POLISI PERAS BANDAR SABU : Kabareskrim Pastikan Polisi Pemeras Bandar Sabu Dipidanakan

POLISI PERAS BANDAR SABU : Kabareskrim Pastikan Polisi Pemeras Bandar Sabu Dipidanakan

SOLOPOS.COM - Budi Waseso. (JIBI/Solopos/Antara)

Polisi peras bandar sabu mencoreng nama kepolisian. Kabareskrim memastikan oknum polisi itu diproses hukum.

Solopos.com, JAKARTA - Mabes Polri memastikan oknum polisi berinisial PN yang diduga memeras bandar narkoba akan menjalani pemeriksaan pidana.

"Hari ini hasil pemeriksaan dari Divisi Propam akan diserahkan ke saya untuk diproses di peradilan umum dan akan ditindaklanjuti pemeriksaan pidana," kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta, Senin (11/5/2015).

Budi Waseso mengungkapkan setelah menjalani pemeriksaan di Propam, oknum akan diproses secara pidana. Terkait hukuman, Komjen Budi menyerahkannya kepada hakim. "Jadi pidana, hukuman terserah hakim," kata dia.

Kabareskrim yang akrab disapa Buwas menyatakan pihaknya konsisten terhadap pembinaan internal, reformasi Polri. Karenanya ketika diketahui ada anggotanya terlibat dalam narkoba, pihaknya menyerahkan untuk diproses di Propam Polri.

"Anggota saya yang lakukan pemerasan narkoba diproses Propam, hasil pemeriksaan akan diserahkan ke saya dengan barang bukti uang sekian miliar Rupiah," kata dia.

Selain itu, kata Buwas, PN juga terancam dicopot dari jabatan kepolisian mengingat telah menyalahgunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi.

"PN belum ditahan. Kalau sudah dipidana umum, baru ditahan," katanya.

Diwartakan sebelumnya, PN saat memeras menjabat sebagai Kanit 3 Subdit 5 Dittipid Narkoba Bareskrim. Polisi berpangkat AKBP itu diduga memeras seorang bandar narkoba yang juga pemilik diskotik di Bandung, Jawa Barat, dengan barang bukti berupa sabu seberat dua kilogram.

PN meminta uang sebesar Rp5 miliar kepada bandar sabu jika ingin kasus tak berlanjut. Bandar pun mengabulkan permintaan oknum dengan menyerahkan uang Rp3 miliar.

Tetapi saat oknum polisi PN itu menagih sisanya sebesar Rp2 miliar, bandar malah melaporkan perbuatan PN ke Mabes Polri. Mendapati laporan tersebut, Divisi Pengamanan Internal (Paminal) segera menangkap PN.

Berita Terkait

Berita Terkini

Hamil di Luar Nikah, Pelajar SMK Magelang Gugurkan Janin 8 Bulan

Pelajar SMK nekat melakukan aborsi pada janin 8 bulan yang ia kandung. Warga menemukan janin yang ia kubur dan melaporkannya ke polisi.

Daging Busuk Kedapatan Dijual di Pasar Tradisional Magelang

Tim Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, menemukan daging busuk dijual di pasar saat sidak pasar daging di beberapa pasar tradisional.

35 Jemaah Masjid di Gayam Sukoharjo Jadi Kontak Erat Pasien Covid-19

Sebanyak 35 jemaah Masjid Al Huda Darmosari, Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo menjadi kontak erat 1 jemaah positif Covid-19.

Warga Kawasan Aglomerasi Boleh Mengunjungi Objek Wisata Klaten

Pemkab Klaten akhirnya tak membatasi daerah asal pengunjung objek wisata. Namun, para pengelola harus tetap menerapkan ketentuan jumlah pengunjung maksimal 30% dari kapasitas.

Miris, Pelaku Pembakar Gadis Cianjur Ternyata Kekasih Sendiri

Polres Cianjur menangkap pria pelaku pembakar gadis bernama Indah Daniarti. Pelaku ternyata kekasih korban.

Tom Cruise Ngamuk Saat Syuting "Mission Impossible 7", Kenapa Ya?

Kesabaran Tom Cruise saat pembuatan Mission Impossible 7 sepertinya tengah diuji.

Resep Opor Ayam Khas Solo Sedap untuk Lebaran

Berikut resep opor ayam spesial khas Solo yang dapat disajikan saat Lebaran tiba untuk menjamu keluarga tercinta.

Cari Bandar Pil Koplo di Lapas Probolinggo, Polisi Pulang dengan Tangan Hampa

Berbekal informasi dari pengedar pil koplo yang mereka tangkap, Satnarkoba Polres Tulungagung Kota merazia Lapas Tulungagung. Namun mereka tak menemukan bandar maupun barang bukti dalam razia tersebut.

Pabrik Snack di Tegalmas Klaten Terbakar, Kerugian Rp500 Juta

Kuat dugaan, kobaran api itu bersumber dari penggorengan di tungku atau kompor yang telah disiapkan dua karyawan pabrik snack itu.

Berkah Bulan Puasa, Penjualan Eceran Maret 2021 Melejit dari Posisi Minus

Hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) mengindikasikan peningkatan kinerja penjualan eceran secara bulanan pada Maret 2021.

320 Bidang Tanah Telah Dibebaskan untuk JLT, 6 Pemilik Lahan Menolak

Pembayaran ganti rugi lahan dan bangunan milik masyarakat dilaksanakan di aula Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sukoharjo, Senin (10/5/2021).

OTT Bupati Nganjuk, Diehard Orang Terbaik KPK

"Udah masuk list 75, tapi masih OTT smiling face with smiling eyes."