Tutup Iklan

Polisi Temukan Luka di Alat Kelamin Cewek ABG Kudus yang Tewas di Dapur

Polisi mendalami kemungkinan adanya upaya pemerkosaan terhadap gadis ABG di Kudus yang ditemukan tewas di dapur rumahnya. Ini lantaran ada temuam luka di alat kelamin korban.

Polisi Temukan Luka di Alat Kelamin Cewek ABG Kudus yang Tewas di Dapur

SOLOPOS.COM - Lokasi rumah korban pelajar meninggal di Kudus. (Antara)

Solopos.com, KUDUS -- Fakta baru diungkap polisi terkait kasus penemuan mayat seorang cewek ABG di Kudus, Jawa Tengah. Polisi menemukan ada luka di alat kelamin gadis 17 tahun yang ditemukan meninggal di dapur rumahnya pada Rabu (5/5/2021).

"Luka di alat kelamin itu kemarin ada darah, tapi mohon maaf tapi selaput daranya masih utuh," kata Kapolres Kudus, AKBP Aditya Surya Dharma, kepada wartawan ditemui selepas kegiatan bakti sosial di Kelenteng Hok Tie Bio Kudus, Sabtu (8/5/2021).

Aditya mengatakan polisi masih mendalami pemeriksaan kasus yang diduga pembunuhan tersebut. Termasuk soal kemungkinan pemerkosaan yang dialami korban. "Apakah itu cobaan pemerkosaan atau bukan nanti kita masih kembangkan. Mohon doa restunya," ucapnya.

Cewek ABG di Kudus Tewas dengan Luka, Polisi Duga Jadi Korban Pembunuhan

Sejauh ini sudah dua saksi yang diperiksa. Keduanya adalah keluarga dan tetangga korban. "Mohon doa restunya kami sedang melaksanakan upaya penyelidikan, ya terkait temuan-temuan yang ada di lapangan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kematian ABG yang ditemukan tewas di dapur rumahnya masih menjadi teka-teki. Mayat korban ditemukan pada Rabu. Saat ditemukan ada luka sayatan di tangan kanan korban. Selain itu polisi juga terdapat tali pada lengan kanannya. Selain itu, tak ada benda berharga milik korban yang dilaporkan hilang.

"Berdasarkan penyelidikan dan autopsi jenazah, ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban yang menyebabkan kemarin. Sehingga diduga pembunuhan" kata Kapolres, Kamis.

Baca Juga: Pelajar yang Meninggal di Kudus Diduga Korban Pembunuhan

Berita Terkait

Berita Terkini

KA Nusa Tembini Digadang Angkat Pariwisata Banyumas

KA Nusa Tembini rute Cilacap-Yogyakarta pergi pulang (PP) yang akan diluncurkan pada 2 Juli 2021 diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan.  

Akses Layanan Kesehatan di Cilacap Tersulit di Jawa Tengah

Kabupaten Cilacap memiliki nilai tertinggi untuk kategori sangat sulit terkait akses pelayanan kesehatan  di Jawa Tengah.

Covid-19 di Jateng Tambah Parah, Pasien Tambah 1.884 Orang

Serangan virus corona di Jawa Tengah bertambah parah, bahkan Dinas Kesehatan Jateng mencatat penambahan 3.107 Covid-19 dalam sehari.

Rumah Sakit Jiwa di Semarang Siapkan 115 Bed Isolasi

Untuk menyiapkan bed isolasi pasien Covid-19, RSJD Amino Gondohutomo harus memindahkan sejumlah pasien ODGJ ke bangsal lain.

GPS Rusak, Helikopter BNPB Mendarat Darurat di Grobogan

Pendaratan tersebut dilakukan setelah helikopter BNPB mengalami kendala pada sistem navigasi atau global positioning system (GPS).

Ledakan Kasus Covid-19 Jateng, Kapolda Beberkan Penyebabnya

Kapolda Jateng membeberkan penyebab ledakan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir di Jawa Tengah.

Gas! Rute ke Gunung Telomoyo Magelang Pacu Adrenalin

Pengunjung yang akan ke puncak Gunung Telomoyo Magelang harus mempunyai kemampuan bersepeda motor yang baik agar sampai tujuan.

TMMD Kabupaten Magelang Bantu Warga di Kaliangkrik

Program TMMD Sengkuyung  ini merupakan agenda rutin yang melibatkan TNI, pemkab serta masyarakat sebagai upaya untuk membangun infrastruktur serta SDM.

Sadis! Wanita Tua Ini Diperlakukan Kasar Oleh Anaknya Sendiri

Anak dari Mbah Tawen ini dikenal sangat emosional, diceritakan setelah Mbah Tawen memasak, si mbah kerap disuruh keluar oleh anaknya karena sang anak jijik melihat Mbah Tawen makan.

38 Desa Jadi Zona Merah, Bupati Pati Perpanjang Penutupan Lokasi Wisata

Bupati Pati memperpanjang penutupan objek wisata menyusulnya banyak desa yang jadi zona merah Covid-19.