dilakukan dari tahun ke tahun untuk mempertahankan kualitas produksi sehingga masih bertahan dan tetap menjadi idola bagi konsumen lokal maupun nasional.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom