Polisi Semarang Bantah Tangkap Pemerkosa Bocah Yatim Piatu di Sukoharjo

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Semarangpos.com, UNGARAN — Aparat Polres Kabupaten Semarang masih mencari keberadaan JS, warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang diduga memerkosa anak angkatnya, M, 13, hingga hamil lima bulan.JS diduga menjadi pelaku pelecehan seksual dan kekerasan terhadap gadis di bawah umur yang berstatus yatim piatu, M, 13.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Polres Semarang, AKP Teguh Susilo, membantah kabar yang menyatakan jika JS telah tertangkap polisi Kabupaten Semarang. Ia bahkan mengaku saat ini masih mencari keberadaan tersangka JS.  Ia menyatakan ada kemungkinan JS kabur begitu mengetahui perbuatannya terbongkar.

“Sampai saat ini kami belum mengetahui keberadaan tersangka. Ada kemungkinan, dia kabur. Soalnya, kemarin pemberitaan tentang dia di berbagai media massa kan heboh. Mungkin karena tahu itu, tersangka langsung melarikan diri,” ujar Teguh saat dijumpai Semarangpos.com di kantornya, Kamis (21/2/2019).

M yang merupakan siswa kelas VI sebuah sekolah dasar (SD) di Kaliwungu, Susukan, Kabupaten Semarang, Jateng menjadi korban pelecehan seksual JS, hingga hamil lima bulan. M yang kini tingga bersama neneknya, J, di Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jateng merupakan bocah yatim piatu. Kedua orang tuanya telah meninggal beberapa tahun lalu.

Semenjak ibunya meninggal pada 2017 lalu, M lantas diasuh JS. Namun, JS rupanya tidak mengasuh M dengan baik. Alih-alih berperilaku seperti orang tua, JS justru mencabuli M dan melakukan pemerkosaan.

Tragisnya lagi, setelah mengetahui anak angkatnya hamil, JS bukannya memberikan perlindungan. Ia justru mengembalikan korban ke rumah neneknya di Sukoharjo, Jateng, Kamis (14/2/2019).

Kehamilan M akibat perbuatan JS pun akhirnya terungkap. Kerapat korban yang curiga dengan perubahan fisik M langsung memeriksakan ke bidan. Dalam pemeriksaan itu akhirnya diketahui jika M tengah hamil, dengan usia kandungan lima bulan.

Kerabat M itu pun langsung melaporkan kasus tersebut ke polisi. Namun, karena lokasi kejadian berada di wilayah Kabupaten Semarang, kerabat M pun harus melaporkan kasus yang dialami bocah yatim piatu tersebut ke Polres Semarang.

Teguh mengaku sebenarnya sudah menerima laporan terkait pelecehan seksual yang dialami M, sekitar Selasa (19/2/2019). Meski demikian, tindakan persuasif kepada tersangka urung dijalankan.

“Sudah, kami sudah terima laporannya. Yang melapor pamannya korban, sekitar dua hari lalu. Tapi, hingga sekarang kami belum mengetahui keberadaan tersangka. Dari unit PPA [perlindungan perempuan dan anak] juga belum ada laporan,” ujar Teguh.

Teguh menambahkan belum tertangkapnya tersangka membuat aparat Polres Semarang masih minim petunjuk. Satu-satunya petunjuk terkait kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur baru berasal dari keterangan pihak korban.

“Tentunya kami juga akan membutuhkan keterangan saksi ahli.  Tersangka juga akan kami mintai keterangan. Tapi, mau bagaimana lagi? Tersangka belum berhasil kami amankan,” imbuh Teguh.

Senada juga disampaikan Kapolres Semarang, AKBP Adi Sumirat. Pria yang menjabat kapolres di Kabupaten Semarang sejak Desember 2018 itu bahkan mengaku mendapat laporan terkait penangkapan tersangka kasus pelecehan seksual anak di bawah umur itu.

“Belum. Saya belum dapat laporannya. Nanti saya cek dulu ya,” ujar Adi saat dihubungi Semarangpos.com, Kamis petang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Yuk Buka Tabungan Secara Digital Melalui OCTO Savers CIMB Niaga

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mengakselerasi kapabilitas fitur dan layanan aplikasi digital banking OCTO Mobile untuk kemudahan nasabah.

Persis Solo Siapkan 3 Desain Jersey Penuh Filosofi

Bryan Barcelona mengatakan setiap desain jersey memiliki filosofi tersendiri yang berkaitan dengan sejarah Persis maupun identitas tim sebagai klub dari Solo.

Menimba Air, Warga Tasikmadu Karanganyar Temukan Jasad Orang di Dalam Sumur

Jasad warga Pandeyan, Tasikmadu, Karanganyar, ditemukan di dalam sumur oleh tetangga rumah kontrakannya, Kamis (23/9/2021).

Ini Dia Galaxy M22, HP Baru Samsung Harga Rp2 Jutaan

Samsung Galaxy M22 resmi hadir di Indonesia dan bakal dijual secara flash sale akhir bulan nanti.

Bersepeda, Wali Kota Madiun Semangati Warga dan Salurkan Bantuan

Kegiatan bersepeda itu selain menjadi sarana untuk menyemangati masyarakat juga untuk memastikan warga patuh protokol kesehatan.

Satpol PP Wonogiri Kurangi Patroli PPKM pada Malam Hari, Ini Alasannya

Satpol PP Wonogiri mengurangi patroli keliling pada malam hari selama PPKM level 3 namun lebih intensif pada siang hari.

Waduh! Squid Game Dianggap Jiplakan As the Gods Will, Bagaimana Faktanya?

Drama Korea teranyar Netflix, Squid Game, dituduh jiplakan film Jepang, As the Gods Will.

Resmi Diperkenalkan di Jateng-DIY, All New Honda BR-V Siap Mejeng di Solo dan Jogja

All New Honda BR-V dengan 5 varian dan pilihan warna ini dibanderol dengan harga on the road (OTR) di Jateng-DIY mulai Rp260 juta.

Gapoktan Jateng Berkomitmen Kuatkan Lumbung Pangan Masyarakat

Menjaga ketersediaan dan akses pangan perlu dilakukan dengan penguatan cadangan pangan melalui kegiatan lumbung pangan masyarakat (LPM).

Wuzz! Puting Beliung Sapu Kerjo Karanganyar, Atap 3 Rumah Warga Beterbangan

Atap tiga rumah warga Desa Tawangsari, Kerjo, Karanganyar, beterbangan disapu puting beliung yang melanda wilayah itu, Kamis (23/9/2021).

Berstatus Ayah-Anak, Gibran Ternyata Juga Mesti Buat Janji Dulu untuk Ketemu Presiden Jokowi

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ternyata mesti membuat janji dulu jika ingin bertemu ayahnya, Presiden Jokowi.

Dari Teman, Kini SBY dan Yusril Saling Berhadapan

Yusril berpendapat jangan ada partai yang dibentuk dan dikelola 'suka-suka' oleh para pendiri atau tokoh-tokoh penting yang dilegitimasi oleh AD/ART.

Gokil! Pengusaha Batam Beli Kantong Udara Las Vegas Arief Muhammad Rp210 Juta!

Deal pembelian kantong berisi udara Las Vegas Arief Muhammad lewat penawaran di media sosial.

Babak Akhir Kasus Perusakan Nisan Makam Polokarto Sukoharjo, Pengurus dan Ahli Waris Bertemu

Kasus perusakan batu nisan makam di Permakaman Muslim Polokarto, Sukoharjo, berakhir setelah ahli waris dan pengurus dipertemukan.

Vaksinasi Anjing dan Kucing Cegah Penularan Rabies di Solo

VaksinasiĀ rabies secara gratis diberikan kepada hewan penularĀ rabies